SKRIPSI Jurusan Sejarah - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Penggunaan Model Pembelajaran Jigsaw Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran Sejarah Kelas X SMA IT Kyai Sekar Al Amri Probolinggo

AMALI MOCHAMAD HABIB NUR

Abstrak


ABSTRAK

Amali, Mochamad Habib Nur. 2019. Penggunaan Model Pembelajaran Jigsaw Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran Sejarah Kelas X SMA IT Kyai Sekar Al Amri Probolinggo. Skripsi, Jurusan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: Dr. Ari Sapto, M.Hum.

 

Kata Kunci: Model Pembelajaran Jigsaw, Hasil Belajar, Pembelajaran Sejarah

Latar belakang penelitian ini dilakukan atas dasar hasil belajar siswa pada mata pelajaran sejarah yang rendah. SMA IT Kyai Sekar Al Amri menerapkan kurikulum terpadu yang merupakan gabungan antara Kurikulum 2013 dengan Kurikulum Islam yang dibuat sekolah dan yayasan. Hal tersebut mengakibatkan jam mata pelajaran sejarah hanya diajarkan 2 jam pertemuan per minggu sementara materi yang harus diajarkan banyak. Kurang variatifnya pembelajaran membuat siswa bosan, kurang semangat dan kurang aktif untuk mengikuti pembelajaran sejarah. Berdasarakan permasalahan tersebut digunakan model pembelajaran Jigsaw pada penelitian ini karena model tersebut mendorong siswa untuk aktif dalam pembelajaran dan diharapkan mampu meningkatkan hasil belajar.

Tujuan penelitian ini adalah

(1) Mengetahui penggunaan model pembelajaran Jigsaw pada mata pelajaran sejarah kelas X SMA IT Kyai Sekar Al Amri Probolinggo.

(2) Mengetahui pengaruh model pembelajaran Jigsaw terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran sejarah kelas X SMA IT Kyai Sekar Al Amri Probolinggo.

Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Proses pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancaran dan dokumentasi. Penelitian dilakukan sebanyak dua kali siklus. Setiap akhir siklus siswa diberi tugas individu untuk mengukur keberhasilan penggunaan model pembelajaran Jigsaw.

Berdasarkan hasil penelitian, diketahui adanya peningkatan hasil belajar ketika pelaksanaan pembelajaran menggunakan model pembelajaran Jigsaw. Peningkatan ini ditunjukkan dari meningkatnya nilai rata-rata siswa dan presentase kelulusan. Pada pra-tindakan nilai rata-rata siswa sebesar 69,75 dan setelah dilakukan tindakan pada siklus I meningkat menjadi 77,83 dan menjadi 82,5 pada siklus II. Presentase kelulusan meningkat dari 42% pada pra-tindakan menjadi 75% pada siklus I dan meningkat lagi pada siklus II menjadi 83%. Jadi model pembelajaran Jigsaw mampu meningkatkan hasil belajar siswa kelas X Putra SMA IT Kyai Sekar Al Amri. Peneliti menyarankan kepada guru untuk menggunakan model pembelajaran Jigsaw pada pembelajaran sejarah dengan materi yang berbeda.

 

ABSTRACT

Amali, Mochamad Habib Nur. 2019. Application Of Jigsaw Learning Model To Improve The History Learning Outcomes Of X SMA IT Kyai Sekar Al Amri Probolinggo. Thesis, Departement of History, Faculty of Social Science, State University of Malang. Pembimbing: Dr. Ari Sapto, M.Hum.

 

Keyword: Jigsaw Learning Model, Learning Outcome, History Learning

The background of this research is based on student learning outcomes in low history learning. SMA IT Kyai Sekar Al Amri applies an integrated curriculum which is a combination of Curriculum 2013 with Islamic Curriculum created by schools and foundations. This resulted in hours of history subjects being taught only 2 hours per week while the material to be taught was many. Less varied learning makes students bored, lack enthusiasm and less active in learning history. Based on these problems, the Jigsaw learning model is used in this study because the model encourages students to be active in learning and is expected to improve learning outcomes.

The purpose of this research is

(1) Knowing the use of the Jigsaw learning model in the history learning of class X SMA IT Kyai Sekar Al Amri Probolinggo.

(2) Knowing the influence of the Jigsaw learning model on student learning outcomes in the history learning of class X SMA IT Kyai Sekar Al Amri Probolinggo.

The research method used is classroom action research (CAR). The process of collecting data is observation, interview and documentation. The study was conducted in two cycles. Each end of the cycle students are given individual assignments to measure the success of using the Jigsaw learning model.

Based on the results of the study, it is known that there is an increase in learning outcomes when implementing learning using the Jigsaw learning model. This increase is indicated by the increase in the average value of students and the percentage of graduation. At pre-action the average value of students was 69.75 and after the action in the first cycle increased to 77.83 and became 82.5 in the second cycle. Graduation percentage increased from 42% in pre-action to 75% in cycle I and increased again in cycle II to 83%. So the Jigsaw learning model is able to improve the learning outcomes of class X Putra SMA IT Kyai Sekar Al Amri student. The researcher recomended that the teacher use the Jigsaw learning model on learning history with different material.