SKRIPSI Jurusan Sejarah - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGEMBANGAN E-BOOKLET MATERI SEJARAH TENTANG PEMBERONTAKAN DI/TII TERHADAP PEMERINTAH INDONESIA UNTUK PEMBELAJARAN SEJARAH SISWA KELAS X TKJ 2 DI SMKN 1 KEPANJEN

NADIFA CHUZAIMA,

Abstrak


PENGEMBANGAN E-BOOKLET MATERI SEJARAH TENTANG PEMBERONTAKAN DI/TII TERHADAP PEMERINTAH INDONESIA UNTUK PEMBELAJARAN SEJARAH SISWA KELAS X TKJ 2 DI SMKN 1 KEPANJEN

Nadifa Chuzaima , Ari Sapto  Pendidikan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang Jl. Semarang 5 Malang 65145

Email : Sayadifa3gmail.com

 

ABSTRAK

Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah produk media pembelajaran dan menguji efektivitas penggunaan produk pada peserta didik kelas X TKJ 2 di SMKN 1 Kepanjen. E-Booklet, merupakan media pembelajaran berbasis elektronik (tidak cetak). Penggunaan media E-Booklet cukup praktis. Media pembelajaran E-Booklet memuat materi mengenai pemberontakan DI/TII terhadap Pemerintah Indonesia. DI/TII merupakan salah satu pemberontakan yang pernah terjadi di Indonesia, atas dasar ingin mendirikan negara sendiri. Metode yang digunakan ialah milik sugiyono. Uji coba dilaksanakan sebanyak dua kali yakni, uji coba kelompok kecil dan uji coba kelompok besar. Dari hasil validasi hingga uji coba, menunjukkan kriteria kelayakan untuk produk E-Booklet.

 

Kata Kunci : Pengembangan, E-Booklet, DI/TII,  Kelas X TKJ 2, SMKN 1 Kepanjen

ABSTRACT

This research and development aims to produce a learning media product and test the effectiveness of product use in class X TKJ 2 students at SMK 1 Kepanjen. E-Booklet, is an electronic (non-print) based learning media. The use of E-Booklet media is quite practical. E-Booklet learning media contains material about DI / TII rebellion against the Government of Indonesia. DI / TII is one of the rebellions that has occurred in Indonesia, on the basis of wanting to establish its own country. The method used is owned by Sugiyono. The trial was conducted twice, namely, small group trials and large group trials. From the results of validation to trial, indicate the eligibility criteria for E-Booklet products.

 

Keywords : Development, E-Booklet, DI / TII, Class X TKJ 2, SMK 1 Kepanjen

 

PENDAHULUAN

Pembelajaran sejarah merupakan suatu aktifitas belajar mengajar yang dilakukan oleh pendidik dengan cara menjelaskan pada siswa tentang gambaran kehidupan masyarakat masa lampau yang menyangkut peristiwa-peristiwa dan memiliki arti khusus (Juraid, 2006:99). Terlepas dari penjelasan mengenai definisi pembelajaran sejarah, nyatanya masih saja terdapat argumen yang mengatakan bahwa pelajaran sejarah merupakan pembelajaran yang membosankan. Hal tersebut juga diungkapkan oleh (Ali,2005:1) bahwa pada umumnya orang berpendapat jika mata pelajaran sejarah adalah salah satu mata pelajaran yang tidak penting (tambahan).

Peneliti menemukan beberapa temuan mengenai pembelajaran sejarah di SMKN 1 Kepanjen. Olivia Inggrit merupakan salah satu peserta didik kelas X TKJ 2 di SMKN 1 Kepanjen. Ia mengungkapkan bahwa pembelajaran sejarah di kelas membosankan, karena terlalu monoton dan juga banyak mencatat. Menurut hasil wawancara yang dilakukan peneliti dengan guru mata pelajaran sejarah di SMKN 1 Kepanjen yakni Bapak Wahyu Ilman P.K,.S.Pd, diketahui bahwa media pembelajaran yang sering digunakan dalam pembelajaran sejarah di kelas ialah PowerPoint. Sementara beliau menyampaikan bahwa, sarana dan prasaran di SMKN 1 Kepanjen sudah cukup memadai, namun beliau mengungkapkan bahwa kurang adanya media pendukung dalam pembelajaran sejarah.

