SKRIPSI Jurusan Seni dan Desain - Fakultas Sastra UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PERANCANGAN BUKU CERITA BERGAMBAR MELALUI PENOKOHAN KARAKTER KESENIAN BESUTAN SEBAGAI SARANA PELESTARIAN BUDAYA LOKAL

Deninta Dwi Marsetyani

Abstrak


ABSTRAK

Marsetyani Deninta Dwi 2016.Perancangan Buku Cerita Bergambar Melalui Penokohan Karakter Kesenian Besutan Sebagai Sarana Pelestarian Budaya Lokal. Skripsi. Program Studi Desain Komunikasi Visual. Jurusan Seni Dan Desain. Fakultas Sastra. Universitas Negeri Malang. Pembimbing : (I)Drs. Didiek Rahmanadji , M.Pd. (II) Moch. Abdul Rohman, S.Sn, M.Sn.

Kata Kunci : Perancangan,Cerita Bergambar, Besutan, Budaya Lokal.

Budaya Lokal mencerminkan tindak perilaku dan kepercayaan masyarakat. Di Jombang terdapat Kesenian Besut yang merupakan pengembangan Kesenian Lerok dan cikal bakal Ludruk. Ludruk Besutan menampilkan empat tokoh panggung, yakni Besut, Paman Jamino (Paman Ganda)/Manganda, Asmunah/Rusmini, dan Sumogamabar.Banyaknya nilai-nilai luhur yang terkandung dalam cerita Kesenian Besutan ini  harus dilestarikan dan perlu diperkenalkan serta diketahui. Banyaknya generasi muda yang belum mengenal Kesenian Besutan Oleh sebab itu perlu dirancangnya media yang memperkenalkan Kesenian Besutan.

Adapun tujuan untuk melestarikan Kesenian Besutan sebagai warisan buaya lokal dapat dikenal dan dilestarikan.

Model perancangan yang digunakan adalah model perancangan dari Bruce Archer. Pengumpulan data dilakukan dengan cara melaukaan wawancara, kajian pustaka, dokumentasi menghasilkan data yang dibutuhkan untuk perancangan buku cerita bergambar.

Media pendukung lain yang diperlukan untuk memaksimalkan daya tarik budaya lokal adalah  poster, brosur, flyer, dan mini x-banner.