SKRIPSI Jurusan Seni dan Desain - Fakultas Sastra UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

topeng malangan sebagai sumber inspirasi penciptaan batik lukis

Khanifah Asadiyah

Abstrak


ABSTRAK

 

Khanifah Asadiyah. 2016. Topeng Malangan Sebagai Inspirasi Penciptaan Seni Batik. Skripsi, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Ike Ratnawati S.Pd, M. Pd (2) Lisa Sidyawati S.Pd M. Pd

 

Kata Kunci: Penciptaan, Topeng Malangan, Batik Lukis

Indonesia terkenal akan keindahan dan kekayaan alamnya dan terdiri dari bebagai pulau, suku bangsa adat istiadat, kesenian, dan budaya. Kekayaan akan seni dan budaya yang dimiliki bangsa kita akan menjadi daya tarik tersendiri. Salah satunya adalah budaya seni batik yang sudah diakui dunia. Akan tetapi semakin pesatnya perkembangan zaman semakin pesat pula pengaruh budaya luar yang masuk tanpa ada batasan. Sehingga tradisi dan kesenian yang dimiliki masyarakat sendiri semakin luntur. Hal ini menimbulkan kegelisahan sebagai pencipta. Dari kegelisahan tersebut mendorong saya untuk mewujudkan dalam penciptaan seni batik lukis. Penciptaan ini didasari oleh budaya lokal kota Malang berupa Topeng Malangan sebagai sumber inspirasi penciptaan batik lukis.

Penciptaan karya seni batik lukis yang diawali dari perenungan sumber ide yang dialami oleh pencipta menghasilkan sebuah konsep. Selanjutnya konsep tersebut diolah sehingga menghasilkan ke enam judul yang mendasari terciptanya ke enam karya ini merupakan tokoh-tokoh topeng malangan yang terdapat dalam Cerita Panji. Proses visualisasi menggunakan teknik lukis dengan pewarna remasol. Karya yang sudah jadi, disajikan dalam bentuk pameran yang didalamya terdapat uji karya dan melalui apresiasi.

Hasil karya yang divisualisasikan menampilkan 6 karya seni batik lukis yang merupakan visualisasi dari tokoh topeng malangan diantaranya: Panji Asmoro Bangun, Raden Gunungsari, Dewi Sekartaji, Dewi Ragil Kuning, Klono Sewandono, Bapang Joyo Santiko dengan media kain dan melalui teknik lukis. Karakteristik karya seni batik tersebut merupakan karya yang bergaya dekoratif figuratif dan menggunakan motif mega mendung pada keenam karya batik lukis sehingga menampilkan ciri khas motif Indonesia.

 

Dengan penciptaan karya seni batik lukis ini pencipta mendapatkan pengetahuan dan pengalaman baru yang didalamnya terdapat permasalahan hingga mendapatkan solusi. Penciptaan karya seni batik lukis ini merupakan upaya yang akan diimplementasikan menjadi karya seni dan dijadikan media edukasi bagi penikmat dan diri sendiri, dengan harapan supaya generasi muda lebih menghargai kebudayaan dan memiliki sehingga dapat membentuk karakter bangsa dan memperkuat akar budaya Indonesia pada umumnya dan budaya lokal pada khususnya. Serta memupuk jiwa nasionalisme pada generasi muda untuk senantiasa mencintai dan melindungi kedaulatan tanah air kita.