SKRIPSI Jurusan Seni dan Desain - Fakultas Sastra UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN APRESIASI KARYA SENI KRIYA MATA PELAJARAN SENI BUDAYA BERBASIS MULTIMEDIA INTERAKTIF DI SMA

Cahyo Wahyu Darmawan

Abstrak


ABSTRAK

 

Darmawan, Cahyo Wahyu. 2011. Pengembangan Media Pembelajaran Apresiasi Karya Seni Kriya Mata Pelajaran Seni Budaya Berbasis Multimedia Interaktif Di SMA. Skripsi, Jurusan Pendidikan Seni Rupa, SASTRA, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dr. Moeljadi Pranata, M.Pd, (II) Drs. Anak Agung Gde Rai Arimbawa, M.Sn

 

Kata Kunci: media pembelajaran, multimedia interaktif, animasi, apresiasi karya seni kriya

 

Materi Apresiasi karya seni kriya  merupakan kajian seni budaya yang mengkaji tentang pengertian seni kriya, teknik, bahan, dan jenis-jenis seni kriya di Nusantara, sehingga dalam penjelasannya tidak cukup hanya dengan cara lisan saja. Kondisi ini menyebabkan kesulitan siswa dalam memahami materi, khususnya jenis-jenis seni kriya, seperti: seni kerajinan kulit, seni kerajinan logam, seni kerajinan ukir, seni kerajinan anyam, seni kerajinan keramik, dan seni kerajinan batik . Hal tersebut disebabkan guru kesulitan untuk menunjukkan secara langsung jenis-jenis tersebut di dalam kelas. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu cara untuk mengatasi permasalahan tersebut, yaitu dengan memanfaatkan media pembelajaran.

Tujuan penelitian ini adalah pengembangan media pembelajaran yang dapat menunjukkan apresiasi karya seni kriya yang dapat membantu siswa memahami materi tersebut. Pengembangan ini menghasilkan media pembelajaran berupa multimedia interaktif yang dapat menggabungkan antara teks, gambar, video, dan animasi sehingga apresiasi karya seni kriya dapat dipresentasikan.

Rancangan penelitian ini menggunakan model pengembangan prosedural yang bersifat deskriptif, yang terdiri dari kegiatan identifikasi kompetensi dasar dan indikator, analisis bahan ajar, desain media, produksi, editing, prototipe media, validasi produk, uji coba produk, dan produk akhir. Data penelitian bersifat kualitatif  dan diperoleh dari uji validasi produk dari ahli media dan ahli materi serta data hasil uji coba produk di sekolah. Data tersebut dianalisis dengan teknik deskriptif kualitatif persentase.

Hasil uji validasi diketahui bahwa media ini ”valid”. Hasil uji coba produk diperoleh nilai 87% dengan kriteria ”layak”. Berdasarkan hasil uji validasi dan uji coba tersebut, disimpulkan bahwa produk valid dan layak digunakan sebagai media pembelajaran di sekolah.

Bertitik tolak dari penelitian ini, beberapa saran yang diperkirakan dapat meningkatkan manfaat dan pengembangan produk yang akan datang diajukan adalah: (1) guru hendaknya menggunakan media ini dalam pembelajaran di kelas khususnya untuk materi apresiasi karya seni kriya , (2) penggunaan LCD Proyektor untuk memperoleh tampilan yang lebih besar sehingga memudahkan siswa untuk mengamati tayangan media, (3) agar produk digunakan secara luas, guru pengajar mata pelajaran seni budaya, baik tingkat SMP maupun SMA.