Dari hasil wawancara dan observasi yang telah dilakukan, kemudian peneliti berinisiatif untuk mengembangkan sebuah produk media pembelajaran yang dapat digunakan sebagai salah satu penunjang pembelajaran di kelas. Media pembelajaran yang dipilih ialah E-Booklet. E-Booklet merupakan sebuah penyajian media pembelajaran yang dikemas dengan format elektronik dan disajikan melalui perangkat elektronik. Menurut Satmoko (2006:2) menyatakan bahwa Booklet adalah sebuah buku kecil yang memiliki paling sedikit lima halaman tetapi tidak lebih dari empat puluh delapan halaman diluar hitungan sampul. Pemilihan E-Booklet didasarkan atas kemajuan teknologi informasi, sehingga memudahkan pengguna untuk mengaplikasikannya.

Materi yang disajikan dalam media E-Booklet ialah Pemberontakan DI/TII terhadap Pemerintah Indonesia. Menurut Dijk (1995:83) mengungkapkan bahwa gerakan Darul Islam (DI) didirikan oleh Sekarmadji Maridjan Kartosoewirjo pada tanggal 7 Agustus 1949. Gerakan ini bertujuan untuk menjadikan Republik Indonesia sebagai negara Islam. Peristiwa DI/TII sendiri juga terjadi cukup lama dan juga melibatkan beberapa daerah di Indonesia. Hal ini tentu membuat keadaan Indonesia menjadi tidak kondusif. Dari sini lah kemudian peneliti menjadikan materi DI/TII sebagai materi yang temuat di dalam E-Booklet. Karena peristiwa yang terjadi cukup lama, dan juga menggoncangkan ibu pertiwi. Adapun penelitian terdahulu yang telah dilakukan. Untuk  meminimalisir terjadinya kesamaan, peneliti akan melihat perbandingan antara penelitian terdahulu dan penelitian ini. Pertama milik Alvida Septianingrum, 2018, Pengembangan Media Booklet Biografi KH. Badris Salam Sebagai Tokoh Lokal Penyebar Ajaran Islam Daerah Wates Dalam Menunjang Pembelajaran Sejarah Islam di SMAN 1 Wates. Pendidikan Sejarah, Universitas Negeri Malang. Persamaan penelitian ini ialah pada pemilihan bahan ajar yakni booklet.  Sementara perbedaan terletak pada bahan ajar yang berbentuk cetak dan elektronik, objek penelitian, pembahasan dan juga dalam segi penyajiannya.

Tujuan dari penelitian dan pengembangan ini ialah menghasilkan media pembelajaran E-Booklet materi Pemberontakan DI/TII terhadap Pemerintah Indonesia, serta menguji efektivitas penggunaan media pembelajaran E-Booklet pada peserta didik kelas X TKJ 2 di SMKN 1 Kepanjen.

 

METODE

Penelitian dan pengembangan (Research and Development) adalah suatu proses atau langkah-langkah untuk mengembangkan suatu produk baru atau menyempurnakan produk yang telah ada yang dapat dipertanggung jawabkan (Sukmadinata,2007:164). Tujuan adanya penelitian dan pengembangan adalah, untuk menambah inovasi, menggali kreatifitas serta menciptakan hal baru khususnya dalam dunia pendidikan. Penelitian dan pengembangan ini ditujukan untuk mengembangkan sebuah produk media pembelajaran berupa E-Booklet dengan materi pemberontakan DI/TII terhadap Pemerintah Indonesia. Subjek dari penelitian dan pengembangan ini ialah peserta didik kelas X TKJ 2 di SMKN 1 Kepanjen.

