SKRIPSI Jurusan Seni dan Desain - Fakultas Sastra UM, 2011

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Perancangan Media Pembelajaran Berbasis Multimedia Interaktif dengan Materi Wayang Topeng Malang dan Tari Bapang Kedungmonggo bagi Siswa SMP

anggar syaf'iah gusti

Abstrak


ABSTRAK

 

Gusti, Anggar Syaf’iah. 2010. Perancangan Media Pembelajaran Berbasis Multimedia Interaktif dengan Materi Wayang Topeng Malang dan Tari Bapang Kedungmonggo bagi Siswa SMP. Skripsi, Program Studi Pendidikan Seni Tari, Jurusan Seni dan Desain, Fakultas Sastra, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (I) Tri Wahyuningtyas, S.Pd., M.Si. (II) Andy Pramono, S. Kom, M. T.

 

Kata Kunci: Perancangan, Media Pembelajaran, Multimedia Interaktif, Wayang Topeng Malang, Tari Bapang Kedungmonggo.

Perancangan media pembelajaran berbasis multimedia interaktif dengan segala keunggulannya diharapkan mampu mengatasi bermacam kendala yang dihadapi guru Seni Budaya SMP di Malang dalam pengajaran materi Apresiasi Tari Tradisional Daerah Setempat. Keterbatasan jam pelajaran, banyak guru Seni Budaya yang tidak berlatar pendidikan seni tari, generasi muda yang menganggap tari tradisional adalah seni kuno, tari tradisional tidak lagi populer di masyarakat, dan referensi buku tentang tarian tradisional yang masih sedikit adalah kendala- kendala yang menyebabkan situasi belajar Mengapresiasi Tari Tradisional Daerah Setempat menjadi tidak kondusif. Bahkan, banyak SMP di Malang yang membuat kebijakan untuk tidak memasukkan Seni Tari sebagai mata pelajaran Intrakurikuler. Media pembelajaran ini dirancang untuk mendukung pengajaran di sekolah yang dipandu guru juga pembelajaran secara mandiri oleh siswa. Tampilan media yang menarik dapat meningkatkan motivasi belajar siswa dan dengan perencanaan proses pembelajaran yang baik, diharapkan siswa mudah diarahkan untuk mempelajari dan mengapresiasi tari tradisional daerah setempat khususnya Malang.

Perancangan media didasarkan pada KTSP Seni Budaya sub Seni Tari SMP kelas VII dengan standar kompetensi mengapresiasi tari tradisional daerah setempat. Target perancangan ini adalah guru dan siswa SMP Kelas VII. Penyusunan naskah media didasarkan pada Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang berisi tujuan pembelajaran, materi pembelajaran, kegiatan belajar, dan instrumen evaluasi untuk 4 kali pertemuan. Naskah yang ada dikembangkan menjadi bentuk draft tayang yang menjadi acuan pembuatan media. Data-data untuk materi dalam produk ini didapat dari wawancara kepada pelaku seni Wayang Topeng Malang di Kedungmonggo; pendokumentasian teks dan foto dari berbagai sumber; pendokumentasian foto dan video gerak tari, busana tari, dan topeng dilakukan ke salah satu sanggar Wayang Topeng di Malang. Media pembelajaran terdiri atas SK KD Indikator, materi pembelajaran (Konsep Seni Tari, Wayang Topeng Malang, dan Tari Bapang Kedungmonggo) dan evaluasi materi.

Berdasarkan kegiatan diatas, diharapkan produk perancangan ini dapat digunakan sebagai alternatif baru untuk memperkenalkan tari tradisional kepada siswa SMP dengan lebih menarik. Saran yang diajukan, hendaknya banyak dibuat perancangan media pembelajaran tentang tari-tarian tradisional sehingga generasi muda lebih mengenal jati diri bangsa Indonesia lewat kesenian yang dimiliki.