SKRIPSI Jurusan Seni dan Desain - Fakultas Sastra UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Problematika Minat Siswa Kelas XII SMA PGRI 2 Jombang Terhadap Mata Pelajaran Seni Budaya Bidang Seni Rupa.

Patriot Singgah Rizky

Abstrak


ABSTRAK

 

Singgah, Patriot Rizky. 2017.Problematika Minat Siswa Kelas XII SMA PGRI 2 Jombang Terhadap Mata Pelajaran Seni Budaya Bidang Seni Rupa.

Skripsi,Jurusan SenidanDesain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang.Pembimbing: (I) Dra.Hj. Purwatiningsih, M.Pd

 

Kata Kunci :problematika, minatbelajar, senirupa SMA.

Seni telah menjadi salah satu komponen penting dalam kehidupan sehari-hari. Seni merupakan sesuatu yang tak pernah lepas dari kehidupan. Seni terbagi atas beberapa ranah sesuai dengan fungsi dan tujuannya salah satu dari bagian adalah seni rupa. Seni rupa merupakan ekspresi kreatif yang dikonkretkan dalam bentuk visual.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana minat dan problematika siswa kelas XII SMA PGRI 2 Jombang berdasarkan, (1) aspek ketertarikan, (2) aspek perasaan senang,(3) aspek perhatian siswa, dan (4) aspek keterlibatan siswa.

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII SMAPGRI yang berjumlah 20 siswa yang terbagi dalam dua kelas yaitu XII IPS 3 dan XII IPA 2dan guru seni budaya kelas XII. Data penelitian ini menggunakan tehnik pengamatan terlibat, wawancara, dan dokumentasi terkait bagaimana minat siswa terhadap seni rupa dan problematika yang muncul dalam minat siswa terhadap pelajaran seni rupa.

 

Hasil yang diperolehantara lain : 1) Hasil penelitian terbagi menjadi tiga kategori yaitu 10 siswa berminat, 8 siswa kurang berminat, dan 2 siswa tidak berminat. Siswa yang memiliki minat terhadap seni rupa selalu memenuhi kriteria pada empat aspek yaitu ketertarikan, perasaan senang, perhatian siswa, dan keterlibatan siswa selama pembelajaran seni rupa, sementara siswa yang kurang berminat dan tidak berminat cenderung bermasalah pada aspek ketertarikan, perhatian, dan partisipasi. 2) Problematika yang terjadi pada siswa sebagian besar didasari faktor internal siswa antara lain sifat malas siswa, kecenderungan siswa takut mencoba, kebiasaan siswa yang setengah-setengah dan mood siswa, sementara yang berasal dari faktor ekternal antara lain faktor keluarga, gangguan teman dan lingkungan kelas.3) Upaya yang dilakukan guru dalam mengatasi masalah tersebut adalah memberikan motivasi kepada siswa, memberikan gambaran fungsi dari seni rupa dalam kehidupan masyarakat, memberikan gambaran manfaat seandainya menguasai keahlian seni rupa dalam kehidupan masyarakat, tidak menuntut siswa untuk memahami seni rupa secara menyeluruh  namun tetap menyarankan siswa untuk memahami seberapa perlu pelajaran seni rupa tersebut, selalu memberikan reward kepada siswa terhadap hasil pekerjaan mereka, membuat pameran kecil di sekolah, membuat reward berupa nilai + bagi siswa yang disiplin dalam setiap penyelesaian tugas maupun siswa aktif di kelas, dan memberikan fasilitas yang diperlukan siswa dalam hal menyelesaikan tugas-tugas seni rupa.