SKRIPSI Jurusan Seni dan Desain - Fakultas Sastra UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Struktur Gerak Tari Glipang Rodat di Desa Jarit Kecamatan Candipuro Kabupaten Lumajang

Novia Tri Anggraeni

Abstrak


ABSTRAK

 

Anggraeni, Novia Tri, 2017. Struktur Gerak Tari Glipang Rodat di Desa Jarit Kecamatan Candipuro Kabupaten Lumajang. Skripsi, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Ninik Harini, M.Sn (II) Kelik Desta Rahmanto, S.Sn, M.Pd

 

Kata Kunci : Struktur Gerak, Tari Glipang Rodat, Kabupaten Lumajang

 

Tari Glipang Rodat merupakan salah satu tarian khas Kabupaten Lumajang. Keunikan gerak pada tari Glipang Rodat yaitu menggunakan gerak pencak silat dan tidak terdapat gerak menggoyang pinggul karena pada tarian ini disesuaikan dengan musik iringan islami. Tari Glipang Rodat dibawakan oleh penari perempuan. Pemahaman masyarakat umum khususnya masyarakat Lumajang terhadap Tari Glipang Rodat masih kurang.

Berdasarkan latar belakang di atas, maka diperlukan pembahasan mengenai struktur gerak tari Glipang Rodat. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan mendeskripsikan struktur gerak tari Glipang Rodat.

Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Prosedur pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kegiatan analisis data dimulai dari tahap pengumpulan data, tahap reduksi, tahap penyajian data, serta tahap penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber, dan triangulasi teknik.

Hasil penelitian menjelaskan bahwa struktur gerak tari Glipang rodat terdiri dari unsur gerak, motif gerak, frase gerak, kalimat gerak dan paragraf gerak. Unsur gerak terdiri dari unsur gerak kepala, tangan, badan, dan kaki. Unsur gerak kepala terdiri dari sikap tegak, toleh kiri, toleh kanan, dan toleh pojok. Unsur gerak tangan terdiri dari unsur gerak, yaitu hormat, tumpang tarik, tunjuk malangkerik, malangkerik, tunjuk siku, tunjuk ngadeg, tarik nggegem, nggegem ngarep mburi, tumpang nggegem, dorong nggegem, nggegem siku, tunjuk depan, dan nggenggem kanan kiri. Unsur gerak badan terdiri dari mapan ngadeg, tegak mojok, miring ngarep, miring mburi, dan puter kanan. Unsur gerak kaki yang terdiri dari 10 (sepuluh), yaitu mapan, junjung, napak, doyong ngarep, gejug gajul pojok, gejug gajul depan, gejug belakang, mendak silang, jalan pojok, buka’an. Motif gerak yang terdapat dalam tari Glipang Rodat dibedakan menjadi dua, yaitu motif gerak statis dan motif gerak dinamis. Motif gerak statis terdiri dari gerak penghormatan, junjungan, malangkerik mojok, tunjuk tarik depan, nggegeman, junjung mburi, tunjuk depan siku, dorong atas, hormat pojok, dan ukelan. Motif gerak dinamis terdiri dari gerak tarik hormat, tunjuk tarik nggegem, tunjuk belakang, puter junjungan, puter junjung nggegem, sikutan kanan, sikutan kiri, tarikan kanan, dan tarikan kiri. Ragam gerak dalam tari Glipang Rodat dibedakan menjadi 2 (dua), yaitu ragam gerak inti dan ragam gerak penghubung. Paragraf gerak tari Glipang Rodat terdiri dari bagian pembuka, inti, dan penutup.

Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan agar masyarakat Desa Jarit Kecamatan Candipuro Kabupaten Lumajang memunculkan rasa cinta terhadap kesenian khas Kabupaten Lumajang dan mengenal serta bangga dengan keberadaan tari Glipang Rodat sebagai seni tradisi yang wajib untuk dilestarikan.