SKRIPSI Jurusan Sejarah - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Pengembangan Media Pembelajaran Unity Mobile Learn Line Berbasis Android dalam Materi Masuknya Islam Ke Indonesia bagi Siswa Kelas X Smkn 1 Kediri.

Lakumau Deris

Abstrak


RINGKASAN

Lakumau, Deris. 2019. Pengembangan Media Pembelajaran Unity Mobile Learn Line Berbasis Android dalam Materi Masuknya Islam Ke Indonesia bagi Siswa Kelas X Smkn 1 Kediri. Skripsi, Jurusan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Joko Sayono, M. Pd, M. Hum.

Kata Kunci: Pengembangan, Unity Mobile Learn-line, Islamisasi dan Silang Budaya, R n D

Keberadaan ruang digital menjadi primadona terutama bagi pelajar. Wujud dari ruang digital yang lebih luas lagi adalah munculnya ruang sosial berbentuk digital yang baru yang disebut sebagai media sosial yang semakin meningkat setiap tahunnya. Pemakaian media pembelajaran yang berorientasi pada perkembangan zaman sekarang seperti kecanggihan teknologi yang saat ini dalam genggaman (smartphone) dalam proses belajar mengajar dapat membangkitkan minat, motivasi dan rangsangan kegiatan belajar, maka dari itu perlu penelitian lebih lanjut unutk pengembagan produk berupa media sebagai pendukung untuk proses pembelajaran.

Penelitan Pengembangan Media pembelajaran ini bertujuan untuk mengembangkan media Unity Mobile Learn-line berbasis Android dalam materi masuknya islam ke Indonesia untuk kelas X, dan untuk mengetahui kelayakan media pembelajaran  berdasarkan penilaian dari ahli materi, ahli media, dan respon dari praktisi pendidikan, dan peserta didik.

Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitan pengembangan (R&D) . Penelitian dilakukan di SMKN 1 Kota Kediri. Proses penelitian pengembangan ini dilaksanakan dengan beberapa tahapan yang diadaptasi dari model penelitian pengembangan versis ADDIE. Tahapan dilakukan yaitu analisys, design, development, dan implementation. Tahap analisys meliputi studi lapangan dan studi literatur. Tahap design meliputi pembuatan flowchart, dan storyboard. Tahap developmment  meliputi pembuatan produk , validasi materi, validasi media, serta revisi produk jika perlu adanya perubahan dari materi ataupun dari tampilan media. Tahap implementation dilakukan uji coba produk, yang pertama adalah uji coba terhadap praktisi pendidikan, dan kedua uji coba terhadap peserta didik, ujicoba peserta didik ini dilakukan 2 tahap yaitu uji coba kelompok kecil melibatkan 8 peserta didik, sedangkan ujicoba kelompok besar melibatkan 26 peserta didik. Kemudian tahap Evaluation  yang meliputi Revisi Produk pada tahap pengembangan dan Revisi produk akhir tahap implementasi.

Hasil penilaian dari ahli materi 96,46% dengan kategori sangat baik/sangat layak. Sedangkan validasi ahli media memperoleh dengan rerata 95,34% dengan kategori sangat baik/sangat layak. Hasil uji coba terhadap praktisi pendidikan praktisi pendidikan memeperoleh 87,72 % ini berarti media pembelajaran tersebut sangat layak. Hasil uji coba pada peserta didik kelompok kecil memperoleh rata-rata skor 82,75%. Sedangkan uji coba pada peserta didik kelompok besar memperoleh rerata skor 83,62%, maka dari itu dikategorikan sangat baik/sangat layak. Dengan demikian, media pembelajaran Unity Mobile Learn-line sangat layak untuk digunakan.

Media pembelajaran ini bersifat fleksibel dalam menyesuaikan dengan fasilitas pada saat kegiatan pembelajaran berlangsung dan kondisi peserta didik. Umumnya peserta didik sudah mempunyai Handphone/smartphone berbasis Android. Apabila didalam pembelajaran terdapat fasilitas yang belum mendukung peserta didik untuk mengoperasikan media pembelajaran melalui laptop yang terinstal bluestack atau aplikasi android .

SUMMARY

Lakumau, Deris. 2019. Learning Media Development  Unity Mobile Learn-Line Android Based in the Matter of Islam to Indonesia  for Students of  Class X Smkn 1 Kediri. Thesisi, History Education, Faculty of Social Science, State University of Malang. Supervisor: Dr. Joko Sayono, M. Pd, M. Hum.

Keywords: Development, Unity Mobile Learn-line, Islamisisation and cross culture. R n D

The existence of the digital space being a prima donna especially for students. Existence of a broader digital space again is the emergence of social space is shaped a new digital is referred to as social media increasing each year. The use of learning-oriented media times right now as the sophistication of the technology that is currently in the grips (smartphones) in the process of teaching and learning can generate interest, motivation and the stimulation of learning activities, therefore needs to be more research to pengembagan products in the form of media as a supporter to the learning process.

The study of these learning Media development aims to develop media Unity Mobile Learn-line -based Android in matter of islam to Indonesia for class X, and to find out the feasibility of the learning media based on the assessment of the experts the material, media experts, and the response of education practitioners, and learners.

The methods used in this research is the study of development (R & D). Research conducted at SMK N 1 Kediri. The process of development, this research was carried out with several stages, adapted from the research development model versis ADDIE. The stages performed i.e. analisys, design, development, and implementation. Phase analisys include fieldwork and study of literature. Stage design includes the creation of flowcharts, and storyboards. Developmment phase includes product creation, validation, validation of media material, as well as product revision, if necessary, any change of the material or from the display of the media. Stage of implementation conducted trials of the product, the first trials against the practitioner education, and a second trial against the learners, learners test is done 2 stage i.e. trials involving small groups of 8 students While the tests involving a large group of 26 students. Then the Evaluation stage which includes product revisions at the development stage and revision of the final product stage implementation.

The results of expert material 96.46% by category very good/very feasible. While media experts obtain validation with average 95.34% by category very good/very feasible. Trial results against the practitioner education practitioner education won 87.72% This means that learning very decent media. results of tests on a small group of learners gained an average score of 82.75%. While a test run on a large group of learners gain the average score 83.62%, thus categorized very good/very feasible. Thus, learning media Unity Mobile Learn-line is well worth to be used.

These learning media is flexible in adjusting its use is facilities at the time of berlangung learning activities and condition of the learners. General learners already have Mobile/Android-based smartphone. When in the learning there are who do not yet support the learners to operate media learning through laptops installed bluestack or android applications. This learning medium is flexible in adapting to facilities during the on going learning activities an student conditions. Generally learnners already have a mobile/smartphone based on Android. If in learning there there facilities that do not support learners to operatr learning to operate learning media thorugh a lapto installed Bluestack or android aplication