SKRIPSI Jurusan Seni dan Desain - Fakultas Sastra UM, 2017

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

redesin kemasan keripik singkong cap lumba-lumba sebagai upaya reposisi produk

lorenza yudha ardiyanto

Abstrak


Malang merupakan daerah yang kaya wisata, budaya dan kuliner. Dari semua kekayaan yang dimiliki Malang, oleh-oleh khas merupakan nilai tambah tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung. Kripik singkong Cap Lumba-Lumba sebagai salah satu merek yang sudah berdiri tahun 2001 menjadi salah satu camilan yang cukup populer bagi masyarakat Malang, namun tujuan yang ingin diraih oleh perusahaan untuk membuat produk ini  menjadi salah satu oleh-oleh khas Malang dirasa kurang berhasil. Pemahaman tentang fungsi kemasan pada produk ini pun dirasa kurang diperhatikan oleh produsen. Seringkali produk sampai ditangan konsumen dengan kondisi yang kurang baik mulai dari sablon merek/ label yang mengelupas, sampai kemasan yang membuka sehingga kualitas nilai higienis produk tidak terjamin.

Kemasan yang tepat adalah kemasan yang mampu menjaga produk didalam dan citra produk dari luar dengan baik. Merek adalah citra bagi perusahaan, dimana citra ini adalah salah satu faktor penentu proses pembelian oleh konsumen, disamping strategi promosi yang mendukung.

Maka bagaimana merubah citra produk di benak konsumen agar menjadi salah satu oleh-oleh khas Malang, khususnya bagi wisatawan yang berkunjung ke Malang. Konsep yang digunakan adalah memposisikan merek menjadi produk yang higienis tanpa bahan pengawet, dengan mengangkat wisata dan budaya yang ada di Malang untuk membuat kemasan series dan mengangkat isu global warming yang disebabkan karena sampah-sampah plastik yang sulit terdegradasi. Kemasan yang dipakai akan menggunakan bahan yang ramah lingkungan atau yang bisa dipakai kembali, didukung  media yang sesuai dengan konsep redesain menggunakan metode perancangan yang meliputi identifikasi data, analisis, konsep perancangan, hingga eksekusi final desain. Media promosi yang dibuat berfungsi sebagai edukasi dan penarik minat beli konsumen. Promosi menggunakan media non conventional atau media baru yang jarang digunakan, untuk menarik perhatian calon konsumen. Sehingga konsep ini akan memberikan dampak positif bagi merek Lumba-Lumba.