SKRIPSI Jurusan Sejarah - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2008

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Profil Buku Teks Pelajaran Sejarah Sekolah Menengah Atas (SMA) Kelas X Terbitan Erlangga dan Terbitan Yudhistira.

Jayanti Herawati

Abstrak


Akhir  tahun  2007,  Badan  Standar  Nasional  Pendidikan  (BSNP)  telah
selesai  menilai  dan  menentukan  buku  teks  sejarah  untuk  SMA/MA  yang  telah
memenuhi  kelayakan  materi,  penyajian,  kebahasaan  dan  kegrafikan  untuk
selanjutnya  ditetapkan  melalui  Peraturan  Menteri  Pendidikan  Nasional  No.  48
Tahun  2007,  sedangkan  berdasarkan  aturan  tentang  buku  teks  yaitu  Peraturan
Menteri Pendidikan Nasional No. 11 Tahun 2005, guru diwajibkan menggunakan
buku  teks  yang  telah  ditetapkan  oleh  BSNP.  Padahal  untuk  menentukan  dan
memilih  buku  teks  sejarah  yang  akan  digunakan  tidaklah  semudah  yang
dibayangkan.  Ada  beberapa  persyaratan  maupun  pertimbangan.  Terlebih  jika
masa pakai minimal buku  teks adalah  lima tahun. Demikianlah diperlukan kajian
analisis isi tentang perbandingan buku teks sejarah dalam hal ini buku teks sejarah
SMA kelas X. Pemilihan buku  teks pada  jenjang SMA karena pada  jenjang  ini,
kurikulum  sejarah  sudah berdiri  sendiri, bukan bagian  terintegral dengan bidang
studi IPS, adapun pemilihan kelas X karena hanya pada kelas inilah, belum terjadi
penjurusan  siswa  ke  dalam  jurusan  IPA,  IPS  atau Bahasa.  Pemilihan  buku  teks
yang  akan  dikaji  adalah  buku  teks  sejarah  terbitan  Erlangga  dan  terbitan
Yudhistira. Alasan  pemilihan  terhadap  kedua  buku  tersebut  karena  kedua  buku
tersebut  sama-sama  dilarang  beredar  pada  Maret  2007  dan  sama-sama  telah
dinyatakan lolos kelayakan oleh BSNP pada Desember 2007. Kedua buku ini juga
banyak  digunakan  di  sekolah-sekolah  mengingat  keduanya  merupakan  buku
terbitan dari penerbit yang notabenenya memiliki pasaran yang luas dan distribusi
yang baik.
Terdapat empat rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu: 1) Bagaimana
profil  buku  teks  pelajaran  sejarah  SMA Kelas X  terbitan Erlangga  dan  terbitan
Yudhistira dari  segi komponen materi? 2) Bagaimana profil buku  teks pelajaran
sejarah  SMA  Kelas  X  terbitan  Erlangga  dan  terbitan  Yudhistira  dari  segi
komponen  penyajian?  3)  Bagaimana  profil  buku  teks  pelajaran  sejarah  SMA
Kelas  X  terbitan  Erlangga  dan  terbitan  Yudhistira  dari  segi  komponen
kebahasaan? dan 4) Bagaimana profil buku  teks pelajaran sejarah SMA Kelas X
terbitan Erlangga dan terbitan Yudhistira dari segi komponen kegrafikan?
Tujuan  penelitian  ini  adalah  untuk:  1)  Mengetahui  profil  buku  teks
pelajaran sejarah SMA Kelas X terbitan Erlangga dan terbitan Yudhistira dari segi
komponen materi, 2) Mengetahui profil buku teks pelajaran sejarah SMA Kelas X
terbitan  Erlangga  dan  terbitan  Yudhistira  dari  segi  komponen  penyajian,  3)
Mengetahui  profil  buku  teks  pelajaran  sejarah  SMA Kelas X  terbitan  Erlangga
dan terbitan Yudhistira dari segi komponen kebahasaan dan 4) Mengetahui profil
buku  teks  pelajaran  sejarah  SMA  Kelas  X  terbitan  Erlangga  dan  terbitan
Yudhistira dari segi komponen kegrafikan. ii
 
