SKRIPSI Jurusan Seni dan Desain - Fakultas Sastra UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Peningkatan Kemampuan Memainkan Alat Musik Recorder melalui Penerapan Metode Modeling pada Siswa Kelas VII-A SMP Negeri 2 Nganjuk.

Nunik . Iriani

Abstrak


ABSTRAK

Iriani, Nunik. 2016. Peningkatan Kemampuan Memainkan Alat Musik Recorder melalui Penerapan Metode Modeling pada Siswa Kelas VII-A SMP Negeri 2 Nganjuk. Skripsi, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang, Pembimbing: Dra. Ninik Harini, M.Sn.

Kata Kunci: peningkatan kemampuan, alat musik recorder, metode modeling SMP

Kemampuan memainkan alat musik recorder sebagai pembelajaran pada materi pokok yaitu memainkan alat musik recorder pada semester I tahun pelajaran 2015/2016 dengan kurikulum KTSP, siswa kelas VII-A SMPN 2 Nganjuk masih tergolong rendah, sehingga perlu diterapkan metode modeling karena nampaknya metode modeling dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam memainkan alat musik recorder. Pemilihan metode modeling adalah suatu metode  yang memberikan contoh beberapa model baik secara langsung maupun melalui tayangan video, dimaksudkan untuk mempermudah siswa lebih tertarik dan mudah untuk memainkan alat musik recorder. Tujuan penelitian adalah untuk meningkatkan kemampuan siswa kelas VII-A SMPN 2 Nganjuk dalam memainkan alat musik recorder. Dengan menggunakan metode modeling nampaknya dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam memainkan alat musik recorder. Hal ini terbukti karena metode modeling sudah pernah diterapkan pada mata pelajaran yang sama yaitu materi mengapresiasi musik daerah.

Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian Tindakan Kelas dilakukan dalam dua siklus. Setiap siklus terdapat 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanan, pengamatan dan refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas VII-A SMPN 2 Nganjuk yang berjumlah 35 siswa. Jumlah siswa yang akan ditingkatkan sebanyak 22 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan tes, dokumentasi dan observasi

Berdasarkan hasil pelaksanaan siklus I siswa tuntas dengan SKM 75 sebanyak 71,43 % dengan ketepatan teknik meniup alat dan ketepatan suara hasil tiupan. Keberhasilan siswa dalam memainkan alat musik recorder,  di siklus II siswa tuntas dengan ketepatan teknik meniup alat dan ketepatan suara hasil tiupan sebanyak 94,29 %. Dari hasil siklus I ke siklus II tersebut diperoleh data bahwa kemampuan memainkan alat musik recorder siswa dengan menggunakan metode modeling mengalami peningkatan sebanyak 22,86 %. Sedangkan keaktifan siswa di siklus I belum begitu nampak, baru di siklus II sudah mulai adanya keaktifan siswa karena adanya tayangan beberapa model dan adanya pemantapan materi.  

 

Saran yang diharapkan dalam penelitian ini adalah dengan penerapan metode modeling hendaknya perlu diberikan beberapa contoh model baik secara langsung maupun melalui tayangan video baik secara individu maupun kelompok, dengan demikian siswa lebih tertarik dan lebih aktif sehingga dapat meningkatkan hasil belajarnya dalam kemampuan memainkan alat musik recorder pada siswa kelas VII-A SMPN 2 Nganjuk.