SKRIPSI Jurusan Sejarah - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2019

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

DINAMIKA TEATER HAMPA INDONESIA UNIVERSITAS NEGERI MALANG TAHUN 1989-2015

Abdul Harits

Abstrak


DINAMIKA TEATER HAMPA INDONESIA UNIVERSITAS NEGERI MALANG TAHUN 1989-2015

Abdul Harits Jurusan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang

E-mail: dulabdulharits@gmail.com

ABSTRAK

 

Kata kunci : Dinamika, Eksistensi, Teater Hampa Indonesia

Seni pertunjukan khususnya teater muncul di Indonesia tidak lepas dari teater didaerah yang tersebar. Teater traditional menjadi dasar munculnya teater transisi dan teater modern hingga saat ini. di Indonesia, teater berkembang dan mulai tersebar keberbagai daerah dan menghasilkan sebuah komunitas teater. Kota Malang menjadi salah satu daerah dari banyak daerah di Indonesia yang menjadi pusat proses munculnya teater di jawa timur. Teater Mlarat merupakan teater pertama di kota Malang yang menjadi dasar dari munculnya komunitas teater baik kampus maupun non-kampus di kota Malang. Di kota Malang mempunyai  Perguruan Tinggi yang menjadi tempat proses belajar seni teater salah satunya Universitas Negeri Malang. Teater Hampa Indonesia adalah komunitas teater kampus, didirikan sebagai tempat belajar teater bagi mahasiswa seluruh fakultas di Universitas Negeri Malang. Teater Hampa Indoensia mengalami proses kemajuan dan kemunduran baik di kekaryaan maupun di keorganisasian sebagai komunitas teater kampus yang setiap tahun mengalami proses pergantian anggota/pengurus. Keberadaan Teater Hampa Indonesia sebagai komunitas yang masih aktif dibidang teater telah diakui di Indonesia, baik dari prestasi ke ikut sertaan festival yang telah didapatkan mapun menjaga keeksistensiannya dengan melakukan pertunjukan setiap tahunnya. Tidak hanya kelanacaran melaksanakan roda organisasi, hadirnya konflik disebuah organisasi menjadi bukti adanya dinamika dan keberadaan organisasi tersebut.

 

ABSTRACT

 

Keywords: Dynamics, Existence, “Teater Hampa Indonesia”

Performing arts, especially theater, appear in Indonesia, not separated from the theater in scattered areas. Traditional theater forms the basis of the emergence of the transition theater and modern theater to this day. in Indonesia, the theater developed and began to spread to various regions and produced a theater community. Malang City became one of the regions of many regions in Indonesia which became the center of the process of the emergence of theater in East Java. “Teater Mlarat”is the first theater in Malang which is the basis of the emergence of the theater community both campus and non-campus in Malang. In Malang city, it has a university which is the place for the process of  learning theater arts, one of them is State University of  Malang . “Teater Hampa Indonesia” is a campus theater community, established as a theater learning place for students of all faculties in State University of  Malang . “Teater Hampa Indonesia” experienced a process of progress and setbacks both in the workplace and in the organization as a campus theater community which every year experienced a process of changing members / administrators. The existence of the “Teater Hampa Indonesia” as a community that is still active in the field of theater has been recognized in Indonesia, both from its achievements to participating in the festivals that have been obtained and maintaining its existence by performing every year. Not only is the organization running the wheel of organization, the presence of conflict in an organization is evidence of the dynamics and existence of the organization.