SKRIPSI Jurusan Seni dan Desain - Fakultas Sastra UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Strategi Pembelajaran Reog Mini Pada Kegiatan Ekstrakulikuler Seni Tari di SMP Negeri 1 Ponorogo

Vivin Oktavia Dwi Kartikasari

Abstrak


Sari,Vivin Oktavia Dwi Kartika. 2016. Strategi Pembelajaran Reog Mini Pada Kegiatan Ekstrakurikuler Seni Tari di SMP Negeri 1 Ponorogo. Skripsi, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I)Dra.Hj. Endang Wara Suprihatin Dyah P, M.Pd, (II) Rully A. Zandra, M.Sn, M.Pd

 

Kata kunci :Strategi Pembelajaran, Reog Mini, Ekstrakurikuler, SMP Negeri 1 Ponorogo

SMP Negeri 1 Ponorogo merupakan salah satu pendidikan formal yang memiliki kegiatan ekstrakurikuler Reog Mini. Sejak awal tahun 2009-2015 diadakannya festifal Reog Mini di kabupaten Ponorogo SMP Negeri 1 Ponorogo mendapatkan juara 1 secara berturut-turut pada festival Reog Mini. Guru ekstrakurikuler Reog Mini di SMP Negeri 1 Ponorogo dapat menciptakan berbagai prestasi bagi SMP Negeri 1 Ponorogo. Hal tersebut menjadi sebuah pertanyaan strategi apakah yang digunakan oleh guru ektrakurikuler di SMP Negeri 1 Ponorogo.

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan pengorganisasian pembelajaran Reog Mini, penyampaian pembelajaran Reog Mini, dan pengelolaaan pembelajaran Reog Mini pada kegiatan ekstrakurikuler Reog Mini di SMP Negeri 1 Ponorogo. Pengorganisaian pembelajaran meliputi perencanaan pembelajaran. Penyampaian pembelajaran dilakukan dalam tiga langkah yaitu kegiatan awal, inti dan akhir. Pengelolaan pembelajaran meliputi pengelolaan ruang dan siswa.

Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi dalam bentuk foto dan video. Instrumen penelitian adalah peneliti sendiri. Analisis data yang dilakukan menggunakan jenis analisis Miles dan Huberman. Pengecekan keabsahan data dilakukan dengan menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik atau metode.

Hasil penelitian ini adalah sebagai berikut, strategi pembelajaran ektrakurikuler Reog Mini di SMP Negeri 1 Ponorogo mencakup (1) pengorganisasian pembelajaran guru ekstrakurikuler Reog Mini tidak membuat perencanaan pembelajaran berupa RPP akan tetapi membuat program kerja yang di buat oleh guru, sekolah memberikan kebebasan pada guru untuk mengembangkan materi dalam proses pembelajarannya sendiri, (2) Penyampaian pembelajaran materi Reog Mini dengan menggunakan metode ceramah, drill, dan demonstrasi dan, (3) Pada pengelolaan pembelajaran, guru mengarah pada pengelolaan ruang dan pengelolaan siswa. Pengelolaan ruang mengacu pada pengkondisian ruangan yang dipakai, agar tercipta suasana nyaman pada saat proses pembelajaran berlangsung. Sedangkan, pengelolaan siswa lebih mengacu pada bagaimana guru dapat mengatasi permasalahan individu dan permasalahan kelompok yang terjadi dalam kelas, sehingga seluruh siswa dapat memahami materi yang diberikan oleh guru tanpa pengecualian.

 

Kesimpulan penelitian dapat disimpulkan bahwa terdapat tiga hal pokok dalam strategi pembelajaran Reog Mini, yaitu pengorganisasian pembelajaran, penyampaian pembelajaran dan pengelolaan pembelajaran. Saran dari hasil penelitian tersebut adalah (1) Bagi penelitian sejenis dapat menjadi acuan penelitian, (2) Untuk instansi pendidikan yang terkait, upaya guru ekstrakurikuler dalam mempertahankan prestasi dapat diapresiasi, sehingga pembelajaran seni tari bisa tercapai maksimal dan, (3) Untuk kegiatan Reog Mini di tingkat SMP, bagaimana caranya anak usia 12-14 tahun membawakan tari Dadak Merak yang berukuran 25-30 kg.