SKRIPSI Jurusan Seni dan Desain - Fakultas Sastra UM, 2009

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Perancangan Game Short Path Puzzle Beserta Media Promosinya

Vinsensius Indra Suriantoso

Abstrak


Game komputer akan memberikan pengaruh positif bila digunakan dengan
tepat, yaitu dapat membantu pengembangan intelektual dan motorik seseorang. Salah
satu jenis game komputer yang dapat meningkatkan perkembangan intelegensia
adalah game berjenis Puzzle (teka-teki). Dengan bermain game puzzle, kita bisa
mendapatkan dua hal yang bermanfaat, yaitu sebagai media hiburan alternatif dan
juga sekaligus dapat mengasah kemampuan intelegensia dan logika kita. Sehingga
bisa dikatakan bahwa ketika bermain game puzzle berarti kita melatih otak dengan
cara yang menyenangkan. 
Berdasarkan uraian tersebut di atas, maka dibuatlah sebuah rancangan visual
game puzzle yang mampu mengasah kemampuan intelegensia dan logika, serta
menarik dari segi visual. Hal-hal yang dibahas dalam proses perancangan ini adalah
konsep game, karakterisasi, desain interface, desain level, dan pengadaan tata suara,
serta perancangan media pendukung yang akan digunakan dalam proses promosi
game. Metode perancangan yang digunakan adalah model perancangan prosedural.
Adapun proses produksi game ini didasarkan pada pencarian data referensi dan
empirik, konsep perancangan, dan paparan program visual.
Produk yang dihasilkan berupa sebuah game komputer berjenis puzzle yang
mampu mengasah kemampuan intelegensia dan logika, serta menarik dari segi visual,
yang ditujukan bagi pemain game berusia remaja. Selain itu, perancangan ini
menghasilkan berbagai jenis media promosi yang sesuai untuk membantu proses
pemasaran game, meliputi media above the line yang terdiri dari poster, x-banner, e-
banner, dan film animasi pendek, serta media below the line yang terdiri dari kaos,
cover CD, dan brosur.
Dengan dirancangnya game ini, diharapkan dapat memperkaya khasanah
desain game di Indonesia, sehingga industri produksi game di dalam negeri bisa
berkembang lebih baik, dan tidak lagi bersifat individu dalam pengerjaan, melainkan
dapat menjadi sebuah industri terbuka yang mampu menyerap banyak tenaga kreatif.