Adapun langkah-langkah yang digunakan dalam penelitian dan pengembangan ini ialah, langkah-langkah milik (Sugiyono,2008:289) sebagai berikut,

1)Potensi dan Masalah,

2)Mengumpulkan Informasi,

3)Desain Produk,

4)Validasi Desain,

5)Perbaikan Desain,

6)Uji Coba Produk,

7)Revisi Produk,

8)Uji Coba Pemakaian,

9)Revisi Produk, dan

10)Produksi Massal.

Kemudian dari 10 langkah-langkah milik Sugiyono, kemudian peneliti memodifikasinya menjadi 9 langkah-langkah penelitian dan pengembangan yakni,

1)Potensi dan Masalah,

2) Pengumpulan Data,

3)Desain Produk,

4)Validasi Produk,

5)Revisi Desain,

6)Uji Coba Produk,

7)Revisi Produk,

8)Uji Coba Pemakaian, dan

9)Revisi dan Penyempurnaan.

Media pembelajaran E-Booklet materi Pemberontakan DI/TII terhadap Pemerintah Indonesia, divalidasi oleh tim ahli yang berkompeten pada bidangnya. Materi mengenai Pemberontakan DI/TII terhadap Pemerintah Indonesia divalidasi oleh Bapak Dr. Dewa Agung Gede Agung,.M.Hum selaku Dosen Sejarah, Universitas Negeri Malang. Sementara untuk media E-Booklet divalidasi oleh Ibu Lutfiyah Ayundasari,.S.Pd,.M.Pd, selaku Dosen Sejarah Universitas Negeri Malang. Validasi juga dilakukan oleh guru mata pelajaran sejarah di SMKN 1 Kepanjen yakni Bapak Wahyu Ilman P.K,.S.Pd. Uji coba produk dilakukan sebanyak 2 kali, dengan rincian 7(tujuh) orang peserta didik pada uji coba kelompok kecil dan 29 orang peserta didik pada uji coba kelompok besar di kelas X TKJ 2.

Instrumen pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan angket. Observasi dilakukan secara langsung oleh peneliti saat melaksanakan KPL di SMKN 1 Kepanjen.Wawancara dilakukan peneliti secara terstruktur kepada beberapa pihak seperti guru mata pelajaran sejarah dan juga peserta didik. Selain observasi dan wawancara, peneliti juga menyebarkan angket. Angket digunakan untuk mengetahui penilaian dari responden, seperti tim ahli dan juga peserta didik. Terdapat pula angket mengenai hasil belajar peserta didik sebelum dan sesudah menggunakan media pembelajaran E-Booklet.

Teknik analisa data yang digunakan yakni teknik analisis data kuantitaif dan kualitatif. Data kualitatif diperoleh dari kritik dan saran yang diberikan oleh tim ahli, maupun peserta didik. Sementara data kuantitatif diproleh dari adanya perhitungan pada angket yang telah disebar kepada tim ahli, guru mata pelajaran sejarah dan peserta didik. adapun rumus yang digunakan dalam perhitungan kualitatif yakni

P=X/Xi×100%

Keterangan :

P  = Skor hasil uji dalam bentuk %

X  = Jawaban responden dalam satu unsur penilaian

Xi  = Jumlah skor maksimal dalam satu unsur penilaian

100%  = Konstanta

Setelah melakukan perhitungan dengan menggunakan rumus tersebut, maka akan menunjukkan hasil dari kelayakan produk E-Booklet. Adapun tabel kriteria kelayakan menurut (Arikunto,2012:312)

Tabel 1.1 : Kriteria penentuan validasi produk

Presentase  Kualifikasi  Kriteria

76%-100%  Sangat Valid  Tidak Revisi

51%-75,99%  Cukup Valid  Dapat digunakan dengan Revisi Kecil

26%-50,99%  Tidak Valid  Kurang layak digunakan

0%-25,99%  Sangat Tidak Valid  Revisi

Sumber : Arikunto (2012:312)

 

HASIL

Validasi produk dilakukan oleh tim ahli, yang tentunya berkompeten pada bidangnya. Terdapat indikator-indikator penilaian di dalam angket validasi. Tujuan dilakukannya validasi untuk menilai kelayakan dari produk E-Booklet. Setelah produk dinyatakan layak oleh tim ahli, maka dilakukanlah uji coba produk, baik kelompok kecil maupun kelompok besar. Berikut merupakan hasil yang diperoleh baik dari validasi tim ahli, maupun uji coba produk.

