SKRIPSI Jurusan Sejarah - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR INFOGRAFIS INFORMATIF MATERI "KONTRIBUSI ERNA DJAJADININGRAT PADA MASA REVOLUSI FISIK (1945-1949) UNTUK PEMBELAJARAN SEJARAH KELAS X RPL 1 SMKN 2 SINGOSARI

Rizmitunsasri Dwipatma Rahma

Abstrak


PENGEMBANGAN BAHAN AJAR INFOGRAFIS INFORMATIF MATERI “KONTRIBUSI ERNA DJAJADININGRAT PADA MASA REVOLUSI FISIK 1945-1949” UNTUK PEMBELAJARAN SEJARAH SISWA KELAS X RPL 1 SMKN 2 SINGOSARI

Rizmitunsasri Dwipatma Rahma Universitas Negeri Malang

Email: rizmitunsasri.02@gmail.com

 

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan mengembangkan bahan ajar agar dapat mempermudah siswa memahami materi sejarah, menambah variasi bahan ajar yang digunakan dan menambah pengetahuan siswa mengenai tokoh pahlawan wanita di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan peneliti ialah metode penelitian dan pengembangan yang dikembangkan oleh Sugiyono. Berdasarkan hasil validasi, uji coba produk dan pemakaian, bahan ajar infografis informatif layak digunakan sebagai bahan ajar matapelajaran Sejarah Indonesia.

 

Kata Kunci: bahan ajar, infografis informatif, pembelajaran sejarah, Erna Djajadiningrat

Sejarah Indonesia merupakan salah satu matapelajaran penting yang terdapat pada semua jurusan pada jenjang pendidikan menengah (SMA/MA dan SMK/MAK). Permasalahan dalam pembelajaran sejarah Indonesia sangatlah beragam dari segi fasilitas pembelajaran maupun dari segi materi. Permasalahan dari segi fasilitas pembelajaran ialah kurangnya variasi bahan ajar yang diberikan pada pembelajaran Sejarah Indonesia. Menurut Djamarah & Zain (2006), bahan ajar merupakan salah satu bagian penting dari proses pembelajaran agar pembelajaran dapat berjalan secara maksimal. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara yang peneliti lakukan di kelas X RPL 1 SMKN 2 Singosari, bahan ajar yang digunakan dalam pembelajaran Sejarah Indonesia berupa buku teks Sejarah Indonesia dan LKS Sejarah Indonesia untuk jenjang pendidikan SMK. Pada umumnya materi yang tercantum dalam bahan ajar matapelajaran Sejarah Indonesia hanya sebatas pengetahuan sejarah secara umum saja, salah satunya pengetahuan mengenai tokoh pejuang nasional Indonesia. Menurut Purwanto (2006), penulisan sejarah Indonesia menjadikan orang besar sebagai tokoh yang mendominasi dan menghilangkan unsur perempuan, seolah hanya  kaum prialah yang memiliki kontribusi dalam peristiwa sejarah yang terjadi di Indonesia. Di dalam buku teks Sejarah Indonesia SMA/MA/SMK/MAK, tokoh pejuang yang dibahas hanya berfokus pada tokoh-tokoh besar yang kebanyakan terdiri atas kaum pria. Hal tersebut menyebabkan peserta didik hanya mengenal sebagian kecil tokoh-tokoh pejuang wanita yang berperan dalam proses memperjuangkan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia). Pada hakikatnya, banyak tokoh-tokoh pejuang wanita yang turut berjuang dalam proses kemerdekaan Indonesia serta dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Perjuangan yang dilakukan oleh para wanita merupakan perjuangan dalam bidang sosial yaitu dengan mendirikan dapur umum, menjahit pakaian untuk para pemuda pejuang, dan merawat korban perang yang terluka. Menyikapi permasalahan-permasalahan di atas, peneliti membuat sebuahsolusi yaitu dengan mengembangkan sebuah produk berupa bahan ajar infografis informatif dengan materi Kontribusi Erna Djajadiningrat Pada Masa Revolusi Fisik (1945-1949). Menurut Ardiansyah, dkk (2016), dalam proses pembelajaran sejarah dibutuhkan suatu pendekatan yang kreatif yaitu dengan menampilkan atau memberikan sesuatu yang baru kepada siswa agar siswa menjadi tertarik dan lebih mudah untuk memahami suatu materi pelajaran. Oleh karena itu, peneliti memilih bahan ajar infografis informatif untuk dikembangkan, karena bahan ajar infografis informatif ini memiliki tampilan sederhana dan menyajikan materi Sejarah Indonesia dalam bentuk poin-poin penting yang dapat mempermudah peserta didik dalam memahami materi Sejarah Indonesia. Alasan pemilihan materi mengenai Erna Djajadiningrat dan kontribusinya pada masa revolusi fisik (194501949) ialah untuk menambah pengetahuan peserta didik mengenai tokoh pejuang wanita di Indonesia.

