SKRIPSI Jurusan Sejarah - Fakultas Ilmu Sosial UM, 2018

Ukuran Huruf:  Kecil  Sedang  Besar

. Penerapan Metode Listening Team Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Demokrasi Parlementer dan Terpimpin Kelas X APL-I SMK Negeri 7 Malang

rika astari

Abstrak


Metode ceramah menjadi salah satu metode pembelajaran yang sering digunakan oleh guru sejarah dalam menyampaikan materi kepada siswa.  Hal ini berdasarkan hasil observasi di kelas X APL-I SMK Negeri 7 Malang, peneliti mendapatkan bahwa metode ceramah sering diterapkan oleh guru dalam pembelajaran sejarah. Penggunaan metode ceramah dirasa kurang efektif karena tidak semua siswa dapat fokus pada proses pembelajaran. Hal ini dibuktikan dengan adanya beberapa siswa terlihat berbicara dengan teman sebangku dan bermain handphone. Berdasarkan hasil ulangan harian bahwa kelas X APL-I mendapatkan hasil belajar yang rendah. Permasalahan rendahnya hasil belajar ini disebabkan karena guru kurang memaksimalkan penerapan metode pembelajaran sehingga siswa kurang menerima materi dengan baik. Adapun solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan menggunakan metode listening team, sebab metode listening team membuat siswa mendapatkan tanggung jawab untuk terlibat aktif dalam diskusi. Diskusi dalam metode ini dapat membuat siswa memperoleh materi secara mendalam, sehingga dapat mengembangkan kemampuan kognitif siswa sehingga dapat meningkatkan hasil belajar.

 

Tujuan penelitian ini, yaitu untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas X APL-I SMK Negeri 7 Malang dengan menerapkan metode listening team. Prosedur penelitian pada penelitian tindakan kelas ini berpedoman pada model PTK (Penelitian Tindakan Kelas) dari Kemmis dan Mc Taggart, prosedur penelitian yang digunakan pada model ini terdiri dari: perencanaan (plan), pelaksanaan tindakan (action), observasi (observation), dan refleksi (reflection). Penelitian dilakukan di SMK Negeri 7 Malang pada materi pokok Demokrasi Parlementer dan Demokrasi Terpimpin. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X APL-1 SMK Negeri 7 Malang yang terdiri dari 19 siswa perempuan dan 9 siswa laki-laki. Data yang dibutuhkan adalah data selama proses pembelajaran dengan menerapkan metode listening team, data hasil belajar siswa setiap akhir siklus, pengumpulan data dengan menggunakan metode observasi, wawancara, catatan lapangan, dokumentasi dan tes.

 

Hasil dari penelitian ini adalah (1) hasil pengamatan keterlaksanaan metode pembelajaran dari segi guru siklus I sebesar 92.66% sampai siklus II sebesar 96.66%, sedangkan dari segi siswa sebesar 84.66% sampai siklus II sebesar 88.66%. (2) hasil belajar siswa pra tindakan rata-ratanya sebesar 66.93, pada siklus I rata-rata nilai sebesar 66.96 sedangkan siklus II rata-ratanya sebesar 80.35. Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan bahwa penerapan metode pembelajaran listening team dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas X APL-1 SMK Negeri 7 Malang. Dengan demikian peneliti menyarankan kepada guru agar nantinya tetap menerapkan metode listening team pada saat pembelajaran sejarah.