SKRIPSI Jurusan Sejarah - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

perkembangan Infrastruktur Kota Kepanjen 1981-2016

Alfariz Hamzah

Abstrak


ABSTRAK

Alfariz, Hamzah. 2019. Perkembangan Infrastruktur Kota Kepanjen Tahun 1981-2016. Skripsi, Program Studi Ilmu Sejarah, Jurusan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing (I) Dra. Yuliati, M.Hum, (II) Drs. Marsudi, M.Hum.

Kata Kunci: Kepanjen, infrastruktur, kota

Kota Kepanjen merupakan salah satu kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Malang. Wilayah kecamatan Kepanjen terdiri dari 4 kelurahan dan 14 desa. Pada tahun 2008 Kepanjen secara resmi ditetapkan sebagai ibukota Kabupaten Malang. Perkembangan kota tentunya menimbulkan masalah baru, terutama yang berkaitan dengan perkembangan infrastruktur kota. Perkembangan Kota Kepanjen memicu permasalahan utamanya dalam bidang infrastruktur kota. Permasalahan dari skripsi ini adalah bagaiman perkembangan infrastruktur Kota Kepanjen, dan faktor apa saja yang mempengaruhi perkembangan Kota Kepanjen.

Tujuan penelitian ini adalah

(1) Untuk mendeskripsikan perkembangan infrastruktur Kota Kepanjen tahun 1981-2016. 

(2)  Untuk mendeskripsikan faktor-faktor yang mempengaruhi perkembangan infrastruktur Kota Kepanjen 1981-2016.

Metode penelitian ini menggunakan metode historis yang terdapat lima tahapan, yaitu: pemilihan topik, heuristik (pengumpulan sumber tertulis, foto, dan peta), setelah itu dilakukan kritik, yaitu kritik eksternal dan internal, selanjutnya tahap interpretasi atau penafsiran data, dan yang terakhir adalah historiografi, yaitu penulisan sejarah berdasarkan data-data yang telah diperoleh. Metode tersebut digunakan untuk menyusun fakta, mendeskripsikan, dan menarik kesimpulan tentang apa yang terjadi pada masa lampau.

Hasil dari penelitian memperoleh dua kesimpulan sebagai berikut. Pertama, Perkembangan infrastruktur Kota Kepanjen didasarkan pada beberapa aspek seperti keadaan infrastruktur yang telah tersedia yaitu jalan, pusat perbelanjaan, terminal dan stasiun, rumah sakit, dan pusat kegiatan olahraga. Infrastruktur yang baru dibangun seperti gedung pemerintahan, gedung dewan, pengadilan negeri juga mempengaruhi perkembangan Kota Kepanjen. Kedua, Perkembangan infrastruktur Kota Kepanjen sebagai Ibukota Kabupaten Malang dipengaruhi oleh beberapa faktor. Diantara faktor tersebut antara lain, faktor politik, ekonomi, sosial, dan daya dukung lingkungan.