SKRIPSI Jurusan Sejarah - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PERAN PROFAUNA DALAM KAMPANYE PELESTARIAN HUTAN DAN SATWA LIAR DI KOTA MALANG (1994-2014)

Lutfi Novitasari

Abstrak


Manusia telah secara periodik mengesampingkan peran alam sebagai axis mundi dan cenderung melakukan eksploitasi alam. Di Indonesia, deforestasi terjadi secara terus menerus sehingga mengakibatkan rusaknya hutan yang berdampak pada lingkungan. Semakin berkurangnya hutan juga mengancam keberadaan satwa liar yang juga tengah mengalami ancaman perburuan dan perdagangan. Kurangnya kesadaran masyarakat serta pemerintah yang kurang serius menangani masalah-masalah tersebut semakin memperparah keadaan lingkungan di Indonesia. Hal tersebut kemudian menjadi latar belakang terbentuknya berbagai Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Indonesia yang mengampanyekan isu lingkungan, salah satunya adalah Profauna. Profauna merupakan LSM yang telah aktif melakukan kampanye dan advokasi pelestarian hutan dan satwa liar di Indonesia sejak tahun 1994 hingga sekarang. Profauna juga berusaha melibatkan masyarakat dalam menangani isu hutan dan satwa liar melalui edukasi dan pemberdayaan masyarakat sekitar hutan. Profauna juga melakukan kampanye bagi masyarakat yang berada di wilayah yang tidak bersentuhan secara langsung bersentuhan dengan isu hutan dan satwa liar seperti yang dilakukan di Kota Malang. Kampanye Profauna di Kota Malang meliputi kampanye publik, edukasi, kampanye media sosial, mendirikan Petungsewu Wildlife Education Center (P-WEC), dan menginisiasi peringatan Hari Primata Indonesia pada tahun 2014. Kampanye yang dilakukan Profauna di Kota Malang berperan besar dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran yang mendorong munculnya kepedulian dan tindakan nyata dari masyarakat dalam upaya menjaga kelestarian hutan dan satwa liar.

Kata Kunci: kampanye, hutan, satwa liar, lembaga swadaya masyarakat, organisasi lingkungan