SKRIPSI Jurusan Seni dan Desain - Fakultas Sastra UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Model Pembelajaran SAVI untuk Meningkatkan Hasil Belajar Tari di Kelas X TIPTL 2 SMKN 1 Trenggalek

Richa Dwi Rahmawati

Abstrak


ABSTRAK

 

Berdasarkan data awal yang diperoleh, hasil belajar peserta didik kelas X TIPTL 2 SMKN 1 Trenggalek masih di bawah KKM dengan rata-rata 63. Hal ini disebabkan karena kurang adanya interaksi antar peserta didik dalam penggunaan model pembelajaran, sehingga peserta didik menjadi pasif dan tidak dapat mengikuti pembelajaran dengan maksimal.

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar seni tari melalui model pembelajaran SAVI (Somatis, Auditori, Visual, dan Intelektual) pada peserta didik kelas X TIPTL 2 SMKN 1 Trenggalek.

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini dilakukan dalam 2 siklus. Setiap siklus meliputi empat tahap yaitu (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) pengamatan, dan (4) refleksi. Pada siklus I menggunakan media ular tangga, sedangkan pada siklus II menggunakan media kartu soal jawaban atau make a match. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas X TIPTL 2 SMKN 1 Trenggalek yang berjumlah 36 orang. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dokumentasi dan tes. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif yang didukung dengan data kualitatif. Penilaian hasil belajar pada penelitian ini meliputi proses belajar peserta didik dalam penerapan model SAVI.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar peserta didik dengan model SAVI mengalami peningkatan. Hasil belajar pada pra tindakan adalah 22,22%, siklus I meningkat menjadi 36,11%, dan pada siklus II meningkat menjadi 83,33%. Jadi, ketuntasan belajar peserta didik meningkat dari pra tindakan ke siklus I sebesar 13,89% dan dari siklus I ke siklus II meningkat sebesar 47,22%.

 

Kesimpulan dari penelitian ini yaitu penerapan model SAVI menjadikan pembelajaran yang menyenangkan, baik fisik maupun intelektual ikut terlibat dengan baik. Adapun saran yang diberikan yaitu model SAVI dapat dijadikan sebagai salah satu bahan pertimbangan dalam penggunaan model pembelajaran seni tari, tetapi perlu adanya pengorganisasian waktu dengan baik agar pembelajaran lebih efektif. Perlu adanya peneliti lanjutan terkait dengan variasi media yang dapat digunakan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik.