SKRIPSI Jurusan Sejarah - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Bahan Ajar Booklet Berbasis Sejarah Lokal Tentang Perjuangan Letnan Muda Choiroel Hoeda (1945-1946) untuk Pembelajaran Sejarah Siswa Kelas XI IIS 2 MA Ma’arif 17 Tarbiyatus Shibyan Lamongan

Moh. Shofil Hidayat

Abstrak


Keberhasilan proses pembelajaran akan tercapai apabila seluruh komponen saling bekerjasama untuk mencapai tujuan dengan ditunjang oleh pengelolaan yang baik. Salah satu komponen penting dalam proses pembelajaran adalah bahan ajar. Berdasarkan wawancara dengan guru matapelajaran sejarah di MA Ma’arif 17 Tarbiyatus Shibyan Lamongan didapatkan bahwa hambatan seorang guru dalam mengajar adalah keterbatasan bahan ajar, serta keterbatasan buku-buku penunjang lainnya selain buku paket yang disediakan oleh sekolah dan juga LKS yang digunakan oleh siswa. Terkait dengan KD 3.6 kelas XI yaitu menganalisis peran tokoh-tokoh nasional dan daerah dalam memperjuangankan kemerdekaan Indonesia, Peneliti memilih materi tentang perjuangan tokoh daerah yang ada di Lamongan yaitu peran perjuangan Lenan Muda Choiroel Hoeda karena dirasa materi tersebut menarik untuk dikembangkan karena tidak begitu di kenal masyarakat dan oleh pihak pengajar di MA Ma’arif 17 Tarbiyatus Shibyan Lamongan juga menyarankan untuk menggunakan materi tersebut. Berdasarkan wawancara kepada siswa kelas XI IIS 2 MA Ma’arif 17 Lamongan didapatkan bahwa sedikit siswa yang mengetahui sejarah dari tokoh tersebut dan belum ada buku atau bahan ajar yang menjelaskan sejarah dari Letnan Muda Choiroel Hoeda.

Tujuan penelitian pengembangan ini adalah menghasilkan produk berupa bahan ajar booklet berbasis sejarah lokal tentang perjuangan Letnan Muda Choiroel Hoeda untuk pembelajaan sejarah siswa kelas XI IIS 2 MA Ma’arif 17 Tarbiyatus Shibyan Lamongan. Pengembangan ini didasarkan pada permasalahan yang ditemukan oleh peneliti saat melakukan observasi dan wawancara. Implikasi dari tujuan penelitian dan pengembangan ini adalah untuk melihat keefektifan produk yang telah dibuat.

Model pengembangan yang digunakan untuk mengembangkan bahan ajar booklet berbasis sejarah lokal yaitu model pengembangan Borg & Gall yang terdiri dari beberapa tahap yaitu (1) Reseacrh and Informating Collecting, (2) Planning, (3) Develope preliminary from of product, (4) Preliminary field testing, (5) Main product revision, (6) Main field testing, (7) Operation product revision, (8) Operational field testing, (9) Final product revision, (10) Dissemination and implementtion.

Melalui penelitian yang dilakukan di MA Ma’arif 17 Tarbiyatus Shibyan Lamongan maka diperoleh persentase penilaian dari validator ahli materi sebesar 76,66% tergolong dalam kriteria layak, dan untuk validator media/bahan ajar diperoleh persentase sebesar 96,36% tergolong dalam kriteria sangat layak.

Angket respon siswa pada uji coba produk kelompok kecil diperoleh hasil persentase sebesar 90,83% tergolong dalam kriteria sangat layak, dan untuk angket respon siswa pada uji coba produk kelompok besar diperoleh persentase sebesar 94,77% tergolong dalam kriteria sangat layak. Berdasarkan hasil yang diperoleh dari persentase tersebut, dapat dikatakan bahwa produk booklet berbasis sejarah lokal dengan muatan materi tentang perjuangan Letnan Muda Choiroel Hoeda sangat valid dan layak digunakan sebagai bahan ajar dalam proses pembelajaran sejarah dalam kelas. Akan tetapi, masih banyak kekurangan-kekurangan yang dapat dikoreksi lebih lanjut untuk dilakukan pengembangan lebih lanjut.