Validasi Materi, dilakukan oleh Bapak Dr. Dewa Agung Gede Agung,.M.Hum. Terdapat 12 butir pertanyaan yang tersedia di dalam angket.  Berdasarkan penilaian oleh validator materi, materi mengenai Pemberontakan DI/TII terhadap Pemerintah Indonesia mendapatkan skor keseluruhan sebesar (x) 44 dari skor maksimal (xi) 48.

Validasi Media dilakukan oleh Ibu Lutfiyah yundasari,.S.Pd,.M.Pd. Terdapat 18 pertanyaan yang tersedia di dalam angket. Berdasarkan penilaian oleh validator media pembelajaran E-Booklet mendapatkan skor keseluruhan (x) sebesar 70 dari skor maksimal (xi) 72.

Validasi oleh Guru Mata Pelajaran Sejarah. Hasil validasi juga diperoleh dari Bapak Wahyu Ilman P.K selaku Guru mata pelajaran Sejarah di SMKN 1 Kepanjen. dari hasil validasi tersebut diperoleh skor keseluruhan sebesar (x) 47 dari skor maksimal (xi) 48.

Uji Coba Kelompok Kecil, dilakukan pada kelas X TKJ 2 dengan jumlah 7 orang peserta didik. Hasil uji coba produk menunjukkan skor keseluruhan sebesar (x) 368 dari skor maksimal (xi) 420. Terdapat 15 butir pertanyaan di dalam angket kelayakan tersebut.

Uji Coba Kelompok Besar, dilakukan dengan skla peserta didik yang lebih banyak yakni 29 orang peserta didik dari kelas X TKJ 2. Dari pengisian angket yang telah disediakan, diperoleh skor keseluruhan (x) sebesar 1457 dari skor maksimal (xi) 1620.

Hasil Pre-test dan Post-test. Pre-test dan Post-test dilakukan untuk menguji kefektifan produk E-Booklet. pelaksanaan Pre-test yakni sebelum dibagikannya media E-Booklet, sementara pelaksanaan Post-test dilakukan setelah menggunakan media E-Booklet. Terlihat peningkatan yang signifikan antara hasil pre-test dan hasil post-test. Setelah menggunakan medi E-Booklet nilai peserta didik mulai melampaui KKM (75).

Revisi Produk

Setelah melakukan validasi dan uji coba produk, terdapat beberapa kritikan dan saran yang diberikan oleh tim ahli maupun peserta didik. Revisi dilakukan untu memperbaiki produk E-Booklet. Adapun masukan yang diberikan oleh beberapa pihak yakni,

Pertama, saran yang diberikan oleh Bapak Dr. Dewa Agung Gede Agung,.M.Hum terkait materi Pemberontakan DI/TII terhadap Pemerintah Indonesia, yakni 1)Perkaya dengan gambar berdasarkan buku-buku referensi, 2)Gambar jangan diletakkan di bagian belakang setelah materi (agar memudahkan peserta didik dalam memahami materi beserta gambar). Kedua, saran diberikan oleh validator media yakni Ibu Lutfiyah Ayundasari,.S.Pd,M.Pd. terdapat beberapa masukan yang diberikan pada media pembelajaran E-Booklet yakni, 1)Perhatikan kesalahan penggunaan huruf kapital dan 2)Perbaikan cover (cover kenapa peta Indonesia horizontal, saran perbaiki cover). Ketiga, saran diberikan oleh Bapak Wahyu Ilman P.K,.S.Pd, selaku guru mata pelajaran sejarah di SMKN 1 Kepanjen. Adapun masukan yang diberikan ialah, 1)Riwayat hidup tokoh DI/TII di Jawa Tengah dan Sulawesi Selatan belum dijelaskan secara rinci, sehingga kelengkapan materi tiap sub bab materi kurang konsisten, 2)Secara keseluruhan materi sudah baik, untuk jangka panjang dan 3)Materi dapat dilengkapi menjadi bab yang utuh, yang mencakup seluruh materi KD 3.9.

