SKRIPSI Jurusan Seni dan Desain - Fakultas Sastra UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Peningkatan Kemampuan Menggambar Karikatur Melalui Deformasi Objek Yang Difoto Pada Siswa Kelas VIII-A SMP Negeri 4 Kertosono Kabupaten Nganjuk

yuni warmundayati

Abstrak


ABSTRAK

Warmundayati, Yuni, 2016. Peningkatan Kemampuan Menggambar Karikatur Melalui Deformasi Objek Yang Difoto Pada Siswa Kelas VIII-A SMP Negeri 4 Kertosono Kabupaten Nganjuk. Skripsi, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing  Dra. Hj. Purwatiningsih M.Pd

Kata Kunci : deformasi, menggambar karikatur

Menggambar karikatur pada sebagian siswa mempunyai tingkat kesulitan  untuk mengaplikasikannya. Di situ membutuhkan ketrampilan tersendiri terutama dalam mengaktualisasikan karakter objek. Selain itu strategi pembelajaran yang diberikan oleh guru harus tepat. Seperti halnya yang terjadi di Kelas VIII-A SMP Negeri 4 Kertosono, kemampuan membuat sket/gambar objek sebelum dideformasi dan kemampuan membuat sket/gambar objek yang dideformasi rata-rata menunjukkan hasil yang kurang maksimal.Oleh sebab itu, diperlukan langkah-langkah tindakan perbaikan dan penyempurnaan pembelajaran menggambar karikatur, khususnya dalam usaha menyederhanakan teknik yang pada akhirnya mempermudah siswa dalam belajar menggambar karikatur. Tindakan yang dilakukan adalah dengan menggunakan metode objek yang difoto.

Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas melalui 2 tahapan siklus. Yang setiap siklusnya melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas tersebut sedangkan objek penelitian adalah keseluruhan proses dan hasil pembelajaran dengan menerapkan metode deformasi objek yang difoto.Teknik pengumpulan data yang dipergunakan melalui observasi dan tes kemampuan menggambar.

Dari hasil penelitian yang dilakukan menunjukan adanya perkembangan positif terhadap kemampuan  menggambar karikatur siswa kelas VIII-A SMP Negeri 4 Kertosono.  Pada siklus I, data menunjukkan bahwa ketuntasan belajar siswa mengalami peningkatan dari 11 (34,40%) anak yang tuntas menjadi 13 (40,60%) anak yang tuntas. Meskipun demikian siswa masih mengalami kesulitan dalam menggambar objek pokok tokoh. Selanjutnya dilakukanlah penyempurnaan tindakan pada siklus II dengan meblat foto tokoh yang akan dideformasi. Dari hasil tindakan ternyata data menunjukan respon siswa dalam pembelajaran semakin baik, hasil pembelajaran meningkat. Tingkat ketuntasan belajar dari siklus I 13 anak (40,60%) menjadi 31 anak (96,90 %). Sedangkan nilai rata-rata hasil tes praktek setiap indikator penilaian pada siklus I, yaitu; a) sket sebelum dideformasi 62,50%; b) mendeformasi objek 63,28%; c) finishing 67,97%. Untuk siklus II nilai rata-rata tes praktek setiap indikator penilaian, yaitu; a) sket sebelum dideformasi 75,78%; b) mendeformasi objek 73,44%; c) finishing 82,03%.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa  melalui deformasi objek yang difoto dapat meningkatkan kemampuan menggambar karikatur siswa kelas VIII-A SMP Negeri 4 Kertosono Nganjuk.

ABSTRACT

Warmundayati, Yuni, 2016. Upgrades Through Deformation Caricature Drawing Objects That Photographed In Grade VIII-A SMP Negeri 4 Kertosono Nganjuk Regency Thesis, Department of Art and Design, Faculty of Letters, State University of Malang. Supervisor Dra. Hj. Purwatiningsih M.Pd

Keywords: deformation, draw caricatures

Drawing caricatures in some student has its difficulty level to apply. There requires its own skills, especially in actualizing the object code. Besides learning strategy given by the teacher to be precise. As was the case in Class VIII-A SMP Negeri 4 Kertosono, ability sketching / drawing object before the deformed and the ability sketching / drawing object deformed average showed a lack maksimal.Oleh Therefore, the necessary measures remedial action and refinement of learning to draw caricatures, particularly in an effort to simplify the technique, which in turn, enables the students to learn to draw caricatures. Action is carried out by using the object to be photographed.

This study uses classroom action research through two stages of the cycle. That each cycle through the stages of planning, implementation, observation and reflection. The subjects were all students in the class, while the object of study is the overall process and learning outcomes by applying object difoto.Teknik deformation method of data collection used through observation and drawing skills tests.

From the results of research conducted showed a positive development of the ability to draw caricatures class VIII-A SMP Negeri 4 Kertosono. In the first cycle, the data show that mastery learning students has increased from the previous 11 (34.40%) children completed to 13 (40.60%) children completed. Yet students are still experiencing difficulties in drawing the main object of figures. Further enhancements perform the action on the second cycle with meblat portraits that will be deformed. From the results of the action turns the data shows the response of the better students in learning, increase learning outcomes. The level of mastery learning of the first cycle of 13 children (40.60%) to 31 children (96.90%). While the average value of each practice test results on the first cycle assessment indicators, namely; a) sketch before a deformable 62,50%; b) the object deform 63.28%; c) finishing 67.97%. For the second cycle the average value of each indicator assessment practice test, ie; a) sketch before a deformable 75.78%; b) the object deform 73.44%; c) finishing 82.03%.

 

The results showed that the object to be photographed through deformation can improve the ability to draw caricatures class VIII-A SMP Negeri 4 Kertosono Nganjuk.