SKRIPSI Jurusan Sejarah - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN SOMATIC, AUDITORY, VISUALIZATION, INTELECTUALLY (SAVI) TERHADAP MINAT DAN HASIL BELAJAR SEJARAH SISWA KELAS XI SMAN 1 TUREN KABUPATEN MALANG

RUSDHIANA RARA ASTRIA

Abstrak


ABSTRAK

Rusdhiana, R.A. 2018. Pengaruh Model Pembelajaran Somatic, Auditory, Visualization, Intelectually (SAVI) Terhadap Minat dan Hasil Belajar Sejarah Siswa Kelas XI MIPA SMAN 1 Turen Kabupaten Malang. Pembimbing: Dr. Joko Sayono, M.Pd., M.Hum.

 

Kata Kunci : Model Pembelajaran SAVI , Minat, dan Hasil Belajar Siswa SMAN 1 Turen

Peneliti melakukan observasi awal pada tanggal 16 Januari 2018 di kelas XI MIPA 6 SMA Negeri 1 Turen Kabupaten Malang. Penelitian dilakukan pada saat jam mata pelajaran sejarah Indonesia, menunjukkan bahwa antusias dan minat siswa pada saat pelajaran berlangsung cenderung pasif. Berdasarkan penuturan guru juga dikatakan bahwa hasil belajar siswa cenderung rendah. Terkait cara mengajar guru, pada observasi awal ditemukan fakta bahwa model pembelajaran yang digunakan pada matapelajaran sejarah di sekolah tersebut masih menggunakan model konvensional yaitu metode ceramah. Model pembelajaran terbaru yang dapat digunakan sebagai alternatif dalam pembelajaran sejarah adalah Model pembelajaran SAVI atau  Somatic, Auditory, Visualization, Intelectually (SAVI). Hal ini dikarenakan karakteristik dari pembelajaran SAVI yang menggabungkan semua alat indra dalam pembelajaran sehingga dapat memfasilitasi bagi setiap siswa yang memiliki gaya belajar yang berbeda. Penggunaan model pembelajaran SAVI bertujuan untuk mengetahui pengaruhnya terhadap minat dan hasil belajar sejarah siswa, sehingga model tersebut dapat dijadikan referensi oleh guru dalam mengajar dikelas.

Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif dengan metode penelitian eksperimen dengan bentuk pre-experimental design. Desain penelitian yang digunakan adalah One-Group Pretest-Posttest Design desain ini melibatkan satu kelas yakni kelas eksperimen. Penelitian ini menerapkan model pembelajaran SAVI pada kelas eksperimen untuk kemudian dilihat perbedaan sebelum dan sesudah diberi perlakuan. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI MIPA SMA Negeri 1 Turen tahun pelajaran 2017/2018. Teknik pengambilan sampel dengan sampling purposive sehingga diperoleh kelas XI MIPA 6 sebagai kelas eksperimen. Teknik pengumpulan data menggunakan angket untuk melihat minat belajar siswa dan tes untuk mengukur hasil belajar siswa serta dokumentasi. Analisis stratistik dilakukan dengan menggunakan Paired Sample Test.

Hasil penelitian dipaparkan sebagai berikut. Pertama terdapat pengaruh model pembelajaran SAVI terhadap minat siswa. Hal tersebut dibuktikan dengan analisis uji hipotesis sehingga diperoleh data nilai thitung sebesar 3,838 sedangkan ttabel 2,024, sehingga 3,838 (thitung) ≥ 2,024 (ttabel) dan signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Hal ini menunjukkan adanya perbedaan signifikan (p < 0,05) antara minat kelas eksperimen sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil deskripsi diperoleh rata-rata skor minat kelas eksperimen sebelum perlakuan sebesar 65,075 dan sesudah perlakuan sebesar 71,925. Kedua terdapat pengaruh model pembalajaran SAVI terhadap hasil belajar siswa. Hal ini dibuktikan dengan nilai thitung sebesar 17,146 sedangkan ttabel 2,024, sehingga 17,146 (thitung) ≥ 2,024 (ttabel) dan signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Hal ini menunjukkan adanya perbedaan signifikan (p < 0,05) antara hasil belajar kelas eksperimen sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil deskripsi diperoleh rata-rata skor hasil belajar kelas eksperimen sebelum perlakuan sebesar 58,125 dan sesudah perlakuan sebesar 87