 

PEMBAHASAN

Analisis Data Validasi Ahli Materi

Validasi materi dilakukan oleh ahli materi yakni Bapak Dr. Dewa Agung Gede Agung,.M.Hum. Pada tanggal 22 Februari 2019, materi “Upaya Pemberontakan DI/TII dinyatakan layak setalah adanya revisi dengan beberapa catatan yakni,

a. Perkaya dengan gambar berdasarkan buku-buku referensi.

Berdasarkan perhitungan yang telah dilakukan sebelumnya, dapat diketahui bahwa skor yang diperoleh peneliti ialah (X) 44, sementara skor maksimalnya ialah (Xi) 48. Kemudian dilakukan perhitungan untuk mengetahui hasil dalam bentuk presentase dengan menggunakan rumus analisis data kuantitatif

P=X/Xi 100%

P=44/48 100%

P=92%

Dari hasil perhitungan yang telah dipaparkan di atas, dapat diketahui bahwa hasil penilaian validasi ahli materi menunjukkan angka (HU%) 92%.  Jadi dari hasil presentase tersebut, menunjukkan kategori sangat valid (layak) dalam segi materi

Analisis Data Validasi Ahli Media

Setelah melakukan validasi materi, dan materi dinyatakan layak, maka dilanjutkan dengan adanya validasi media. Penilaian media E-Booklet dilakukan oleh validator media yakni Ibu Lutfiyah Ayundasari,. S.Pd,.M.Pd. Pada tanggal 18 Maret 2019, kemudian terdapat saran dan masukan untuk perbaikan produk yakni,

a. Perhatikan huruf kapital

b. Cover diperbaiki

Berdasarkan perhitungan yang telah dilakukan sebelumnya, diketahui bahwa skor yang didapatkan peneliti ialah (X) 70 dan skor maksimal tiap item pertanyaan ialah (Xi) 72. Kemudian dilakukan perhitungan untuk mengetahui skor dalam bentuk presentase, berikut merupakan rumus yang digunakan untuk melihat kelayakan suatu produk, 

P=X/Xi 100%

P=70/72×100%

P=97,2%

Dari hasil perhitungan yang telah dipaparkan di atas, dapat diketahui bahwa hasil penilaian oleh validasi ahli materi menunjukkan angka (HU%) 97,2%. Jadi dari hasil presentase tersebut, menunjukkan kategori sangat valid (layak) untuk digunakan dalam pembelajaran di kelas

Analisis Data Uji Coba Produk Kelompok Kecil

Uji coba produk kelompok kecil dilakukan pada tanggak 4 April 2019, dengan jumlah 7 (tujuh) peserta didik. Berdasarkan perhitungan yang telah dilakukan sebelumnya diketahui hasil keseluruhan responden yakni (X) 368 dari hasil skor maksimal yakni (Xi) 420. Dari kedua perolehan tersebut kemudian dilakukan perhitungan. Rumus hitung tersebut digunakan untuk mengetahui hasil uji coba produk dalam bentuk presentase, yang nantinya juga dapat menentukan kriteria kelayakan dalam suatu produk. Berikut merupakan rumus mengelolah data keseluruhan

P=X/Xi 100%

P=368/420×100%

P=87,6%

Jadi hasil perhitungan dari  dan i ialah 87,6%. Menurut kriteria kelayakan uji produk pada tabel 3.5 menunjukkan kriteria sangat valid (layak). Dengan demikian, produk E-Booklet materi DI/TII dapat ditindaklanjuti dan dijadikan sebagai media pembelajaran di kelas.

