SKRIPSI Jurusan Seni dan Desain - Fakultas Sastra UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Keadaan Indonesia Pada Abad Ke-21 Tahun 2017 Sebagai Sumber Inspirasi Penciptaan Seni Lukis

Zulhafiz Akbar

Abstrak


ABSTRAK

Akbar, Zulhafiz. 2017. Keadaan Indonesia Pada Abad Ke-21 Tahun 2017 Sebagai Sumber Inspirasi Penciptaan Seni Lukis. Skripsi, Jurusan Seni dan Desain Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Drs. Triyono Widodo, M.Sn.

 

Kata kunci : keadaan Indonesia pada abad ke-21, penciptaan, karya lukis

“Politik” tujuh huruf yang selalu menghiasi kehidupan bernegara diseluruh dunia. Tidak ada satupun kehidupan bernegara yang terhindari dari namanya kegiatan berpolitik. Namun melihat kondisi politik di Indonesia banyak pandangan negatif yang masuk, politik dicap sebagai kegiatan yang buruk, kegiatan yang keji, hingga kegiatan yang menjijikkan. Indonesia masih memiliki tingkat pengangguran yang cukup tinggi. Pengangguran bisa menjadi salah satu penyebab terjadinya kemiskinan. Bila pengangguran tergolong tinggi, berarti lapangan pekerjaan yang tersedia masih sedikit. Padahal, lapangan pekerjaan sendiri merupakan salah satu kunci agar roda ekonomi di suatu negara bisa berputar dengan baik. Kondisi pendidikan di Indonesia masih sangat memprihatinkan atau kurang perhatian dari pihak pemerintah. Terutama mengenai fasilitas pendidikan di daerah-daerah yang kurang terlihat, baik sarana maupun prasarana pendidikan, masih saja kita lihat dan dengar kabar, bahwa masih adanya bangunan sekolah yang merupakan tempat paling utama untuk anak-anak mencari ilmu itu tidak layak untuk digunakan.

Tujuan penciptaan karya lukis ini Menerapkan alat, bahan, teknik, serta gaya pribadi. Perwujudan karya lukis terkait tema, konsep, dan latar belakang pemilihan tema keadaan Indonesia pada abad ke-21 tahun 2017 sebagai sumber inspirasi penciptaan seni lukis.

Penciptaan karya lukis ini dimulai dengan pencarian ide dan gagasan yang menyatu dalam sebuah konsep. Konsep tersebut berisikan objek, tema, karakteristik, alat dan bahan yang akan digunakan dalam penciptaan karya lukis ini. Selanjutnya merupakan tahapan visualisasi yang divisualkan langsung kedalam kertas dengan menggunakan pensil. Pencipta memadukan dengan menggunakan dua teknik diantaranya berupa teknik goresan pensil dan sapuan kuas.

Pada penciptaan seni lukis ini menghadirkan 6 karya dengan menggunakan media fisik dan media estetik. Karakteristik dalam karya ini berupa manusia tanpa muka sebagai objek sentral, pemakaian warna yang tipis dengan menggunakan 2 teknik yang berbeda. Bahan yang digunakan berupa kertas, dan pensil 2B, 3B, 4B, 5B, dan 8B, sedangkan alatnya berupa kuas dan pensil. Setelah itu proses detail karya untuk penegasan bentuk objek dan background.

Melalui penciptaan karya ini semoga memberikan sebuah pengalaman estetik bagi pencipta untuk mengembangkan beberapa teknik yang menghasilkan karya lukis yang representasional, bermakna, menarik, unik, indah, dan menyenangkan. Selain itu pencipta berharap melalui karya ini dapat bermanfaat khususnya bagi pendidikan serta masyarakat selaku pemerhati seni.