SKRIPSI Jurusan Seni dan Desain - Fakultas Sastra UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penggunaan Media Puzzle UntukMeningkatkanHasilBelajarMenggambarRagamHiasPadaSiswaKelas Vii Di SmpNegeri 1 TarokanKabupaten Kediri

Pita . Yuhana

Abstrak


ABSTRAK

 

Pita Yuhana.2016. Penggunaan Media Puzzle Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Menggambar Ragam Hias Pada Siswa Kelas Vii Di Smp Negeri 1 Tarokan Kabupaten Kediri.Skripsi. Program Studi Pendidikan Seni Rupa. Fakultas Sastra. Universitas Negeri Malang.Pembimbing: Dr. Hariyanto, M.Hum

 

Kata Kunci: Media Puzzle, Menggambar Ragam Hias, Seni Rupa

Menggambar seharusnya merupakan suatu kegiatan yang menyenangkan bagi siswa, tetapi bagi siswa SMP kemampuan menggambar saja tidak cukup, siswa juga harus mengetahui teori membuat gambar yang baik.Sayangnya, yang terjadi di SMP Negeri 1 Tarokan siswa kurang menguasai teori menggambar ragam hias. Akibatnya hasil belajar pun juga turut rendah.Tidak hanya itu, proses pembelajaran yang selama ini dilakukan guru membuat siswa menjadi tidak tertarik untuk belajar menggambar.Untukitu, perlu adanya upaya untuk memperbaiki hal tersebut, salah satunya dengan memanfaatkan media puzzle dalam pembelajaran. Penggunaan media puzzle yang tepat diharapkan dapat menarik minat belajar siswa kembali sekaligus dapat meningkatkan hasil belajar mereka.

Bertolak dari pernyataan di atas, maka penelitian ini pada dasarnya ditujukan untuk membahas pembelajaran dengan focus penelitian adalah: (1) Implementasi pembelajaran seni rupa menggambar ragam hias menggunakan media puzzle pada peserta didik kelas VII di SMP Negeri 1 Tarokantahun 2016; (2) Hasil belajar menggambar ragam hias menggunakan media puzzle pada peserta di di kkelas VII di SMP Negeri 1 Tarokan tahun 2016;

Penelitian ini menggunakan rancangan Penelitian Tindakan Kelas.Subyek dalam penelitian ini adalah 30 siswa SMP Negeri 1 Tarokan kelas 7C yang diajar menggunakan media puzzle. Penelitian dilaksanakan sebanyak 2 siklus dengan masing-masing siklus 2 kali pertemuandengandurasi 3jp x 40 menit.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah: observasi, dokumentasi, angket, dantes. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data interaktif.

Hasil penelitian ini adalah: (1) Pembelajaran dilakukan dalam 2 siklus;Pada siklus I penggunaan puzzle dimaksud kan untuk menarik minat belajar siswa dan memudahkan siswa dalam mengidentifikasi gambar, Padasiklus II puzzle digunakan untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menganalisis detail gambar dani dentifikasi gambar berdasarkan teknik; (2) Hasil belajar selama menggunakan media pembelajaran puzzle menunjukkan hasil yang baik. Pada pra siklus ketuntasan belajar aspek kognitif hanya 33%, padasiklus I naik menjadi 77%, pada siklus II naik menjadi 97%.Untuk aspek keterampilan, pada siklus I diperoleh ketuntasan 90% kemudian meningkat pada siklus II menjadi 97%.Untuk aspek sikap di akhir siklus menunjukkan hasil baik yaitu 10% siswa memiliki sikap sangat baik dan 83% memiliki sikap baik pada aspek kejujuran, disiplin, kerjasama, dan keaktifan.