Analisis Data Uji Coba Produk Kelompok Besar

Uji coba produk selanjutnya yakni, uji coba dalam skala yang lebih besar. Uji coba kelompok besar dilaksanakan pada tanggal 11 April 2019. Dalam uji coba kelompok besar dilakukan pada kelas yang sama yakni X TKJ 2, SMKN 1 Kepanjen. Jumlah peserta didik yang digunakan ialah 27 orang peserta didik

Berdasarkan perhitungan yang telah dilakukan sebelumnya, dapat diketahui skor keseluruhan responden yang didapat ialah (X) 1457 dari skor maksimal (Xi) 1620. Dari kedua skor tersebut, kemudian dilakukan perhitungan menggunakan rumus. Penghitungan tersebut dilakukan untuk mengetahui kelayakan produk E-Booklet materi Pemberontakan DI/TII terhadap Pemerintah Indonesia. Berikut merupakan rumus yang digunakan untuk menghitung hasil uji coba produk keseluruhan.

P=X/Xi 100%

P=1457/1620  100%

P=89,93%

Dari hasil perhitungan di atas, dapat diketahui skor keseluruhan yang diperoleh ialah (HU%) sebesar 89,93%. Menurut kriteria kelayakan (lihat tabel 3.5), perolehan 89,93% dinyatakan sangat valid(layak) tanpa perlu dilakukan revisi. Namun untuk memperbaiki produk agar lebih baik kembali, tetap dilakukan revisi, agar nantinya bena-benar baik untuk digunakan dalam pembelajaran di kelas.

 

KESIMPULAN DAN SARAN

Kesimpulan

Produk yang dikembangkan oleh peneliti adalah media pembelajaran E-Booklet dengan materi mengenai “ Pemberontakan DI/TII Terhadap Pemerintah Indonesia”. Materi tersebut sesuai dengan Kompetensi Dasar yang ada di jenjang SMK yakni 3.9 Mengevaluasi upaya bangsa Indonesia dalam menghadapi ancaman disintegrasi bangsa antara lain, PKI Madiun 1948, DI/TII, APRA,Andi Aziz, RMS, PRRI, Permesta, G30S/PKI. E-Booklet materi DI/TII ini ditujukan bagi peserta didik kelas X SMK.

Media pembelajaran E-Booklet ini berjumlah 12 halaman, yang terdiri dari 10 halaman yang berisikan materi. Dalam penggunaanya, E-Booklet dapat digunakan secara offline melalui smarthphone. Peserta didik di SMKN 1 Kepanjen diperbolehkan untuk mengakses smartphone masing-masing dalam pembelajaran di kelas. Media pembelajaran E-Booklet ini sudah dalam bentuk aplikasi, jadi peserta didik hanya perlu mendownloadnya di smartphone masing-masing

Dalam penelitian dan pengembangan ini, peneliti menggunakan metode dan langkah-langkah milik Sugiyono. Adapun 10 langkah penelitian dan pengembangan milik sugiyono dimodifikasi oleh peneliti menjadi 9 langkah yakni, Langkah-langkah penelitian dan pengembangan milik Sugiyono kemudian dimodifikasi oleh peneliti menjadi 9 (sembilan) langkah yakni, 1) Potensi dan Masalah, 2) Pengumpulan data, 3) Desain Produk, 4) Validasi produk, 5) Revisi Desain, 6) Uji Coba Produk, 7)Revisi Produk, 8) Uji Coba Pemaiakan, 9) Revisi dan Penyempurnaan.

Dalam penelitian dan pengembangan ini sudah melalui beberapa tahap, salah satunya uji validasi. Materi mengenai Pemberontakan DI/TII terhadap Pemerintah Indonesia di validasi oleh orang yang berkompeten pada bidangnya yakni Bapak Dr. Dewa Agung Gede Agung,.M.Hum. Beliau merupakan salah satu Dosen Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Hasil penilaian dari validator materi menunjukkan perolehan sebesar 92% dari skor keseluruhan responden (X) 44 dan skor maksimal (Xi) 48. Menurut kriteria kelayakan (lihat tabel 3.5) menunjukkan kategori sangat valid (layak).