Penelitian  ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan  jenis penelitian
deskriptif  analisis  isi.  Peneliti  merupakan  instrumen  dalam  penelitian  yaitu
sebagai  pengamat  penuh. Metode  yang  digunakan  adalah metode  dokumentasi.
Metode  dokumentasi  dilaksanakan  dengan  dengan membuat  pedoman  penilaian
dan chek  list yang dibuat sesuai dengan standar BSNP  tahun 2006. Sumber data
penelitian ini adalah sumber data tertulis berupa kedua buku teks pelajaran sejarah
yang  dikaji.  Pengolahan  datanya  menggunakan  analisis  persentase  dengan
menggunakan prosedur statistik sederhana.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku  teks pelajaran  sejarah  terbitan
Erlangga  telah  memenuhi  kriteria  baik  untuk  digunakan,  sedangkan  buku  teks
pelajaran  sejarah  terbitan Yudhistira  telah memenuhi  kriteria  cukup  baik  untuk
digunakan. Secara umum, buku teks sejarah terbitan Erlangga lebih baik daripada
terbitan  Yudhistira  dengan  rincian:  1)  Persentase  komponen  materi  buku  teks
pelajaran  sejarah  terbitan  Erlangga  sebesar  87,50%%  dengan  kategori  baik,
sedangkan  persentase  komponen  materi  buku  teks  pelajaran  sejarah  terbitan
Yudhistira sebesar 88,88%, juga dengan kategori baik. Jadi kedua buku termasuk
dalam kategori baik  terkait komponen materi, namun buku  teks pelajaran sejarah
terbitan Yudhistira lebih baik daripada terbitan Erlangga. 2) Persentase komponen
penyajian  buku  teks  pelajaran  sejarah  terbitan Erlangga  sebesar  77,38%  dengan
kategori  cukup,  sedangkan  persentase  komponen  penyajian  buku  teks  pelajaran
sejarah  terbitan  Yudhistira  sebesar  73,80%,  juga  dengan  kategori  cukup.  Jadi
kedua  buku  termasuk  dalam  kategori  cukup  dalam  hal  penyajian,  namun  buku
teks pelajaran sejarah terbitan Erlangga lebih baik daripada terbitan Yudhistira. 3)
Persentase  komponen  kebahasaan  buku  teks  pelajaran  sejarah  terbitan  Erlangga
sebesar  88,33%  dengan  kategori  baik,  sedangkan  persentase  komponen
kebahasaan  buku  teks  pelajaran  sejarah  terbitan  Yudhistira  sebesar  81,66%,
dengan  kategori  cukup.  Jadi  dalam  hal  kebahasaan,  buku  teks  pelajaran  sejarah
terbitan Erlangga lebih baik daripada terbitan Yudhistira. 4) Persentase komponen
kegrafikan buku  teks pelajaran  sejarah  terbitan Erlangga sebesar 87,87% dengan
kategori  baik,  sedangkan  persentase  komponen  kegrafikan  buku  teks  pelajaran
sejarah  terbitan Yudhistira  sebesar  80%,  dengan kategori  cukup.  Jadi  dalam  hal
komponen  kegrafikan,  buku  teks  pelajaran  sejarah  terbitan  Erlangga  lebih  baik
daripada terbitan Yudhistira.
Akan  lebih baik  jika siswa  terlebih guru, menggunakan buku  teks sejarah
lebih dari satu penerbit. Variasi penggunaan buku  teks sejarah  tentu   akan saling
melengkapi  satu  sama  lain,  namun  bila  kondisi  tidak memungkinkan  untuk  itu,
maka disarankan untuk menggunakan buku teks sejarah yang telah mencapai nilai
persentase lebih unggul berdasarkan temuan hasil penelitian yang telah diperoleh.
Penelitian  lain  yang masih  terbuka  untuk  diteliti  adalah  penelitian  tentang  buku
teks  sejarah pada  jenjang pendidikan  lainnya atau pada  jenjang pendidikan yang
sama  namun  mengkaji  lebih  luas  lagi  yaitu  mengkaji  hingga  aspek  ekstrinsik
buku.