SKRIPSI Jurusan Seni dan Desain - Fakultas Sastra UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Bentuk Penyajian Lagu Umbul-umbul Blambangan di Sanggar Damar Wangi Desa Mangir Kecamatan Rogojampi Kabupaten Banyuwangi

Gandhes Sembodro Budy

Abstrak


ABSTRAK

 

Budy, Gandhes Sembodro. 2017. Bentuk Penyajian Lagu Umbul-umbul Blambangan di Sanggar Damar Wangi Desa Mangir Kecamatan Rogojampi Kabupaten Banyuwangi.Skripsi, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra.Hj. E.W. Suprihatin Dyah P, M.Pd, (II) Hartono S.Sn, M.Sn

 

Kata kunci: Bentuk Penyajian, LaguUmbul-umbul Blambangan, Sanggar Damar Wangi, DesaMangir,   Kecamatan Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi

 

Lagu Umbul-umbul Blambangan merupakan agu daerah Banyuwangi. Lagu ini merupakan lagu yang sangat terkenal dan selalu dinyanyikan dengan bentuk penyajian yang bermacam-macam. Pada umumnya, penyajian lagu Umbul-umbul Blambangan menggunakan musik iringan electone atau paduan suara. Akan tetapi penyajian musik di sanggar Damar Wangi ini sangat unik karena menyajikan lagu Umbul-umbul Blambangan menggunakan seperangkat alat musikyang mempergunakan laras slendro Banyuwangian kedalam penyajiannya

Penelitian ini bertujuan untuk mendiskripsikan bentuk penyajian Lagu Umbul-umbul Blambangan di Sanggar Damar Wangi Desa Mangir Kecamatan Rogojampi Kabupaten Banyuwangi.

Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian di sanggar Damar wangi Desa Mangir Kecamatan Rogojampi Kabupaten Banyuwangi. Prosedur pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kegiatan  analisis data dimulai dari tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pada pengecekan keabsahan temuan menggunakan 2 teknik triangulasi yaitu triangulasi metode dan sumber.

Berdasarkan hasil penelitian Bentuk Penyajian Lagu Umbul-umbul Blambangan di Sanggar Damar Wangi Desa Mangir Kecamatan Rogojampi Kabupaten Banyuwangi terdiri dari 1) Unsur utama musik dalam bentuk penyajian lagu Umbul-umbul Blambangan merupakan tangga nada, tangga nada yang digunakan merupakan laras slendro. Dinamika yang digunakan adalah dinamika keras untuk menunjukkan semangat.Irama merupakan penambah dalam    lagu agar lagu semakin indah dan variatif.Notasi yang digunakan adalah notasi angka. Alat musik yang digunakan adalah angklung, slenthem, saron, peking, biola, kendhang, gong, kethuk, terbang,  jidor. Vokal yang digunakan adalah vokal sinden. Syairnya menceritakan tentang keindahan serta suasana masyarakat yang ada di Banyuwangi. syairnya ditulis dalam bahasa using. 2) Unsur pedukung musik yaitu jebeng dan thulik. Tata rias yang digunakan adalah make up cantik dan natural.

Kesimpulan dari penelitian ini bahwa bentuk penyajian lagu Umbul-umbul Blambangan yang berada di Sanggar Damar Wangi memiliki perbedaan dari sanggar lainnya dalam bentuk penyajiannya yang terlihat dari segi laras atau tangga nadanya menggunakan laras slendro banyuwangian. Saran untuk peneliti lain hendaknya penelitian yang akan datang bisa menjadi penelitian lebih lanjut. Dengan harapan bisa menambah pembendaharaan hasil penelitian lain,  tidak hanya tambahan dokumen untuk perpustakaan Banyuwangi/Universitas Negeri Malang saja tetapi menjadi dasar penelitian-penelitian lainnya.