SKRIPSI Jurusan Sejarah - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR TINGKAT TINGGI (HOTS) SISWA KELAS X SMA MODERN AL-RIFAIE 2 GODANG LEGI PADA KELAS LAKI-LAKI

Febrianto Rizqa Alfian

Abstrak


ABSTRAK

Febrianto, Rizqa Alfian. 2019. Pengaruh Model Pembelajaran Student Team Achievement Division(STAD) Terhadap Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi(HOTs) Siswa Kelas X SMA Modern Al-Rifa`ie 2 Gondang Legi pada Kelas Laki-Laki. Pembimbing: (I) Dr. Dewa Agung Gede Agung, M.Hum

Kata Kunci:Model Pembelajaran STAD, Kemampuan Berpikir Tinggi.

Model Pembelajaran STAD merupakan salah satu model pembelajaran yang dimana siswa yang berkemampuan tinggi dan siswa yang berkemampuan renda dipasangkan dalam satu kelompok yang rata-rata terdiri dari 5-6 orang siswa, sedangkan model pembelajaran konvensional adalah model tradisional yang mentitik beratkan pada metode ceramah dan pemberian tugas. Model pembelajaran STAD digunakan untuk mendorong dan membantu satu sama lain untuk menguasai keterampilan yang diajarkan oleh guru. Berkaitan untuk melihat  siswa sudah memiliki keterampilan berpikir tingkat tinggi yaitu dengan melihat hasil belajar siswa menggunakan tes berupa soal yang berkaitan dengan berpikir tingkat tinggi. Oleh karena itu, diperlukan penelitian tentang pengaruh model pembelajaran STAD terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi.

Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif eksperimental semu(Quasi-Experimental Design) dengan bentuk desain pretest-posttest-only control design. Penelitian ini menerapkan model pembelajaran STAD pada kelas eksperimen dan model pembelajaran konvensional pada kelas kontrol. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X SMA Modern Al-Rifa`ie 2 Gondang Legi pada kelas laki-laki. Sampel ditentukan kelas X IPS 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas X IPA 1 sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik post-test untuk mengukur hasil belajar siswa serta dokumentasi. Uji hipotesis dalam penelitian ini menggunakan uji-t.

Hasil penelitian menghasilkan rata-rata hasil belajar kelas eksperimen sebesar 76,25, sedangkan nilai rata-rata hasil belajar kelas kontrol sebesar 70,50.  Hal tersebut menunjukkan terdapat perbedaan nilai hasil belajar siswa yang signifikan antara kelas yang menggunakan model pembelajaran STAD dengan kelas yang menggunakan model pembelajaran konvensional. Kesimpulan tersebut dapat menjadi pertimbangan model pembelajaran STAD menjadi alternatif guna melaksanakan pembelajaran di kelas