SKRIPSI Jurusan Seni dan Desain - Fakultas Sastra UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PERANCANGAN VIDEO FEATURE SEBAGAI MEDIA PROMOSI MUSEUM TEMBAKAU KABUPATEN JEMBER

LEONARDO DEAZ BERRYO

Abstrak


ABSTRAK

Berryo Leonardo Deaz. 2016.. Perancangan Video Feature Sebagai Media Promosi Museum Tembakau Kabupaten Jember. Skripsi, Program Studi Desain Komunikasi Visual, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Sarjono, Drs. M.Sn., (II) H.J. Hendrawan, S.Sn. M.Ds

Kata kunci: Video Feature, Media Promosi, Museum  Tembakau, Jember.

Definisi Media Promosi adalah alat atau sarana yang digunakan untuk mengkomunikasikan suatu produk/jasa/image/perusahaan ataupun yang lain agar dapat lebih dikenal masyarakat lebih luas. Promosi ini diharapkan dapat mengetahui, mengakui, memiliki, dan mengikatkan diri pada suatu barang/jasa/produk/image/perusahaan yang menjadi sasarannya. Seperti Video feature, Video feature adalah serangkaian tayangan televisi yang dibuat dan dibayar oleh sebuah badan usaha untuk menyampaikan pesan, biasanya untuk memasarkan produk ataupun sekadar mengumumkan.  Penggunaan Video feature tentang Museum Tembakau Kabupaten Jember diharapkan dapat dijadikan sebagai media promosi yang baik agar dapat menarik minat masyarakat untuk mengunjungi Museum tersebut.

Perancangan Video feature ini bertujuan menghasilkan rancangan sebuah video sebagai media promosi yang memberikan informasi tentang Museum. Sebuah promosi tentang Museum Tembakau Kabupaten Jember yang dikemas dalam sebuah video.

Skripsi ini akan menghasilkan tiga buah media video dalam bentuk DVD yang berjudul “Museum Tembakau Kabupaten Jember”. Software yang digunakan untuk membuat video feature ini adalah software Adobe Premiere Pro dan Adobe Photoshop. Video feature ini akan dikemas dalam satu paket packaging yang didalamnya terdapat kotak DVD dan sebuah snapshot book.

Karya Skripsi ini sesuai digunakan bagi masyarakat umum dengan rentang usia ideal dari 10 sampai 50 tahun. Anak-anak dibawah umur 10 tahun harus di dampingi oleh orang yang lebih tua, Hal ini disebabkan karena membutuhkan arahan dari orang tua untuk menangkap informasi yang diberikan dari video feature.