SKRIPSI Jurusan Sejarah - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2008

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Perkembangan Penggambaran Gaya Kala pada Situs Hindu-Budha Masa Si has ri.

Retno Ika Wahyu

Abstrak


Permasalahan yang melatari penelitian ini adalah bahwa tidak semua kala
pada masa  Sinhasari
 
memiliki  ciri  khusus  yang  sama.  Selain  itu  dimungkinkan
adanya  gaya  tersendiri  pada  kala  masa  Si has ri
 
ini  seperti  halnya  arca  dan
bangunan percandiannya yang juga memiliki gaya tersendiri yakni gaya Si has ri.
Masalah  yang  diteliti  bertalian  dengan,  (A)  perian  gaya  kala  pada  candi-candi
masa  Si has ri,  terkait  dengan  ciri-ciri  umum  dan  khusus  kala  pada  bangunan
percandian  masa  Si has ri,  (B)  perbandingan  penggambaran  gaya  kala  pada
beberapa  situs  Hindu-Budha  masa  Si has ri,  dan  (C)  perkembangan
penggambaran gaya kala pada situs Hindu-Budha masa Si has ri.
Pendekatan yang digunakan untuk mengkaji gaya kala pada  situs Hindu-
Budha  masa  Si has ri  adalah  pendekatan  kualitatif.  Pendekatan  kualitatif
berusaha mengungkapkan perian gaya kala secara  menyeluruh dan sesuai dengan
konteks  yang menghasilkan  data  deskriptif.  Penelitian  ini  bersifat  analitis  yang
memerlukan  observasi  untuk  pengumpulan  data  dan  komparasi  untuk  analisis
data.  Objek  terteliti  keseluruhan  adalah  kala  pada  situs  Hindu-Budha  masa
Si has ri  sesuai  dengan  lingkup  area  penelitian.  Metode  observasi  digunakan
untuk jenis penelitian deskriptif-arkeologi ini. 
Hasil  penelitian  ini meliputi  beberapa  hal  sebagai  berikut. Pertama,  ciri-
ciri umum pada kala  terteliti yang muncul secara konsisten dan dapat digunakan
sebagai  penanda  dari  kala  masa  Si has ri.  Ciri-ciri  khusus  kala  tampak  pada
detail  perwajahannya  yang  berbeda-beda. Kedua,  perbandingan  gaya  kala  pada
beberapa  situs  Hindu-Budha  masa  Si has ri  menampakkan  jumlah  yang
bervariasi dan membuktikan adanya kekhasan yang dimiliki oleh masing-masing
kala pada  tiap  situs Hindu-Budha masa Si has ri. Ketiga, melalui perbandingan
gaya kala  seperti yang  sudah diuraikan  sebelumnya menampakkan adanya  suatu
perkembangan gaya seni pemahatan kala pada masa Si has ri. 
Berdasar hasil penelitian ini dapat disarankan agar dilakukan penelitian
lebih lanjut berkenaan dengan bidang ilmu Sejarah Kesenian. Penelitian lebih
lanjut mengenai perkembangan gaya khususnya ragam hias kala dapat dilanjutkan
pada situs-situs lainnya yang tersebar di Indonesia.