SKRIPSI Jurusan Seni dan Desain - Fakultas Sastra UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGARUH METODE PEMBELAJARAN ROLE PLAYING TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SENI BUDAYA (SENI TARI) KELAS VII DI SMP NEGERI 1 MALANG

Arini Nazmi Alfionita

Abstrak


ABSTRAK

Alfionita, Arini Nazmi. 2017.“Pengaruh Metode Pembelajaran Role Playing Terhadap Minat Belajar Siswa Mata Pelajaran Seni Budaya (Seni Tari) Siswa Kelas VII Di SMP Negeri 1 Malang”. Skripsi, Jurusan Seni Dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Hariyanto, M.Hum, (II) Hartono, S.Sn, M.Sn.

Kata Kunci : Metode pembelajaran, Role Playing, Minat Belajar, Seni Tari

            Minat belajar siswa merupakan salah satu hal penting dalam proses pembelajaran. Salah satu cara untuk meningkatkan minat belajar siswa dengan cara membuat senang dan tertarik untuk mengikuti pelajaran dengan menggunakan metode pembelajaran yang tepat. Berkaitan dengan itu, maka diperlukan pembahasan mengenai pengaruh metode pembelajaran Role Playing terhadap minat belajar siswa. Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mendeskripsikan pengaruh metode pembelajaran Role Playing terhadap minat belajar siswa pada mata pelajaran seni budaya (seni tari) kelas VII di SMP Negeri 1 Malang. Penelitian ini juga bertujuan untuk mendeskripsikan apakah kelompok yang diajar dengan menggunakan metode Role Playing memiliki minat belajar seni budaya (seni tari) lebih tinggi daripada kelompok yang tidak diajar dengan menggunakan metode Role Playing.  

            Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian true experimental dengan tipe Pretest Posttest Control Group Design. Penelitian ini menggunakan dua kelompok yakni kelompok kontrol dan kelompok eksperimen yang diberikan perlakuan dengan menerapkan metode Role Playing. Sampel dalam penelitian ini sebayak 74 siswa dengan 37 siswa pada kelompok eksperimen dan 37 siswa pada kelompok kontrol. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa angket minat dan wawancara. Teknik analisis statistik data penelitian menggunakan analisis deskriptif dengan membandingkan rerata antara dua kelompok. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji t (t-test) dengan taraf signifikansi α = 0,05 setelah melakukan uji prasyarat yaitu uji normalitas dan uji  homogenitas.

            Hasil analisis dari peneletian yang dilakukan, diperoleh skor rata-rata angket minat belajar seni tari pada kondisi akhir atau setelah diberi perlakuan kelompok eksperimen memiliki hasil yang lebih tinggi dibanding kelompok kontrol. Skor rata-rata di kelompok eksperimen yaitu 64,5 dan kelompok kontrol yaitu 57,5. Hasil penelitian ini menunjukkan metode pembelajaran Role Playing berpengaruh terhadap minat belajar seni budaya (seni tari) kelas VII di SMP Negeri 1 Malang. Kelompok yang diajar dengan menggunakan metode Role Playing memiliki minat belajar seni tari lebih tinggi daripada kelompok yang tidak diajar dengan menggunakan metode Role Playing. Berdasarkan analisis uji-t diperoleh nilai thitung  sebesar 6,129 >  ttabel 1,666 dan nilai signifikansi t adalah 0,000 < 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis nol (h0) ditolak dan hipotesis alternatif (ha) diterima yang artinya metode pembelajaran Role Playing berpengaruh signifikan terhadap minat belajar siswa kelas VII pada mata pelajaran seni budaya (seni tari) di SMP Negeri 1 Malang tahun pelajaran 2016/2017.