Tujuan dari penelitian ini ialah:

(1) menghasilkan sebuah produk bahan ajar infografis informatif sebagai bentuk solusi atas permasalahan dalam pembelajaran sejarah di kelas X RPL 1 SMKN 2 Singosari, dan

(2) Mengetahui tingkat kelayakan bahan ajar infografis informatif materi kontribusi Erna Djajadiningrat pada masa revolusi fisik (1945-1949) untuk digunakan sebagai bahan ajar Sejarah Indonesia.

 

METODE

Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah Research and Development (R&D) dengan model yang dikembangkan oleh Sugiyono. Metode penelitian dan pengembangan adalah metode penelitian yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu, dan menguji keefektifan produk tersebut (Sugiyono, 2016: 407). Model penelitian dan pengembangan yang dikembangkan oleh Sugiyono meliputi sepuluh tahapan, yaitu

(1) potensi dan masalah,

(2) pengumpulan data,

(3) desain produk,

(4) validasi desain,

(5) revisi desain,

(6) uji coba produk,

 (7) revisi produk,

(8) uji coba pemakaian,

(9) revisi produk, dan

(10) produksi masal.

Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini terdiri atas

(1) observasi,

(2) wawancara,

(3) angket, dan

(4) tes.

Observasi dilakukan di kelas X RPL 1 SMKN 2 Singosari pada jadwal matapelajaran Sejarah Indonesia. Wawancara dilakukan kepada beberapa siswa di kelas X RPL 1 dan guru Sejarah Indonesia yang mengajar di kelas X RPL 1 SMKN 2 Singosari. Angket terdiri atas angket validasi dan angket responden. Angket validasi merupakan angket yang diberikan kepada validator ahli materi dan validator ahli media, sedangkan angket responden diberikan kepada siswa X RPL 1 SMKN 2 Singosari sebagai subjek uji coba produk dan uji coba pemakaian. Tes dilakukan bersamaan dengan uji coba pemakaian, tes yang dilakukan terdiri atas dua tahap yaitu tahap pretest dan posttest. Teknik analisisi data yang digunakan dalam pengembangan produk ini menggunakan analisis data kualitatif dan kuantitatif. Analisis data kuantitatif digunakan untuk menganalisis data angket. Data angket tersebut diperoleh melalui hasil angket ahli materi, ahli bahan ajar, dan peserta didik. Analisis data kualitatif diperoleh dari hasil analisis kritik dan saran yang diberikan oleh subjek uji coba produk. Rumus mengelola data angket ialah sebagai berikut:

P = ∑ 𝑋

∑ 𝑋1

× 100%

Keterangan:

P : Presentase

∑ 𝑋 : Keseluruhan jawaban responden

∑ 𝑋 1 : Keselurahan jawaban ideal responden

100 % : Konstanta

Tabel 1. Konversi Tingkat Pencapaian

Tingkat Pencapaian (%)

Keterangan

81-100 Sangat layak/sangat valid, dapat digunakan tanpa revisi.

61-80 Layak/ valid, dapat digunakan namun perlu revisi kecil.

41-60 Kurang layak/kurang valid, disarankan tidak digunakan

karena perlu revisi besar.

21-40 Tidak layak/tidak valid, tidak boleh digunakan.

0-20 Sangat tidak layak/sangat tidak valid, tidak boleh digunakan

Sumber: Akbar (2013:42)

 

HASIL DAN PEMBAHASAN

Hasil Validasi

Validasi Materi

Validasi ahli materi dilakukan oleh Bapak Arif Subekti, S.Pd., MA, dosen jurusan Sejarah Universitas Negeri Malang pada tanggal 18 Januari 2019. Melalui hasil validasi ahli materi tersebut sebesar 86% dikategorikan sangat valid (lihat tabel 1), sehingga materi bahan ajar infografis informatif yaitu Kontribusi Erna Djajadiningrat Pada Masa Revolusi Fisik (1945-1949) layak digunakan dalam pembelajaran Sejarah Indonesia. Pada proses validasi ini saran dari ahli materi ialah perbaikan penulisan agar sesuai dengan EYD dan memperhatikan kembali kronologi kehidupan Erna Djajadiningrat.

Tabel 2. Data hasil validasi oleh ahli materi

Indikator Penilaian Total Skor

Maksimal  Persentase

Cakupan Materi 14 15 93.3%

Keakuratan Materi 14 15 93.3%

Kemutakhiran dan

Kontekstual

15 20 75%

Total 43 50 86%

Sumber: Hasil validasi materi (2019)

 

Validasi Bahan Ajar

Validasi bahan ajar dilakukan oleh Ibu Ulfatun Nafia’ah, M.Pd, dosen jurusan Sejarah Universitas Negeri Malang pada tanggal 4 Februari 2019. Melalui hasil validasi oleh ahli media, maka diperoleh persentase sebesar 69,5% dikategorikan valid (lihat tabel 1), sehingga bahan ajar infografis informatif materi Kontribusi Erna Djajadiningrat Pada Masa Revolusi Fisik (1945-1949) layak digunakan sebagai bahan ajar dalam matapelajaran Sejarah Indonesia dengan beberapa hal yang harus direvisi yaitu penggunaan font, kejelasan dan keterangan gambar, pemanfaatan ruang, dan soal evaluasi.

