SKRIPSI Jurusan Seni dan Desain - Fakultas Sastra UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Peningkatan Hasil Belajar Tari Nusantara Melalui Model Project Based Learning Dengan Metode Duplikasi Pada Siswa Kelas X-3 SMAN 1 Tanjunganom.

Retno . Adiati

Abstrak


ABSTRAK

Adiati,Retno.2016.Peningkatan Hasil Belajar Tari Nusantara Melalui Model Project Based Learning Dengan Metode Duplikasi Pada Siswa Kelas X-3 SMAN 1 Tanjunganom. Skripsi, Program Studi Pendidikan Seni Tari dan Musik, Jurusan Seni Dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing Dra.Ninik Harini, M.Sn.

Kata Kunci : Peningkatan, Hasil Belajar, Metode Duplikasi.

Berdasarkan hasil observasi pada pembelajaran Seni Budaya bidang studi Seni Tari kelas X-3 SMA Negeri 1 Tanjunganom diketahui bahwa hasil belajar siswa dalam pembelajaran seni tari berada di bawah KKM.Tingkat kerjasama siswa dalam satu kelas sangat kurang, hal itu dapat dilihat dari masing-masing siswa yang  kurang kooperatif  dan tidak mau bekerjasama dalam pembelajaran.Keaktifan siswa kurang tampak, itu terlihat ketika guru menyampaikan materi,  sebagian besar proses pembelajaran berpusat pada guru,sehingga siswa  kurang bersemangat dalam pembelajaran Seni Budaya sub bidang Seni Tari karena guru  hanya menerapkan metode ceramah dan tanya jawab. Sebanyak 21 siswa dengan prosentase 60% siswa masih belum memenuhi KKM yaitu (80).

Penelitian bertujuan untuk meningkatkan kualitas hasil belajar Tari Nusantara  pada siswa kelas X-3 SMA Negeri 1 Tanjunganom melalui penerapan Metode Duplikasi.

Penelitian yang digunakan adalah PTK (Penelitian Tindakan Kelas), dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, subjek penelitian berjumlah 35 siswa. Pelaksanaannya dilakukan dalam 2 siklus yaitu Siklus I dan Siklus II. Prosedur penelitian meliputi 4 tahap yaitu (1) Perencanaan (2) pelaksanaan tindakan (3) observasi(4)refleksiSedangkan teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, dokumentasi,dan tes.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I siswa yang mencapai nilai di atas KKM (80) sejumlah 14 siswa dengan prosentase 40%, dan siswa yang mencapai nilai dibawah KKM (80) sejumlah 21 siswa dengan prosentase 60%. Oleh karena itu, dilakukan siklus II. Pada siklus II siswa yang mencapai nilai di atas KKM (80) sejumlah 33 siswa dengan prosentase 94,28%, dan siswa yang mencapai nilai di bawah KKM (80) sejumlah 2 siswa dengan prosentase 5,71%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan metode duplikasi dapat meningkatkan hasil belajar siswa hingga mencapai 94,28%.

Berdasarkan hasil penelitian disarankan guru dapat menggunakan Metode Duplikasi sebagai salah satu alternatif metode yang dapat digunakan pada setiap pembelajaran Seni Budaya sub bidang seni tari di semua kelas X.