SKRIPSI Jurusan Seni dan Desain - Fakultas Sastra UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Model Pembelajaran "Citizen Journalism"

Masnurul Hidayat

Abstrak


Hidayat, Masnurul. 2016. Pengembangan Model Pembelajaran “Citizen Journalism”.Tesis, Jurusan Pendidikan Ekonomi, Pascasarjana, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Hari Wahyono, M.Pd., (II) Dr. Dwi Wulandari, M.M.

Kata Kunci: Citizen Journalism, Pembelajaran Kontekstual, Pembelajaran Debat Aktif.

Pengembangan model pembelajaran citizen journalism menawarkan sebuah konsep pembelajaran pada ranah mahasiswa untuk melakukan analisis, sintesis dan evaluasi terkait fenomena ekonomi yang sedang terjadi. Model pembelajaran ini terdiri dari empat fase yaitu (1) fase kontekstual, (2) fase analisis masalah, (3) fase class conference, dan (4) fase broadcast. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk menghasilkan model pembelajaran citizen journalism, (2) untuk mengetahui kualitas pengembangan model pembelajaran citizen journalism, (3) untuk mengetahui efektivitas penggunaan model pembelajaran citizen journalism.

Peneliti dalam mengembangkan model pembelajaran citizen journalism menggunakan model pengembangan Research and Development (R&D) yang mempunyai ciri khusus yakni sebuah model penelitian pengembangan produk berdasarkan kebutuhan peserta didik, selain itu juga melibatkan dan berkolaborasi dengan ahli media dan rancangan pembelajaran. Uji Efektivitas dilakukan menggunakan metode eksperimen kelas yang terdiri dari kelas kontrol dan kelas eksperimen. Subjek uji coba pengembangan dilakukan kepada mahasiswa semester tiga offering DD-DD sebagai kelas kontrol dan offering D-Dsebagai kelas ekperimen, Jurusan Ekonomi Pembangunan (EKP), Fakultas Ekonomi (FE), Universitas Negeri Malang (UM).

Hasil analisis data menunjukkan bahwa ahli materi, rancangan pembelajaran dan ahli desain model pembelajaran memberikan penilaian bahwa model pembelajaran citizen journalism layak digunakan dengan beberapa revisi dengan jumlah persentase sebesar 83,3%. Hasil uji coba melalui metode eksperimen kelas terdapat perbedaan hasil belajar antara kelas kontrol dengan kelas eksperimen. Ketuntasan hasil belajar kelas kontrol saat diberikan pre-test adalah 9,75%, ketuntasan hasil belajar saat post-testadalah 51,22%. Sedangkan hasil belajar kelas eksperimen saat diberikan pre-testadalah 9,52%, ketuntasan hasil belajar saatpost-test adalah 100%. Hasil analisis gain score pada kelas kontrol sebesar 0,283 hal ini berarti peningkatan hasil belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional berada pada katagori rendah, sedangkan gain score pada kelas eksperimen sebesar 0,644 hal ini berarti peningkatan hasil belajar mengunakan model pembelajaran citizen journalism berada pada katagori sedang. Hal ini berarti pengembangan model pembelajaran citizen journalism lebih efektif digunakan daripada model pembelajaran konvensional.

Saran dari pengembangan model pembelajaran citizen journalism yakni model ini dapat digunakan pada mata kuliah yang memiliki tingkat analisis tinggi,perlu melakukan identifikasi materi yang up to date dalam pemilihan materi. Selain itu dapat juga dilakukan pengembangan model pembelajaran dengan menekankan pembahasan tentang model pembelajaran kuantum.