SKRIPSI Jurusan Sejarah - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Persepsi Siswa Terhadap Peristiwa G30S/PKI Dalam Pembelajaran Sejarah Di Kelas XII SMKN 11 Malang

Siti Vivi Rohmawati Qiyarotul Ummah

Abstrak


Pelajaran sejarah seringkali mendapatkan perhatian khusus dari siswa dan masyarakat pada umumnya. Salah satu materi yang serigkali menjadi masalah adalah terkait dengan materi G30S/ PKI. Pembelajaran sejarah menggunakan materi yang bersifat kontroversi seperti peristiwa G30S/PKI memiliki keunggulan ketika dapat mengelola pelaksanaannya dengan baik dan akan memberikan nilai positif tersendiri. Banyaknya kontroversi yang ada dalam aktor dari latar belakang peristiwa G30S/ PKI menurut peneliti akan membentuk persepsi yang berbeda dari siswa dan bagaimana siswa memandang adanya bayak versi terkait peristiwa tersebut. Hal yang mendukung keberhasilan dalamĀ  pembelajaran yaitu adanya interaksi siswa dengan guru ketika proses belajar mengajar dan salah satu aktivitas belajar siswa adalah kegiatan persepsi. persepsi ini menjadikan salah satu faktor yang akan menunjang keberhasilan siswa dalam belajar. Kemudian, peran dari sifat materi peristiwa G 30S/PKI yang kontroversi ini akan menjadikan pemikiran siswa ke arah berfikir kritis dalam menganalisis fakta yang ada dalam peristiwa. Serta mengambil nilai nasionalisme yang dapat diambil dari peristiwa G 30 S/PKI. Panduan yang digunakan untuk melihat persepsi siswa dengan menggunakan tiga komponen tahapan yang dirumuskan oleh Bimo Walgito yaitu tahap mengetahui, menginterpretasi dan penilaian.

Fokus dalam penelitian ini terdiri dari dua hal. Pertama memaparkan tentang proses pelaksanaan pembelajaran sejarah kelas XII di SMKN 11 Malang. Kedua, mengungkapkan melihat kemampuan persepsi siswa mengenai peristiwa G 30S/PKI. Metode penelitian yang digunakan untuk menggali fokus masalah adalah kualitatif deskriptif. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII, X dan guru matapelajaran sejarah. Teknik yang digunakan untuk mengumpulkan data yang dibutuhkan adalah wawancara dan observasi. Data yang terkumpul kemudian dianalis dan dicek keabsahannya. Melalui data-data yang berhasil dikumpulkan, diketahui bahwa proses pembelajaran Sejarah Indonesia di SMKN 11 Malang Perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran, dan evaluasi.

Hasil Penelitian menunjukkan proses perencanaan pembelajaran diawali dengan membuat Rencana Program Pembelajaran (RPP). Pada tahap pelaksanaan pembelajaran dilakukan dengan tiga tahapan yaitu pembukaan, kegiatan inti, dan penutup. Dalam pembelajaran sejarah sudah menggunakan media, metode, dan sumber. Evaluasi pembelajaran sejarah dilakukan dengan menggunakan berbagai metode. Pada fokus penelitian kedua menunjukan hasil banyak siswa yang setuju dengan versi bahwa PKI sebagai dalang utama dibalik peristiwa itu. Ada juga yang memiliki pendapat lain yang setuju dengan versi bahwa Soeharto sebagai dalang utama dibalik peristiwa G30S/PKI. Hasil penelitian ini siswa sudah memiliki persepsi yang baik terhadap materi peristiwa G 30S/PKI yang dapat dibuktikan berdasarkan hasil wawancara dan berdasarkan nilai ulangan harian. Akan tetapi, siswa masih harus diberikan pemahaman lagi karena siswa belum mampu menjelaskan terkait versi-versi yang ada.

Saran yang diberikan peneliti berdasarkan hasil penelitian ini adalah :

(1) Pembelajaran sejarah di SMKN 11 Malang dilakukan dengan lebih kreatif dengan menggunakan media pembelajaran dan model pembalajaran. Sebaiknya dalam pembelajaran mengacu pada pedoman perencanaan RPP terlebih dahulu.

(2) Dalam menyampaikan peristiwa G30S/PKI diharapkan juga menjelaskan versi yang lain agar siswa dapat mempunyai pemahaman yang utuh.