SKRIPSI Jurusan Seni dan Desain - Fakultas Sastra UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Peningkatan Hasil Belajar Seni Musik AnsambleMelalui Metode Tutor Sebaya pada Siswa Kelas VIII-I SMP Negeri 1 Karangploso

Lilis Nur Indah Ayuningtyas

Abstrak


ABSTRAK

 

Ayuningtyas, Lilis Nur Indah.2017.Peningkatan Hasil Belajar Seni Musik AnsambleMelalui Metode Tutor Sebaya pada Siswa Kelas VIII-I SMP Negeri 1 Karangploso. Skripsi, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Ninik Harini, M.Sn (II) Rully A. Zandra, S.Pd, M.Pd, M.Sn

 

Kata Kunci : Hasil Belajar,Seni Musik Ansamble, Metode Tutor Sebaya.

Latar belakang dilakukannya Penelitian Tindakan Kelas (PTK) di kelas VIII-I SMP Negeri 1 Karangplosoyaitu siswa kurang memahami tentang materi musik ansamble. Latar belakang pendidikan guru seni budaya adalah pendidikan seni rupa sehingga guru tidak begitu menguasai seni musik terutama materi musik.Pembelajaran yang digunakan oleh guru kurang menarik, guru hanya memberikan metode ceramah, diberi tugas meringkas dari buku paket materi seni musik kemudian ditulis ke buku tulis dan dilanjut sesi tanya jawab sehingga siswa mudah bosan dan jenuh pada saat kegiatan pembelajaran di kelas berlangsung.

Tujuan penelitian tindakan kelas (PTK) ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam memahami materiseni musik ansamble melalui penerapan metode tutor sebaya pada siswa kelas VIII-I di SMPN 1 Karangploso.

Metode yang digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, subjek penelitian berjumlah 32 siswa. Pelaksanaannya dilakukan 2 siklus yaitu siklus I dan siklus II dalam 4 kali pertemuan, dengan pembagian 2 kali pada siklus I dan 2 kali pada siklus II. Analisis data diperoleh dari hasil wawancara dan lembar penilaian. Prosedur penelitian meliputi 4 tahap yaitu (1) perencanaan (2) pelaksanaan (3) pengamatan (4) refleksi. Sedangkan pada teknik pengumpulan data yaitu menggunakan teknik observasi, wawancara, dokumentasi dan tes.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I siswa yang mencapai nilai diatas KKM (75) dalam memahami musik ansamble sejumlah 13 siswa dengan prosentase 40%, dan siswa yang mencapai nilai dibawah KKM (75) sejumlah 20 siswa dengan prosentase 60%. Oleh karena itu, dilakukan siklus II. Pada tahap siklus II siswa yang mencapai nilai diatas KKM (75) dalam memahami musik ansamble sejumlah 28 siswa dengan prosentase 85%, dan siswa yang mencapai nilai dibawah KKM (75) sejumlah 5 siswa dengan prosentase 15%.

 

Kesimpulandari penelitian ini bahwa penerapanmetode tutor sebaya dapat meningkatkan kualitas hasil belajar siswa dalam memahami seni musik ansamblehingga mencapai 85%. Berdasarkan hasil penelitian disarankan guru dapat menggunakan metode tutor sebaya pada materi seni musik ansamblesebagai alternatif metode yang dapat digunakan pada setiap pembelajaran Seni Budaya sub bidang seni musik di semua siswa kelas VIII.