Tabel 3. Data hasil validasi oleh ahli bahan ajar

Aspek Penilaian Total Skor

(X) Skor Maksimal

(Xi) Persentase

Penyajian 35 50 70%

Bahasa 23 35 66%

Kegrafikan 22 30 73,3%

Total 80 115 69,5%

Sumber: Hasil validasi bahan ajar (2019)

 

Hasil Uji Coba

Uji Coba Produk

Uji coba produk bahan ajar infografis informatif dengan materi Kontribusi Erna Djajadiningrat Pada Masa Revolusi Fisik (1945-1949) dilakukan di kelas X RPL 1 SMKN 2 Singosari dengan jumlah responden yaitu delapan orang siswa pada tanggal 14 Februari 2019. Melalui hasil uji coba produk tersebut diperoleh persentase sebesar 90,2%. Berdasarkan pada tabel konversi tingkat pencapaian dengan skala 5 (lihat tabel 1), maka bahan ajar infografis informatif dengan materi Kontribusi Erna Djajadiningrat Pada Masa Revolusi Fisik (1945- 1949) dikategorikan sangat layak digunakan sebagai bahan ajar matapelajaran Sejarah Indonesia tanpa perlu direvisi.

Tabel 4. Data Hasil Coba Produk (8 orang siswa)

Aspek Penilaian Total

(X)  Skor Maksimal

(Xi)  Persentase

Materi 111 120 92,5%

Penyajian bahasa dan gambar 105 120 87,5%

Tampilan bahan ajar infografis informatif 108 120 90%

Manfaat bahan ajar infografis informatif 37 40 92,5%

Total 80 115 69,5%

Sumber: Hasil uji coba produk (2019)

 

Uji Coba Pemakaian

Uji coba pemakaian bahan ajar infografis informatif dengan materi Kontribusi Erna Djajadiningrat Pada Masa Revolusi Fisik (1945-1949) dilakukan di kelas X RPL 1 SMKN 2 Singosari dengan jumlah responden yaitu 31 orang siswa pada tanggal 21 Februari 2019. Melalui hasil uji coba pemakaian tersebut diperoleh persentase sebesar 90,1%. Berdasarkan pada tabel konversi tingkat pencapaian dengan skala 5 (lihat tabel 1), maka bahan ajar infografis informatif dengan materi Kontribusi Erna Djajadiningrat Pada Masa Revolusi Fisik (1945- 1949) dikategorikan sangat layak digunakan sebagai bahan ajar matapelajaran Sejarah Indonesia tanpa perlu direvisi.

Tabel 5. Data Hasil Coba Pemakaian (31 orang siswa)

Aspek Penilaian Total Skor

(X) Skor Maksimal

(Xi)Persentase

Materi 427 465 91,8%

Penyajian bahasa dan gambar 406 465 87,3%

Tampilan bahan ajar infografis informatif 424 465 91,1%

Manfaat bahan ajar infografis informatif 140 155 90,3%

Total 1397 1150 90,1%

Sumber: Hasil uji coba produk (2019)

 

Hasil Pretest dan Posttest

Hasil tes berupa 10 soal pilihan ganda yang diberikan kepada 31 orang peserta didik kelas X RPL 1 SMKN 2 Singosari menunjukkan peningkatan yang signifikan antara hasil pretest yaitu sebelum diberikan bahan ajar infografis dan hasil posttest setelah diberikan bahan ajar infografi. Hal tersebut menunjukkan bahwa materi yang disajikan pada bahan ajar infografis informatif dapat dengan mudah dipahami oleh peserta didik. Grafik 1 Perbandingan nilai hasil pretest dan posttest

Sumber: Hasil analisis pretest dan posttest

 

SIMPULAN

Bahan ajar infografis informatif materi Kontribusi Erna Djajadiningrat Pada Masa Revolusi Fisik (1945-1949) merupakan solusi atas permasalahan pembelajaran di kelas X RPL 1 SMKN 2 Singosari. Berdasarkan hasil uji validasi oleh validator ahli materi dan ahli media serta hasil uji coba produk dan uji coba pemakaian, maka produk bahan ajar infografis informatif materi Kontribusi Erna Djajadiningrat Pada Masa Revolusi Fisik (1945-1949) layak digunakan sebagai bahan ajar matapelajaran Sejarah Indonesia. Bahan ajar infografis informatif mempermudah siswa untuk memahami materi Sejarah Indonesia.

 

DAFTAR RUJUKAN

Akbar, S. 2013. Instrumen Perangkat Pembelajaran. Bandung: Remaja Rosda

Karya.

Ardiansyah, R,. Dkk. 2016. Pengembangan Bahan Ajar Sejarah dengan

Menampilkan Eksistensi Bangunan Peninggalan Masa Kolonial di Lasem Menggunakan Booklet pada Pokok Bahasan Kolonialisme dan

Imperialisme Belanda di Indonesia pada SMA N 1 Lasem. Indonesian Journal of History Education, 4(2).

https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/ujbe. Djamarah, S.B & Zain, A. 2006. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka

Cipta. Sugiyono. 2016. Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif,  Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.