SKRIPSI Jurusan Seni dan Desain - Fakultas Sastra UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

MOTIF BATIK DAUN TEMBAKAU DI INDUSTRI BATIK LABAKO DESA SUMBERPAKEM KECAMATAN SUMBERJAMBE KABUPATEN JEMBER

Luisa Ulfah Virera

Abstrak


ABSTRAK

 

Kabupaten Jember terkenal dengan salah satu produsen tembakau terbesar di Indonesia. Tembakau juga dipergunakan sebagai motif batik yaitu motif batik daun tembakau. Batik daun tembakau ini dianggap sebagai batik khas Jember. Salah satu industri batik khas Jember yaitu Industri Batik Labako yang terletak di Desa Sumberpakem Kecamatan Sumberjambe Kabupaten Jember. Batik Labako ini dipercaya dan menjadi pilihan masyarakat Jember sejak tahun 2000. Untuk itu peneliti ingin mengkaji lebih dalam dengan tujuan mendeskripsikan motif batik daun tembakau di Industri Batik Labako meliputi penciptaan motif dan visualisasi motif, warna, dan perubahan bentuk.

Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan jenis kualitatif yang disajikan dalam bentuk ungkapan maupun gagasan yang utuh dengan cara melihat secara langsung visualisasi motif batik daun tembakau dan proses pembuatan batik. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan observasi secara langsung kepada perajin batik daun tembakau di Industri Batik Labako. Analisis data yang digunakan dengan cara deskripsi, analisis formal, interpretasi dan evaluasi. Kemudian untuk menjaga keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Wawancara dan observasi berlokasi di Dusun Krajan 1 Desa Sumberpakem Kecamatan Sumberjambe Kabupaten Jember.

Hasil penelitian ini diperoleh simpulan mengenai motif batik daun tembakau yaitu ide penciptaan motif batik ini hasil dari ide kreativitas perajin yang mengambil ide dari keadaan geografis sekitar Kabupaten Jember. Ide tersebut kemudian diolah dan dikembangkan untuk mengubah bentuk asli dari motif. Motif yang terdapat di Industri Batik Labako yaitu Motif Daun Tembakau Coklat, Motif Daun Tembakau Kupu-Kupu, Motif Daun Tembakau Batu, Motif Daun Tembakau Merica, Motif Daun Tembakau Pohon Pisang, Motif Daun Tembakau Bunga Kopi. Keenam motif tersebut terbentuk rata-rata menggunakan motif utama daun tembakau. Motif pendukung yaitu sulur, dan isen yaitu cecek-cecek. Warna yang digunakan warna cerah pada bagian motif dan warna gelap pada bagian latar.

 

Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat memeberi manfaat untuk bekal calon pendidik Seni Budaya dan Prakarya, sehingga pendidik dapat melibatkan kekayaan motif daerah setempat sebagai materi mengajar seni budaya di sekolah serta disarankan supaya perajin erus kreatif dalam mengembangkan ide penciptaan motif agar memperkaya budaya daerah kabupaten Jember.ABSTRAK

 

Kabupaten Jember terkenal dengan salah satu produsen tembakau terbesar di Indonesia. Tembakau juga dipergunakan sebagai motif batik yaitu motif batik daun tembakau. Batik daun tembakau ini dianggap sebagai batik khas Jember. Salah satu industri batik khas Jember yaitu Industri Batik Labako yang terletak di Desa Sumberpakem Kecamatan Sumberjambe Kabupaten Jember. Batik Labako ini dipercaya dan menjadi pilihan masyarakat Jember sejak tahun 2000. Untuk itu peneliti ingin mengkaji lebih dalam dengan tujuan mendeskripsikan motif batik daun tembakau di Industri Batik Labako meliputi penciptaan motif dan visualisasi motif, warna, dan perubahan bentuk.

Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan jenis kualitatif yang disajikan dalam bentuk ungkapan maupun gagasan yang utuh dengan cara melihat secara langsung visualisasi motif batik daun tembakau dan proses pembuatan batik. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara dan observasi secara langsung kepada perajin batik daun tembakau di Industri Batik Labako. Analisis data yang digunakan dengan cara deskripsi, analisis formal, interpretasi dan evaluasi. Kemudian untuk menjaga keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Wawancara dan observasi berlokasi di Dusun Krajan 1 Desa Sumberpakem Kecamatan Sumberjambe Kabupaten Jember.

Hasil penelitian ini diperoleh simpulan mengenai motif batik daun tembakau yaitu ide penciptaan motif batik ini hasil dari ide kreativitas perajin yang mengambil ide dari keadaan geografis sekitar Kabupaten Jember. Ide tersebut kemudian diolah dan dikembangkan untuk mengubah bentuk asli dari motif. Motif yang terdapat di Industri Batik Labako yaitu Motif Daun Tembakau Coklat, Motif Daun Tembakau Kupu-Kupu, Motif Daun Tembakau Batu, Motif Daun Tembakau Merica, Motif Daun Tembakau Pohon Pisang, Motif Daun Tembakau Bunga Kopi. Keenam motif tersebut terbentuk rata-rata menggunakan motif utama daun tembakau. Motif pendukung yaitu sulur, dan isen yaitu cecek-cecek. Warna yang digunakan warna cerah pada bagian motif dan warna gelap pada bagian latar.

Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat memeberi manfaat untuk bekal calon pendidik Seni Budaya dan Prakarya, sehingga pendidik dapat melibatkan kekayaan motif daerah setempat sebagai materi mengajar seni budaya di sekolah serta disarankan supaya perajin erus kreatif dalam mengembangkan ide penciptaan motif agar memperkaya budaya daerah kabupaten Jember.