SKRIPSI Jurusan Seni dan Desain - Fakultas Sastra UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Makna Ragam Gerak Tari Baris Tunggal: Penerapannya pada kegiatan Ekstrakurikuler di SMPN 4 Mendoyo Jembrana-Bali

Diah Rusdhiana

Abstrak


ABSTRAK

 

Rusdhiana, Diah. 2011. Makna Ragam Gerak Tari Baris Tunggal: Penerapannya pada kegiatan Ekstrakurikuler di SMPN 4 Mendoyo Jembrana-Bali. Skripsi, Jurusan Seni dan Desain Fakultas Sastra Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Dra. Hj. Endang Woro S. D. P, M. Pd, (II) Drs. Supriyono.

 

Kata Kunci: Ragam Gerak Tari Baris, Ekstrakurikuler

Tari Baris merupakan tarian dasar putra yang harus dikuasai sebelum mempelajari tari Bali putra yang lain. Pada tari Baris, terdapat makna simbolik yang terkandung dalam setiap ragam geraknya. Tari Baris merupakan salah satu tarian wajib yang diberikan dalam pembelajaran ekstrakurikuler di SMPN 4 Mendoyo Jembrana-Bali. Dalam penerapanya dikegiatan ekstrakurikuler tersebut, makna simbolik ragam gerak tari Baris berfungsi sebagai materi yang diajarkan untuk menunjang keterampilan siswa dalam menarikan tarian ini. Rumusan masalah penelitian ini adalah (1) Bagaimanakah ragam gerak tari Baris tunggal?, (2) Bagaimanakah makna simbolik ragam gerak tari Baris tunggal?, dan (3) Bagaimanakah penerapan makna ragam gerak tari Baris tunggal pada pembelajaran ekstrakurikuler di SMPN 4 Mendoyo Jembrana-Bali?

Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang dilaksanakan di wilayah Jembrana Bali. Subjek dalam penelitian ini adalah dua seniman tari Bali dan satu guru seni tari. Pada penelitian ini peneliti sebagai instrumen atau alat pengumpul data utama. Dalam teknik pengumpulan datanya, peneliti melakukan wawancara dengan menggunakan pedoman wawancara yang telah dirancang sebelumnya. Analisis data dilakukan dengan cara mereduksi data, penyajian data serta penarikan kesimpulan. Dan untuk mengecek keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Ragam gerak pada tari Baris tunggal terdiri dari empat unsur utama meliputi agem, tandang, tangkep, dan tangkis. (2) Makna simbolik pada ragam gerak tari Baris tunggal antara lain: agem bermakna kegagahan seorang prajurit, malpal bermakna perjalanan seorang prajurit kesuatu tempat, ngeraja singa bermakna jiwa seorang prajurit yang garang dan bijaksana seperti singa, ambil pajeng bermakna seorang prajurit yang mengambil senjata, tayong bermakna kewibawaan seorang prajutit, napdap gelung bermakna membenahi gelungan, mungkah lawang bermakna kesiapan hati seorang prajurit sebelum berperang, dan ngombak lantang bermakna ketegasan dan kelincahan seorang prajurit saat berperang. (3) Pada kegiatan ekstrakurikuler di SMPN 4 Mendoyo Jembrana-Bali, makna ragam gerak tari Baris tunggal menjadi bahan apresiasi siswa yang bertujuan untuk membantu siswa dalam menarikan tarian ini.

Dari hasil penelitian maka kepada mahasiswa Progam Studi Pendidikan Seni Tari Universitas Negeri Malang dan juga siapapun yang sedang belajar menari Baris disarankan agar mempelajari Tari Baris bukan hanya sebagai usaha perbendaharaan tari tradisi saja melainkan dapat memanfaatkan makna simbolik yang terdapat pada tiap ragamnya agar benar-benar mengerti tentang tari Baris tunggal.