SKRIPSI Jurusan Seni dan Desain - Fakultas Sastra UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Hubungan Penggunaan Metode Tutor Sebaya Dengan Hasil Belajar Kompetensi Pengetahuan Tari Grebeg Sabrang kelas VII SMP Negeri 1 Malang

Lutfi Maulina Rahmawati

Abstrak


ABSTRAK

Rahmawati Lutfi Maulina. 2016. “Hubungan Penggunaan Metode Tutor Sebaya Dengan Hasil Belajar Kompetensi Pengetahuan Tari Grebeg Sabrang kelas VII SMP Negeri 1 Malang”. Skripsi, Jurusan Seni Dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Tjitjik Sriwardhani, M.Pd, (II) Tutut Pristiati, S.Sn.

Kata Kunci : metode tutor sebaya, Grebeg Sabrang, SMP

Penggunaan metode tutor  sebaya pada mata pelajaran seni budaya (seni tari)  materi gerak tari Grebeg Sabrang sesuai dengan pola lantai dan level menampilkan respon yang sangat baik dan efektif digunakan dalam pembelajaran kelas VII SMP Negeri 1 Malang. Beberapa hasil penelitian menyatakan bahwa penggunaan metode tutor  sebaya memberikan banyak peningkatan pada hasil belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) bagaimana penggunaan metode tutor sebaya pada mata pelajaran seni budaya tari Grebeg Sabrang (2) bagaimana hubungan penggunaan metode tutor sebaya dengan hasil belajar kompetensi pengetahuan tari Grebeg Sabrang kelas VII SMP Negeri 1 Malang.

Penelitian ini merupakan penelitian korelasional dengan teknik pengumpulan data berupa tes, data dianalisis dengan bantuan software komputer SPSS 16.00 for windows. Dalam penelitian ini menggunakan variabel terikat atau independent variable yaitu hasil belajar (Y), sedangkan variabel bebas atau idependent variable adalah metode tutor sebaya (X). Pada pertemuan pertama sampai kelima kelas eksperimen mendapatkan materi dengan penggunaan metode tutor sebaya dan kelas kontrol mendapatkan materi dengan penggunaan metode demonstrasi, setelah pertemuan kelima diadakan tes untuk mengetahui ada tidaknya hubungan penggunaan metode tutor sebaya dengan hasil belajarsiswa.

Berdasarkan analisis data dapat diketahui bahwa: (1) penggunakan metode tutor sebaya pada kelas eksperimen menampilkan respon yang sangat baik dan efektif digunakan dalam pembelajaran tari Grebeg Sabrang. Penggunaan metode tutor sebaya memberikan banyak peningkatan bagi siswa salah satunya adalah hasil belajar, (2) hubungan penggunaan metode tutor sebaya dengan hasil belajar kompetensi pengetahuan tari Grebeg Sabrang mempunyai hubungan positif dan signifikan terhadap hasil belajar siswa kelas VII SMP Negeri 1 Malang. Pada kelas eksperimen, terbukti 32 responden menggambarkan hasil belajar pada klasifikasi sangat tinggi, 3 responden menggambarkan hasil belajar pada klasifikasi tinggi, 2 responden menggambarkan hasil belajar pada klasifikasi cukup dan 0 responden menggambarkan hasil belajar pada klasifikasi rendah dan sangat rendah. Pada kelas kontrol 29 responden menggambarkan hasil belajar pada klasifikasi sangat tinggi, 6 responden menggambarkan hasil belajar pada klasifikasi tinggi, 2 responden menggambarkan hasil belajar pada kalsifikasi cukupdan 0 responden menggambarkan hasil belajar pada kalsifikasi rendah dan sangat rendah. Setelah diadakan uji independent sample t test hasil belajar pada kelas eksperimen dan kelas kontrol diperoleh rata-rata skor (mean) pada kelas eksperimen 88.78 lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol 80.00. Hasil perhitungan analisis korelasiProduct Moment Pearson diperoleh nilai rhitung sebesar 0,598 yang berarti lebih besar dari nilai rtabel 0,225 pada analisis korelasi Product Moment Pearson dengan menggunakan SPSS 16.00 for windowsdengan jumlah sampel 74 responden. Berdasarkan hasil korelasi tersebut dapat diketahui bahwa hipotesis diterima, yang berarti ada hubungan positif antara penggunaan metode tutor sebaya dengan hasil belajar kompetensi pengetahuan tariGrebeg Sabrang kelas VII SMP Negeri 1 Malang.

Saran dalam penelitian ini, diharapkan guru dapat mengoptimalkan penggunaan metode pembelajaran pada mata pelajaran seni budaya (seni tari) untuk meningkatkan hasil belajar siswa, pendidik dapat menggunakan metode pembelajaran yang bervariasi salah satunya adalah metode tutor sebaya, peserta didik menggunakan bahasa yang lebih akrab. Rasa saling menghargai dan mengerti dibina di antara peserta didik yang bekerja bersama.