SKRIPSI Jurusan Seni dan Desain - Fakultas Sastra UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Topeng Malangan Sebagai Sumber Inspirasi Penciptaan Karya Seni Lukis Dekoratif

Kresna Angga Praba Wijaya

Abstrak


ABSTRAK

 

Wijaya, Kresna Angga Praba. 2017. Topeng Malangan Sumber Inspirasi Penciptaan Karya Seni Lukis Dekoratif. Skripsi, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Drs.Triyono Widodo, M.Sn, (II) Ike Ratnawati,S.Pd.,M.Pd.

Kata Kunci: Topeng Malangan, penciptaan, seni lukis dekoratif. Topeng atau istilahnya kedok adalah tiruan wajah yang terbuat dari bahan tipis atau ditipiskan dan dapat digambarkan melalui lambang rupa yang terpusat pada wajah, warna, dan guratan. Topeng merupakan penggambaran karakteristik atau kepribadian seseorang yang divisualisasikan melalui pahatan topeng. Sejarah topeng yang telah dibuat oleh manusia sejak terbentuknya kepercayaan manusia, yaitu “pemujaan terhadap roh nenek moyang atau leluhur. Topeng semula dipergunakan untuk alat pemujaan saat ini juga digunakan sebagai penunjang dalam seni tari Jawa. Pada penciptaan ini pencipta membuat karya tentang Topeng Malangan. Topeng Malangan masih dibuat atau diteruskan oleh Handoyo cucu dari mbah Karimun sebagai pembuat topeng sekaligus penari Topeng Malangan, yang sekarang ini Topeng Malangan itu sendiri menjadi ikon dari Kota Malang. Proses penciptaan karya seni lukis ini memiliki serangkaian langkahlangkah dalam berkarya sampai menghasilkan sebuah karya. Langkah pertama dalam penciptaan ini adalah penentuan ide dasar yang akan mendasari karakter hasil. Setelah menentukan konsep, langkah selanjutnya adalah menentukan karakteristik karya kemudian menentukan teknik serta alat dan bahan yang akan digunakan. Jika semuanya sudah siap dan terpenuhi untuk langkah selanjutnya adalah proses visualisasi yaitu membuat sketsa di atas kanvas. Langkah selanjutnya adalah proses pewarnaan dengan menggunakan berbagai macam warna dan teknik. Teknik yang digunakan diantaranya adalah teknik tuang, teknik plakat, dan teknik cipratan. Setelah itu proses detail karya dan proses finishing karya dengan melapisi lukisan dengan pelapis transparan. Pencipta menampilkan 6 karya seni lukis dekoratif dengan visual 6 tokoh Topeng Malangan yaitu Dewi Walangwati, Dewi Sekartaji, Dewi Ragil Kuning, Dewi kili Suci, Panji Panggeding, Panji Asmorobangun. Media visual estetik yang digunakan berupa, bentuk dan ruang, garis, warna, titik serta tekstur. Pada seni lukis ini pencipta menggunakan karakteristik karya berupa kotak rubik, semprotan pada cat, perubahan jamang topeng. Berdasarkan hasil penciptaan ini dapat memberikan pengalaman atau warna baru pada karya seni lukis topeng malangan dengan teknik dekoratif. Bagi pencipta mengetahui visualisasi hasil karya penciptaan seni lukis dekoratif dengan inspirasi Topeng Malangan, untuk menambah wawasan berkarya dan proses belajar seni lukis dekoratif. Bagi masyarakat bisa menambah wawasan masayarakat akan warna dan karakter Topeng Malangan dan dapat mengapresiasi karya seni lukis dengan teknik dekoratif. Karya penciptaan ini juga bisa digunakan sebagai sumber bahan belajar bagi siswa atau peserta didik.