SKRIPSI Jurusan Seni dan Desain - Fakultas Sastra UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Buku Panduan Belajar Mewarnai dengan Bahan Alam dalam Pembelajaran Seni di TK

Windy Uswatun Chasanah

Abstrak


ABSTRAK

 

Chasanah, Windy Uswatun. 2011. Pengembangan Buku Panduan Belajar Mewarnai  Dengan Bahan Alam Dalam Pembelajaran Seni. Skripsi, Jurusan Seni dan Desain Program Studi S1 Pendidikan Seni Rupa FS Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dra. Tjitjik Sriwardhani, M.Pd , (II) Drs. Didiek Rahmanadji.

 

Kata Kunci: Pengembangan, Panduan Mewarnai, Bahan Alam, Seni Rupa, TK

Pembelajaran seni rupa di TK identik dengan mewarnai bentuk-bentuk sederhana karena disesuaikan dengan kemampuan anak TK yang masih tahap belajar. Kegiatan mewarnai di TK selalu menggunakan crayon, spidol, dan  pensil warna karena dianggap praktis dan mudah di dapat. Tetapi tidak ada salahnya, sekali waktu kegiatan mewarnai di TK menggunakan pewarna yang berasal dari bahan alam yang tersedia di sekitar tempat tinggal anak-anak. Sementara itu panduan mewarnai yang ada dan dijual di toko-toko buku adalah panduan mewarnai dengan crayon, spidol, dan  pensil warna, oleh karena itu agar anak-anak  dapat mengenal pewarna alam dengan baik, guru perlu mengenalkan bahan alam melalui buku panduan mewarnai.

Tujuan dari pengembangan ini adalah untuk menghasilkan buku panduan belajar mewarnai dengan bahan alam dalam pembelajaran seni rupa mewarna bentuk-bentuk sederhana di TK. Dalam pengembangan ini akan dikembangkan model pengembanngan prosedural sebagai dasar pengembangan produk. Model pengembangan seperti yang dijelaskan di atas. Selain menghasilkan produk pengembangan prosedural juga menghasilkan komponen-komponen produk yang akan dikembangkan serta keterkaitan antara komponen tersebut. Langkah-langkah tersebut antara lain: Studi pustaka, survey lapangan, penyusunan draft produk, uji coba kelompok kecil, revisi, dan produk siap digunakan.

Hasil validasi subjek ahli menyatakan buku valid dan dapat digunakan meskipun ada sedikit revisi atau perbaikan pada bagian-bagian tertentu. Sedangkan hasil  penelitian pengembangan ini menunjukan produk buku diterima dan mendapat respon baik dari guru-guru yang menjadi subjek penelitian. Bahkan 88%  responden akan mencoba menerapkan isi yang terkandung dalam Buku Panduan mewarnai dengan bahan alam ini. Tanggapan yang baik juga ditunjukan anak yang mengikuti kegiatan belajar mewarnai dengan bahan di TK 2 Mei 1 salah satu TK di kecamatan Sempu, Banyuwangi, yang begitu antuas dan semangat dalam kegiatan mewarnai dengan bahan alam.

Kegiatan mewarnai dengan bahan alam memang sedikit sulit tapi akan menyenangkan bagi anak. Demi kelancaran kegiatan mewarnai ini ada beberapa saran yaitu memilih bahan alam yang mudah didapat, memahami isi buku panduan sehingga mengurangi kesulitan dalam pembelajaran, dan memilih bahan alam yang tidak meninggalakan noda pada baju anak untuk menjaga kebersihan dan protes dari orang tua. Upaya penyebarluasan buku panduan ini dapat dilakukan melalui IGTKI (Ikatan Guru TK republik Indonesi) dan melalui jurnal ilmiah. Hal ini dikarenakan karya ilmiah yang berhubungan dengan pewarna alam masih sedikit dan perlu untuk dilakukan pengembangan lebih lanjut untuk tambahan ilmu pengetahuan.