Dari hasil uji coba produk kelompok kecil menujukkan presentase sebesar 87,61%, dari perolehan skor keseluruhan (X) 368 dan skor maksimal (Xi) 420. Dalam uji coba kelompok kecil hanya menggunakan 7 (tujuh) orang peserta didik. Hasil dari uji coba kelompok besar menunjukkan presentase sebesar 89,93% dari perolehan skor keseluruhan (X) 1457 dan skor maksimal (Xi) 1620. Dari hasil penilaian uji coba produk baik kelompok kecil maupun kelompok besar menunjukkan kriterian sangat valid (layak) untuk digunakan dalam pembelajaran.

 

SARAN

Adapun saran dalam penelitian dan pengembangan yakni sebagai berikut,

Saran Pemanfaatan

Dalam pemanfaatnya, media E-Booklet materi Pemberontakan DI/TII terhadap Pemerintah Indonesia, ditujukan kepada peserta didik kelas X jenjang SMK dan kelas XII di jenjang SMA. Materi Pemberontakan DI/TII terhadap Pemerintah Indonesia sesuai dengan KD. 3.9 Mengevaluasi upaya bangsa Indonesia dalam meghadapi ancaman disintegrasi bangsa antara lain PKI Madiun 1948, DI/TII, APRA, Andi Aziz, RMS, PRRI, Permesta, G30S/PKI. Media E-Booklet ini akan membantu guru dalam menyampaikan materi mengenai DI/TII. Dalam penggunaanya di kelas dapat memberikan variasi baru bagi guru sekaligus peserta didik.

Saran Penyebaran

Media pembelajaran E-Booklet dapat digunakan sebagai sumber belajar baru khusunya pada materi DI/TII. Dalam penyebarannya, media pembelajaran E-Booklet akan disebarluaskan pada guru mata pelajaran sejarah di SMKN 1 Kepanjen. Selain itu, media pembelajaran E-Booklet akan disebarluaskan untuk kelas X di SMKN 1 Kepanjen.

Saran Pengembangan Produk Lebih Lanjut

Dalam hasil uji coba produk¸media pembelajaran E-Booklet menunjukkan kriteria layak untuk digunakan dalam pembelajaran. Namun terdapat beberapa kekurangan dan masukan yang diberikan. Dalam hal pengembangan, media E-Booklet dapat dikembangkan dengan lebih baik lagi dari segi tampilan dan kemasan. Selain itu, materi dalam media pembelajaran E-Booklet dapat lebih bervariasi kembali, menyesuaikan dengan kebutuhan peserta didik dan pendidik dalam menyampaikan materi di kelas.

 

DAFTAR RUJUKAN

Ali, R. Moh. 2005. Pengantar Ilmu Sejarah Indonesia. Yogyakarta : LkiS.

Arikunto, Suharsimi. 2012. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta : PT Rineka Cipta.

Dijk, C Van. 1995. Darul Islam : Sebuah Pemberontakan cet IV. Jakarta : PT Anem Kosong Anem.

Juraid,Abdul Latif. 2006. Manusia Filsafat dan Sejarah. Palu Selatan : Bumi Aksara.

Satmoko, S & Astuti, Harini T. 2006. Pengaruh Bahasa Booklet Pada Peningkatan Pengetahuan Peternak Sapi Perah Tentang Inseminasi Buatan di Keluarahan Nongkosawit, Kecamatan Gunungpati Kota Semarang. Jurnal Penyluhan. 2 (2) : 79 – 82. (Online)  http://journal.ipb.ac.id/index.php/jupe/article/view/2184 diakses pada tanggal 5 Januari 2019. Pukul 07.58 WIB.

Sukmadinata, N. S. 2007. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung : PT

 

Sugiyono. 2008. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung : Alfabeta.