SKRIPSI Jurusan Seni dan Desain - Fakultas Sastra UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Multimedia Sebagai Media Informasi Wisata Museum Di Malang Raya

Firmansyah Dhani Nurfasih

Abstrak


ABSTRAK

 

 

Nurfasih, Firmansyah Dhani. 2017. Pengembangan Multimedia Sebagai Media Informasi Wisata Museum Di Malang Raya. Skripsi, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Moeljadi Pranata, M.Pd., (II) Mitra Istiar Wardhana, S.Kom., M.T. Penguji: Moch. Abdul Rohman, S.Sn., M.Sn.

 

Kata Kunci: Pengembangan, media informasi, museum di Malang Raya.

 

Media informasi merupakan suatu instrumen perantara informasi yang berkembang dikarenakan adanya pengaruh pertumbuhan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat pesat ditambah dengan kesadaran masyarakat akan pentingnya informasi. Akan tetapi keterbatasan media informasi di Dinas Pariwisata maupun di museum-museum di Malang membuat minat masyarakat akan wisata museum kurang diminati. Dalam pengembangan media informasi wisata museum, media informasi memiliki peranan yang sangat penting. Tujuan peneliti dalam mengembangkan media informasi ini yaitu mengembangkan media yang sebelumnya menggunakan media cetak seperti brosur dan dikembangkan menjadi media informasi yang lebih interaktif dengan berbasis multimedia.

Model penelitian yang digunakan adalah model Five D dari Moeljadi Pranata (2012) yaitu (1) define, (2) data, (3) design, (4) develop, dan (5) disseminate. Produk final diuji kelayakannya oleh 2 orang ahli media, 2 orang ahli materi dan 20 orang subjek uji coba kelompok besar yakni pengunjung museum. Prosedur pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan instrumen yang berupa kuisioner dengan jenis angket yang hasilnya dianalisis dengan menggunakan teknik persentase yang kemudian dikonversikan dengan tabel kriteria kelayakan.

Hasil validasi ahli media menunjukkan bahwa media informasi wisata  yang dikembangkan ini sangat layak digunakan untuk wisatawan atau pengunjung sebagai media informasi wisata museum di Malang Raya dengan rerata 80,3 %. Dari validasi ahli materi dihasilkan rerata 75 %. Selain uji validasi, uji coba lapangan juga menunjukan hasil positif dengan persentase 92,87 % yang artinya masuk dalam kategori sangat valid dan sangat layak untuk digunakan. Pengembangan ini telah menghasilkan media informasi wisata museum di Malang Raya bagi Dinas Pariwisata untuk pengunjung maupun wisatawan dengan spesifikasi sebagai berikut: (a) menggunakan software Macromedia Flash 8, (b) isi produk : media informasi wisata museum, profil museum, contoh lokasi, wilayah dan galeri museum, (c) teknik computerized, (d) pemaparan secara runtut sistematis, (e) pewarnaan full color, (f) menggunakan bahasa Indonesia dan (g) dikemas dalam bentuk CD (digital).

Berdasarkan hasil pengembangan, dapat disarankan bagi pengembang produk yang sama, agar dapat dilakukan dengan uji coba secara berulang-ulang pada subjek yang lebih besar dan diharapkan pengembang selajutnya dapat mengembangkan media informasi wisata museum yang dapat diakses melalui Smartphone.

 

ABSTRACT

 

 

Nurfasih, Firmansyah Dhani. 2017. Multimedia Development as Museum Tours Information Media in Malang Raya. Thesis, Department of Art and Design, Faculty of Literature, Universitas Negeri Malang. Advisors: (I) Dr. Moeljadi Pranata, M.Pd., (II) Mitra Istiar Wardhana, S.Kom., M.T. Examinar: Moch. Abdul Rohman, S.Sn., M.Sn.

 

Kata Kunci: Development, information media, museums in Malang Raya.

 

          Media information is an intermediary instrument information developed due to the growing influence of science and technology very rapidly coupled with public awareness of the importance of information. However, limited information media in the Department of Tourism as well as in museums in Malang making public interest would travel less attractive museum. In the development of the museum tour information media, information media have a very important role. The aim of researchers in developing media of this information is to develop media before using print media such as brochures and developed into a more interactive information media with multimedia based.

            Research method used is Five D model from Moeljadi Pranata (2012) which are (1) define, (2) data, (3) design, (4) develop, and (5) disseminate. The final product appropriateness examined by 2 media experts, 2 content experts, and 20 large group trials subject i.e. museum visitors. The data collection procedure in this research utilizes questionnaire which analyzed using percentage technique which later on converted using eligibility criteria table.

            The validation result from media experts shows this information media developed very much appropriate for tourists and visitors as an information media with the average of 80,3%. From content experts, it represents the average of 75%. Beside validation test, on-field examination also shows positive result with the average of 92,87% which means it categorized very valid and appropriate to use. The development has produced museum tours information media in Malang Raya for Tourism Service for the goods of tourists as well as visitors with these specifications; (a) using Macromedia Flash 8 software, (b) product contents: museum tours information media, museum profile, sample locations, region and museum gallery, (c) computerized technique, (d) systematically in order exposure, (e) full color coloration, (f) using Bahasa Indonesia and (g) packed in a form of CD (digital).

            According to the development result, it is highly recommended for similar developers to examine continuously in larger subjects and it is expected for further developers to be able to develop museum tours information media which can be accessed through Smartphone.