SKRIPSI Jurusan Seni dan Desain - Fakultas Sastra UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Tingkat Kebugaran Jasmani dan Prestasi Belajar Atlet Catur Puslatcab PERCASI Kota Malang Usia 13-19 Tahun

Nazamudin Adam Abdillah

Abstrak


ABSTRAK

 

Kebugaran jasmani merupakan kemampuan untuk mengontrol kapasitas tubuh untuk bekerja dengan keras dalam waktu yang lama tanpa mengurangi kefisiennya. Dalam cabang olahraga, kebugaran jasmani sangat diperlukan guna mencapai prestasi yang maksimal. Prestasi belajar adalah hasil yang telah dicapai seseorang dalam melakukan prosespembelajaran yang umumnya ditunjukkan dalam bentuk ilai tes atau angka nilai yg diberikan guru. Permainan catur adalah permainan yang dimainkan oleh dua pihak ang berlawanan dengan memindahkan buah catur di atas papan bujur sangkar yang dinamakan “papan catur”

Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui tingkat kebugaran jasmani dan prestasi belajar yang dimiliki oleh atlet catur Puslatcab PERCASI kota Malang usia 13-19 tahun.

Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan dua variabel yaitu kebugaran jasmani dan prestasi belajar. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah atlet catur puslatcab PERCASI kota Malang usia 13-19 tahun. Instrumen yang digunakan adalah Multistage Fitness Test (MFT), angket, dan juga fotokopi raport atlet.

Hasil penelititan terkait kebugaran jasmani atlet catur Puslatcab PERCASI kota Malang usia 13-19 tahun terdapat 2 atlet (14,3%) yang mendapat kategori buruk, dan sebanyak 12 atlet (85,7%) mendapat kategori sangat buruk. Nilai VO2 Maks tertinggi sebesar 37,10 ml/kg/min dan nilai VO2 Maks terendah sebesar 19,35 ml/kg/mindengan rata-rata hitung tingkat VO2 Maks pada keseluruhan atlet sebesar 23,69 ml/kg/min. Diketahui juga dari hasil penelitian yang berkaitan dengan prestasi belajar atlet yang didapat dari nilai raport pada semester terakhir menunjukkan nilai terbesar dari 14 atlet catur puslatcab PERCASI kota Malang adalah 91,32 dan yang terendah adalah 81,00.

 

Peneliti menyarankankepada penelitian selanjutnya agar tes yang digunakan untuk menentukan tingkat kebugaran jasmani sebaiknya menggunakan tes lari Multistage Fitness Test karena tes ini cukup mudah dan tidak membutuhkan lapangan yang luas atau panjang.Tes untuk mengetahui tingkat kebugaran jasmani atlet hendaknya dilakukan dalam waktu satu hari langsung, selain itu dalam memilih lapangan hendaknya yang rata, tidak miring, tidak basah, dan tidak terganggu oleh kendaraan. Peneliti lain diharapkan melakukan penelitian tentang tingkat kebugaran jasmani atlet catur Kota Malang secara lebih luas.