SKRIPSI Jurusan Seni dan Desain - Fakultas Sastra UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

VISUALISASI ARTISTIK MURALDI KAMPUNG SINAU MALANG MENURUT PERSEPSI SENIMAN MURAL DAN MAHASISWA SEMESTER VII ANGKATAN 2013 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN SENI RUPA UNIVERSITAS NEGERI MALANG

ardian syah

Abstrak


Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya keberadaan mural di fasilitas umum terutama di lingkungan masyarakat. Mural sering digunakan untuk menyampaikan aspirasi dan pesan. Mural yang dibuat untuk menyampaikan pesan, mengandung motivasi dan pendidikan kepada masyarakat yaitu mural yang terdapat di kampung Sinau Malang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui visualisasi artistik mural di kampung Sinau Malang menurut persepsi seniman mural dan mahasiswa pendidikan seni rupa Universitas Negeri Malang serta mengetahui perbedaan dari kedua persepsi.

Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif, sumber data yaitu objek mural, seniman mural dan mahasiswa Pendidikan Seni Rupa.Data dikumpulkan melalui dokumentasi, observasi, wawancara dan angket terbuka. Analisis data yang dilakukan yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Untuk mengetahui akurasi hasil penelitian, peneliti menggunakan triangulasi sumber dan memberchecking.       

Hasil dari penelitian ini yaitu mural di kampungSinau Malangmengandung unsur visual artistik (media fisik dan media estetik). Media fisik yaitu dilihat dari tebal-tipisnya garis, lengkung, linier dan tegas. Bentuk geometris dan non geometris. Terdapat warna yang beragam. Tekstur halus, lembut dan sedikit kasar. Banyak ruang positif karena objek lebih mendominasi dari pada ruang negatif. Terdapat cahaya gelap dan terang. Media estetik yaitu selaras karena banyaknya perulangan warna dan bentuk objek. Terdapat keseimbangan simetris dan asimetris karena objeknya beragam. Perbandingan warna dan bentuk objek. Ritme terlihat teratur sama halnya dengan keselarasan terdapat banyaknya perulangan seperti gradasi warna dan bentuk. Objek dan warna sudah bervariasi. Sehingga dapat disimpulkan bahwa visualisasi artistik mural dapat dikatakan menarik, interaktif, unik, simpel, menyenangkan, lucu, berwarna dan sudah mengandung unsur visual seni/artistik yaitu media fisik dan media estetik. Perbedaan persepsi antara mahasiswa dan seniman mural yaitu dari seniman mural lebih jelas, luas, terperinci dan mendalam dibandingkan persepsi yang disampaikan mahasiswa, sehingga informasi yang didapatkan dari keduanya bisa saling melengkapi. Disarankan Bagi Mahasiswa Pendidikan Seni Rupa, hasil penelitian ini menjadi masukan yang dapat mendorong minat agar dapat menjadi bahan acuan dan referensi untuk memperluas apresiasi dan sumber informasi di bidang seni rupa. Bagi Seniman Mural di Kampung Sinau Malang agar dapat mengembangkan ide pembuatan mural yang lebih unik dan bervariasi serta memperhatikan unsur seni dalam pembuatan mural selanjutnya sehingga bisa bermanfaat bagi orang lain yang melihatnya. Bagi masyarakat agar lebih menghargai dan mendukung, serta berpartisipasi dalam kegiatan yang dapat mendidik generasi penerus bangsa.