SKRIPSI Jurusan Sejarah - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

Aksi Partai Komunis Indonesia di Magetan Tahun 1948

Yogaswara Buwana

Abstrak


ABSTRAK

 

Buwana, Yogaswara . 2018. Aksi Partai Komunis Indonesia di Magetan Tahun 1948:  Skripsi, Jurusan Sejarah, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang. Pembimbing: (1) Dr. Ari Sapto, M.Hum.

 

Kata Kunci: Aksi, PKI, Magetan

Pada tahun 1948 Magetan merupakan kabupaten yang berada di bawah Karesidenan Madiun. Magetan merupakan perbatasan bagian barat Karesidenan Madiun yang berbatasan dengan Karesidenan Surakarta, sekaligus perbatasan antara Provinsi Jawa Tengah dan Jawa Timur. Setelah PKI tersingkir di Surakarta, tokoh-tokoh PKI menempatkan Kota Madiun sebagai markas partai, dan PKI juga membangun basis massa di Magetan sebagai wilayah benteng pertahanan PKI di sebelah barat. Aksi PKI di Magetan pada tahun 1948 yang berupa penculikkan dan pembunuhan terhadap tokoh-tokoh yang dianggap berafliasi dengan Masyumi dan PNI merupakan upaya untuk melindungi markas PKI di Kota Madiun. Ada enam sumur pembunuhan tersebar di Magetan, lima diantaranya berada di Distrik Gorang-Gareng. Di Magetan pusat konsentrasi massa PKI terbesar berada di Pabrik Gula Redjosarie yang berada di Distrik Gorang-Gareng, yang sekaligus menjadikan dominasi PKI terbesar berada di Distrik Gorang-Gareng. Tujuan penelitian ini untuk menjawab rumusan masalah yaitu (1) menganalisis latar belakang aksi PKI di Magetan tahun 1948; (2) menganalisis aksi PKI di Magetan.

Metode penelitian yang digunakan di dalam penelitian ini merupakan metode sejarah yang dimulai dengan pemilihan topik, heuristik, verifikasi atau kritik, interpretasi, dan terakhir ialah tahap historiografi.

Hasil Penelitian ini ialah: (1) Pertentangan politik di pusat pemerintahan Republik Indonesia antara PKI sebagai oposisi dengan pemerintahan Perdana Menteri Mohammad Hatta yang didukung oleh Masyumi dan PNI berdampak hingga Magetan, serta pertentangan tersebut didukung oleh konstelasi politik di Magetan yang didominasi oleh PKI, kemudian diperparah oleh permainan Isu Perundingan Sarangan dari kubu internal PKI menyebabkan PKI bergerak melakukan aksi. (2) Di dalam aksi, PKI menggunakan strategi perang psikologi yakni melakukan serangan mendadak sehingga menyebabkan tokoh-tokoh Masyumi dan PNI maupun yang dianggap berafliasi dengan keduanya merasa inferior dan tidak mempunyai daya untuk melakukan perlawanan.

Penelitian ini diharapkan dapat membawa hasil positif bagi perkembangan ilmu pengetahuan, maupun bagi pemerintah guna mengembangkan potensi-potensi sejarah di Kabupaten Magetan dengan tujuan utama edukasi guna mengambil pelajaran ke depannya, khususnya dalam masalah resolusi konflik.

Buwana, Yogaswara Fajar. 2018. The Action of Indonesian Communist Party in Magetan in 1948. Thesis, Departement of History Science, Faculty of  Social Science, State University of Malang. Advisor: (1) Dr. Ari Sapto, M.Hum.

 

Keyword: Action, PKI, Magetan

In 1948, Magetan was regency which under Madiun Residency. Magetan was border of west of Madiun Residency which border with Surakarta Residency, and also border between Province of East Java and Province of Central Java. After PKI was fault from Surakarta, PKI’s figures placed their headquarters of party. PKI also built mass base in Magetan as defence fortress area of PKI in west side. The Action of PKI in Magetan in the form kidnapped and killing to figures who were regarded to affliated with Masyumi and PNI were venture to protected PKI’s headquarters in Madiun City. Magetan has six well. Five well in District of Gorang-Gareng. In Magetan Center of Mass Concentrantion of PKI in Redjosarie Sugar Factory where placed in District of Gorang-Gareng, and cause District Gorang-Gareng was dominated by PKI.

The method of research used history method that was begun from topic selection, heuristic, verification or critic, interpretation, and last was historiography step.

Results of this research: (1) Politict conflict in Republic of Indonesia government central between PKI as oposition with government under led by Prime Minister Mohammad Hatta who was supported by Masyumi and PNI had impact until Magetan and the conflict was supported by politict constelation in Magetan where was dominated by PKI and got added by Issue of Sarangan Agreement game from PKI’s internal caused PKI moved to did action. (2) In the action, PKI used psychological war strategy was suddenly attacking and because it, caused Masyumi and PNI’s figures or persons who were regarded affliated with Masyumi and PNI felt were inferior and had not power to did resistance.

This research was hoped to could gave positive results for sciences developing and for government, to developing of Magetan potency of history with mainly purpose is education.