SKRIPSI Jurusan Sejarah - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengaruh Panca Usaha Tani Terhadap Sistem Pertanian Masyarakat Di Kecamatan Tumpang Kabupaten Malang (1969-2010)

Khoirun Nisa'

Abstrak


ABSTRAK

Pertanian merupakan sarana penting untuk memenuhi kebutuhan pangan manusia. Peningkatan  penduduk di Indonesia yang semakin tinggi menyebabkan keterbatasan pada ketersediaan hasil pangan. Pemerintah mengupayakan peningkatan produksi melalui intensifikasi yang terdapat pada Rencana Pembangunan Lima Tahun 1969. Intensifikasi pertanian dilakukan dengan menerapkan Panca Usaha Tani, dengan bantuan petugas penyuluh lapangan yang mengenalkan pada petani. Pada pelaksanaannya, Panca Usaha Tani terus berjalan dengan baik. Dampak baiknya pertanian semakin mudah karena penggunaan peralatan modern. Di sisi lain muncul permasalahan baru, peningkatan konsumsi pestisida dan bahan kimia buatan oleh petani meningkat. Sehingga memunculkan gerakan pertanian ramah lingkungan tahun 2010.

Kata Kunci :  Pengaruh, Intensifikasi, Panca Usaha Tani, Pertanian, Masyarakat.

ABSTRACT

Agriculture is an important means to fulfill human food needs. The increasing population in Indonesia has caused limitations on the availability of food products. The government attempts to increase production through the intensification in Rencana Pembangunan Lima Tahun (Repelita) 1969. The intensification of agriculture was done by implementing Panca Usaha Tani, with assistance by BPP (Balai Penyuluh Pertanian) each district. In the implementation, Panca Usaha Tani continued to go well. The good impact of agriculture was easier to achieve by farmers, cause they use the modern equipment. In other side, appears a new problems appears which was consumtion of pestisides  and chemical fertilizer by farmers is increased. Following that, the government had spread a movement of environmentally by green food and organic agriculture in 2010.

Keywords: Impact, Intensification, Panca Usaha Tani, Agriculture, Community.