SKRIPSI Jurusan Seni dan Desain - Fakultas Sastra UM, 2012

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INVESTIGASI KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK DALAM MENGAPRESIASI KARYA SENI TARI JAWA TIMUR PADA SISWA KELAS VII-F SMPN 6 BLITAR

ALIATUL KHUSNA

Abstrak


ABSTRAK

 

Khusna, Aliatul. 2012. Penerapan Model Pembelajaran Investigasi Kelompok untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Peserta Didik dalam Mengapresiasi Karya Seni Tari Jawa Timur pada Siswa Kelas VII-F SMPN 6 Blitar. Skripsi. Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Drs. Iriaji, M.Pd, (II) Tutut Pristiati, S,Sn.

 

Kata Kunci: penerapan model, Investigasi Kelompok, hasil belajar, apresiasi, tari Jawa Timur, Blitar.

Penerapan model pembelajaran yang kurang mampu meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa merupakan salah satu masalah yang terjadi di dalam kelas. Untuk itu perlu adanya proses perencanaan pembelajaran, proses pelaksanaan pembelajaran, serta penilaian proses dan penilaian hasil pembelajaran dengan menggunakan model Investigasi Kelompok kepada siswa kelas VII-F SMPN 6 Blitar yang dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa dalam mengapresiasi karya seni tari Jawa Timur.

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) peningkatan aktivitas belajar siswa setelah penerapan model pembelajaran Investigasi Kelompok pada mata pelajaran seni tari materi apresiasi pada siswa kelas VII-F di SMP Negeri 6 Blitar (2) peningkatan hasil belajar setelah penerapan model pembelajaran Investigasi Kelompok pada mata pelajaran seni tari materi apresiasi pada siswa kelas VII-F di SMP Negeri 6 Blitar (3) penilaian proses dan penilaian hasil pembelajaran setelah penerapan model Investigasi Kelompok pada mata pelajaran seni tari materi apresiasi pada siswa kelas VII-F di SMP Negeri 6 Blitar.

Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus tindakan. Pelaksanaan PTK meliputi empat tahap yaitu (1) perencanaan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) pengamatan, dan (4) refleksi. sedangkan teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, angket, tes, dokumentasi, dan catatan lapangan. Penelitian tindakan kelas ini, peneliti terlibat langsung pada proses penelitian dari awal hingga berakhirnya penelitian dan pelaporan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas dan hasil belajar mengalami peningkatan. Hal ini dapat dilihat dari presentase ketercapaian aktivitas belajar siswa pada siklus I rata-rata 33% dan meningkat menjadi 68,6% pada siklus II yang mengalami peningkatan sebesar 39,2%. Hasil belajar siswa menunjukkan peningkatan dari persentase nilai rata-rata tes akhir setiap siklus yaitu dari siklus I ke siklus II masing-masing nilai rata-ratanya 66,7 dan 83,3. Selisih rata-rata kelas siklus I ke siklus II sebesar 16,6. Berdasarkan data yang diolah menggunakan rumus persentase peningkatan, diketahui peningkatan hasil belajar dari siklus I ke siklus II adalah sebesar 24,8%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan model pembelajaran Investigasi Kelompok dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi apresiasi seni tari.

Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan agar guru menggunakan berbagai macam variasi model pembelajaran untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Penerapan model pembelajaran Investigasi Kelompok dapat dijadikan alternatif pertimbangan dalam penggunaan variasi model pembelajaran.