SKRIPSI Jurusan Sejarah - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penerapan Media Sosial Whatsapp Untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Sejarah Indonesia Siswa Kelas X IPA 5 Di SMAN 9 Malang

Sa'adah Siti Balqis Nur

Abstrak


ABSTRAK

Sa’adah, Siti Balqis Nur. 2019. Penerapan Media Sosial Whatsapp untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Sejarah Indonesia Siswa Kelas X IPA 5 di SMAN 9 Malang. Skripsi. Jurusan Pendidikan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr.Ari Sapto, M.Hum.

Kata Kunci : Media Sosial Whatsapp, Keaktifan Belajar, Pembelajaran Sejarah

Pada hasil observasi awal yang dilaksanakan pada tanggal 1 Maret 2019 di SMAN 9 Malang kelas X IPA 5 diketahui bahwa tingkat keaktifan siswa masih rendah hal ini dibuktikan dari keantusiasan siswa dalam menerima materi juga sangat rendah, terbukti disaat proses pembelajaran masih banyak siswa yang tidak merespon pertanyaan yang diajukan oleh guru. Berdasarkan temuan awal peneliti, maka perlu adanya upaya perbaikan dalam pembelajaran sejarah. Permasalahan tersebut dapat diatasi dengan memanfaatkan media pembelajaran yang inovatif dalam pembelajaran sejarah, sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses keberhasilan dan peningkatan keaktifan siswa dengan menggunakan media sosial whatsapp  pada mata pelajaran Sejarah Indonesia di kelas X IPA SMAN 9 Malang.

Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 langkah. Setiap langkah terdiri dari 2 pertemuan dan 4 tahap kegiatan, yang meliputi perencanaan kegiatan, pelaksanaan kegiatan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi.

Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan media sosial whatsapp dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas X IPA 5 pada mata pelajaran sejarah Indonesia. Keaktifan siswa meningkat pada setiap langkah, terbukti pada langkah 1 keaktifan siswa mencapai rata-rata senilai 10,60 dan langkah 2 siswa mencapai rata-rata senilai 11,22. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan media sosial whatsapp terbukti dapat meningkatkan keaktifan belajar siswa kelas X IPA 5 SMAN 9 Malang.

Saran yang diberikan peneliti berdasarkan hasil penelitian ini adalah:

(1) Guru mata pelajaran Sejarah Indonesia hendaknya menjadikan reverensi baru media sosial whatsapp sebagai variasi modern media pembelajaran.

(2) Siswa hendaknya harus meningkatkan keaktifan belajarnya menjadi lebih baik dari sebelumnya dengan cara merubah kebiasaan buruk pada proses pembelajaran.