SKRIPSI Jurusan Seni dan Desain - Fakultas Sastra UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Peningkatan Kemampuan Menggambar Bentuk Flora Dengan Menggunakan Metode Driil Pada Siswa Kelas VII B SMP Negeri 2 Grati Kabupaten Pasuruan

Any Widayati, Any Widayati

Abstrak


Any Widayati, 2016, Peningkatan Kemampuan Menggambar Bentuk Flora Dengan Menggunakan Metode Drill Pada Siswa Kelas VII B SMP Negeri 2 Grati Kabupaten Pasuruan. Skripsi, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang.

Pembimbing: Dra. Hj. Purwatiningsih, M.Pd.

           

Kata Kunci: kemampuan, menggambar bentuk, metode drill

Siswa kelas VII B SMP Negeri 2 Grati Kabupaten Pasuruan menunjukkan bahwa dalam kegiatan menggambar membutuhkan waktu yang lama dan hasil menggambar kurang maksimal. Hal ini dikarenakan oleh beberapa faktor diantaranya:  kesulitan siswa dalam mengamati dan memindahkan objek ke dalam media, siswa kurang mampu menerapkan proporsi, komposisi, teknik arsir pada bentuk flora, dan juga faktor yang disebabkan dalam diri siswa seperti: malu, takut salah, dan kurang konsentrasi. Berdasarkan paparan tersebut sikap belajar siswa dapat ditingkatkan melalui pemberian motivasi dan reward, pada teknik menggambar dapat ditingkatkan melalui latihan yang intensif, maka dilakukan pembelajaran menggambar bentuk flora dengan menggunakan metode drill.

Penelitian ini adalah  Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan dalam dua siklus, setiap siklusnya terdiri dari empat tahap, yaitu: 1) perencanaan; 2) pelaksanaan; 3) observasi; dan 4) refleksi. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas VII B SMP Negeri 2 Grati Kabupaten Pasuruan yang berjumlah 42 siswa, sedangkan objek penelitian adalah keseluruhan proses dan hasil pembelajaran dengan penerapan metode drill untuk meningkatkan kemampuan menggambar bentuk flora pada siswa kelas tersebut. Instrumen penelitian berupa tes kemampuan menggambar dan lembar observasi. Instrumen penelitian tersebut digunakan untuk mengetahui proses dan hasil belajar siswa menggambar bentuk flora. Analisis data dilakukan pada saat dan setelah selesai kegiatan pembelajaran yang dilakukan oleh peneliti dan kolaborator.

Hasil siklus I menunjukkan bahwa prosentase ketuntasan hasil belajar mencapai 61,90% dan siklus II 85,71% mengalami kenaikan 23,81%. Sedangkan nilai rata-rata hasil tes praktek setiap indikator penilaian pada siklus I, yaitu: a) kemampuan mewujudkan bentuk 76,19; b) membuat proporsi 80,95; c) membuat komposisi 73,21; d) membuat teknik arsir 65,48. Untuk siklus II nilai rata-rata hasil tes praktek setiap indikator penilaian pada siklus II, yaitu; a) kemampuan mewujudkan bentuk 76,79;  b) membuat proporsi 82,14; c) membuat komposisi 82,14; d) membuat teknik arsir 73,86. Nilai rata-rata pencapaian indikator menggambar bentuk flora dari siklus I ke siklus II meningkat 3,27%. Hasil data observasi pada indikator keaktifan, kesungguhan, dan minat siswa siklus I dan siklus II menunjukkan ada peningkatan belajar.

Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan menggambar bentuk flora  melalui penggunaan metode drill dapat dilakukan dengan memaksimalkan aktifitas belajar siswa kelas VII B SMP Negeri 2 Grati Kabupaten Pasuruan. Oleh karena itu untuk peningkatan kemampuan siswa menggambar bentuk dalam proses pembelajaran salah satunya dapat menerapkan metode drill.