SKRIPSI Jurusan Seni dan Desain - Fakultas Sastra UM, 2008

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Upaya Peningkatan Kompetensi Guru Pendidikan Seni Sebagai Implementasi Dari UU RI No.14 Tahun 2005 SMA Negeri di Kabupaten Jombang

Yudha Rachman

Abstrak


ABSTRAK
Rachman, Yudha. 2008. Upaya Peningkatan Kompetensi Guru Pendidikan Seni Sebagai
Implementasi Dari UU RI No.14 Tahun 2005 SMA Negeri di Kabupaten
Jombang. Skripsi, Jurusan Seni dan Desain Fakultas Sastra Univesitas Negeri
Malang Pembimbing : (1) Dra. Lilik Indrawati, (2) Drs. Muhajir
Kata Kunci: Upaya, Kompetensi, Implementasi, dan Profesionalisme
Peningkatan kualitas pendidikan merupakan hal yang mutlak dalam mencerdaskan
kehidupan bangsa. Posisi strategis guru untuk meningkatkan hasil pendidikan sangat dipengaruhi
oleh kemampuan professional dan faktor kesejahteraanya. Menurut UU RI No. 14 guru wajib
memiliki kualifikasi akademik, kompetensi sertifikat pendidik, sehat jasmani dan rohani, serta
memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional (UURI No. 14 2005.
Pasal:8). Oleh karena itu penulis bermaksud meneliti kondisi kompetensi profesionalisme sudut
pandang guru seni dan kepala sekolah, mengingat interaksi antar komponen yang ada dalam
sekolah memungkinkan masing-masing komponen (guru dan kepala sekolah) akan saling
memberi tanggapan, sebagai upaya peningkatan kompetensi Sebagai Implementasi Dari UU RI
No.14 Tahun 2005 Tentang Profesionalisme Guru SMA Negeri, di Kabupaten Jombang.
Tujuan penelitian ini adalah: Untuk mendiskripsikan, kondisi kompetensi guru seni SMA
Negeri di Kabupaten Jombang, upaya yang dilakukan oleh guru seni dalam meningkatkan
kompetensinya SMA Negeri di Kabupaten Jombang, dan upaya yang dilakukan oleh kepala
sekolah dalam meningkatkan kompetensi guru seni di SMA Negeri di Kabupaten Jombang
Metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif presentil. Subyek penelitian ini adalah
guru seni SMA Negeri di Kabupaten Jombang baik PNS maupun Guru Tidak Tetap (Honorer),
dengan menggunakan teknik purposif random sampling sederhana, diperoleh sample 13 guru
seni dan 12 Kepala Sekolah. Sebagai data utama melalui kuesioner digunakan teknik analisa data
prosentase, data pendukung yaitu dengan wawancara terbuka sebagai penguat data utama.
Hasil penelitian ini, sebagai berikut: Pertama; Kondisi kompetensi guru seni SMA
Negeri di Kabupaten dianalisa melalui (1) Kualifikasi akademik formal, banyak yang belum
sesuai sebagaimana dipersyaratkan undang-undang, (2) Ditemukan banyak guru mempunyai
kualifikasi akademik non formal, (3) Pengalaman mengajar banyak sudah berpengalaman
meskipun dibawah minimal sebagaimana dipersyaratkan undang-undang. Kedua; Upaya guru
seni dalam meningkatkan kompetensinya SMA Negeri di Kabupaten Jombang, dianalisa melalui
(1) sedikit guru yang melajutkan ke jenjang yang lebih tinggi sebagamana telah dipersyaratkan
undang-undang, menunjukkan, (2) banyak guru aktif mengikuti seminar, lokakarya, workshop,
atau pendidikan tambahan yang sesuai dengan bidang keilmuannya. Ketiga; Upaya kepala
sekolah dalam meningkatkan kompetensi guru seni SMA Negeri di Kabupaten Jombang
dianalisa melalui (1) banyak yang memberikan dorongan motivasi kepada guru untuk senantiasa
meningkatkan kompetensinya terutama bidang mata pelajaran yang di ampu oleh guru, (2)
banyak yang memberikan kesempatan bagi guru yang melanjutkan studi, (3) banyak yang
mengadakan evaluasi yang berkelanjutan, meskipun pada kenyataannya kepala sekolah sendiri
yang tidak memberikan langkah nyata akan hal itu, (4) banyak yang memberikan reward kepada
guru yang melanjutkan studi atau berprestasi.
v
Selayaknya tugas depdiknas untuk tetap meningkatkan kompetensi guru, dan
memberikan seleksi khusus bagi calon guru pendidikan seni baru yang lebih berkompetensi
sesuai undang-undang yang tercantum dalam UU Guru dan Dosen. Lain dari pada itu hendaklah
depdiknas dan MGMP lebih intensif memberikan upaya-upaya pelatihan bagi guru kesenian
secara terencana, sistematis dan terprogram, juga evaluasi dan penghargaan yang berkelanjutan
terhadap kinerja para guru sehingga lebih menjamin terwujudnya profesionalisme guru kesenian

Teks Penuh: DOC PDF