SKRIPSI Jurusan Sejarah - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

KENDARAAN TEMPUR DAN STRATEGI PERANG JERMAN PADA PERANG DUNIA II 1932-1945

Zakki Alwan Rhadiansyah, Zakki Alwan Rhadiansyah, Zakki Alwan Rhadiansyah

Abstrak


Abstrak

 

Peradaban yang kian lama semakin maju yang disertai dengan berkembang pesatnya ilmu pengetahuan justru menjadi pemicu sebuah konflik dengan dampak yang semakin besar. Ketika dunia memasuki abad ke 20 rangkaian konflik umat manusia telah sampai pada puncaknya dengan ditandai oleh terjadinya dua perang berskala global yaitu Perang Dunia I dan Perang Dunia II. Jerman telah belajar banyak mengenai konsep pertempuran yang efektif setelah mengalami kekalahan besar pada Perang Dunia I dengan mengubah konsep perang statis ke arah peperangan bergerak yang lebih dinamis. Jerman mengubah konsep peperangan yang awalnya merupakan system pertahanan statis berupa parit dan barikade yang dipasang memanjang menjadi kekuatan bergerak berupa kendaraan tempur lapis baja (Armoured Fighting Vehicle) yang didukung oleh infantri bermotor, artileri dan pesawat serbu darat. . Dengan demikian Jerman perlu mengembangkan teknologi kendaraan tempurnya sebagai instrument untuk mewujudkan strategi perang yang efektif dan efisien untuk menghadapi konflik global selanjutnya yaitu Perang Dunia II. Dalam rangka membangun instrument perang tersebut, Jerman telah mengembangkan dan membangun kendaraan tempur sejak periode interwar 1932-1939 hingga periode perang 1939-1945. Dalam proses pengembangannya kendaraan-kendaraan tempur Jerman masing-masing diproduksi berdasarkan kegunaan tertentu untuk diaplikasikan secara langsung di medan pertempuran.

Kata Kunci: Kendaraan Tempur, Strategi Perang Jerman, Armoured Warfare

 

ABSRACT

 

Civilization which is getting more and more advanced with the rapid development of knowledge actually triggers a conflict with greater impact. When the world entered the 20th century the series of human conflicts had reached its peak marked by the occurrence of two global scale wars namely World War I and World War II. Germany has learned a great deal about the concept of effective fighting after experiencing a major defeat in World War I by changing the concept of static warfare into more dynamic mobile warfare. Germany changed the concept of war which was originally a static defense system in the form such as trenches and barricades that were installed extending into a moving force into the form of armored fighting vehicles supported by motorized infantry, artillery and ground attack aircraft. Thus Germany needs to develop its combat vehicle technology as an instrument to realize an effective and efficient war strategy to deal with the next global conflict, namely World War II. In order to build the war instrument, Germany has developed and built combat vehicles from the 1932-1939 interwar period to the 1939-1945 war period. In the process of developing German combat vehicles each produced based on certain uses to be applied directly on the battlefield.

Keywords: Combat Vehicles, German War Strategy, Armored Warfare