SKRIPSI Jurusan Seni dan Desain - Fakultas Sastra UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Minat Anak terhadap Kemampuan Bermain Karawitan di Gereja Santa Maria dengan Tidak Bernoda Asal Tulungagung

Donateanus Jati Sarra Mukti

Abstrak


ABSTRAK

Mukti, Donateanus Jati Sarra. 2017. Pengaruh Minat Anak terhadap Kemampuan Bermain Musik Karawitan di Gereja Katolik Santa Maria dengan Tidak Bernoda Asal Tulungagung. Skripsi, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Ninik Harini, M.Sn.

 

Kata Kunci : minat anak, kemampuan bermain musik karawitan

Musik karawitan merupakan musik tradisional Jawa yang sudah mulai ditinggalkan oleh sebagian besar kaum muda maupun anak-anak. Bagi kaum muda musik tradisional lebih dianggap sebagai musik yang kuno. Musik Karawitan merupakan musik yang juga digunakan sebagai pengiring upacara ibadah di Gereja Katolik Santa Maria dengan Tidak Bernoda Asal Tulungagung. Uniknya di Gereja tersebut, para pemuda dan anak-anak antusias dalam mengikuti Grup Karawitan Lestari Laras di gereja.Peminat musik karawitan di dalam grup Karawitan Lestari Laras Gereja Tulungagung ini ada sebagian besar yang masih anak-anak. Merekapun juga sudah dipercaya oleh masyarakat gereja untuk mengiringi ibadah. Berkaitan dengan itu, diperlukan pembahasan mengenai minat anak terhadap kemampuan bermain musik karawitan di Gereja Katolik Santa Maria dengan Tidak Bernoda Asal Tulungagung.

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mendiskripsikan pengaruh minat anak terhadap kemampuan bermain musik karawitan di grup Karawitan Lestari Laras Gereja Katolik Santa Maria dengan Tidak Bernoda Asal Paroki Tulungagung.

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kuantitatif. Data penelitian berupa hasil angket dan dokumentasi nilai kemampuan praktek anak. Pengumpulan data dengan cara menyebar angket dan menilai praktek anak dalam memainkan musik karawitan. Untuk menguji kevalidan data dan kebaikan instrumen, dilakukan uji validitas dan uji reliabilitas. Sebelum melakukan uji regresi linier sederhana dan uji F harus dilakukan uji prasyarat yang meliputi uji normalitas, uji heterokesdastisitas, dan uji autokorelasi.

Berdasarkan hasil analisis data tersebut, diperoleh tiga kesimpulan hasil penelitian sebagai berikut. Pertama, minat anak dalam mengikuti grup karawitan Lestari Laras dengan persentase 80% termasuk dalam kategori sangat tinggi. Kedua, kemampuan anak dalam memainkan alat musik karawitan di grup karawitan Lestari Laras dengan persentase 47% termasuk dalam kategori cukup. Ketiga, minat anak berpengaruh positif secara signifikan terhadap kemampuan memainkan alat musik karawitan dengan nilai signifikansi < 0,05 yaitu 0,016.